Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara
16.2K views | +7 today
Follow
Your new post is loading...
Your new post is loading...
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Berteman Angin di Ladang Kentang | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Berteman Angin di Ladang Kentang | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Kompas Minggu 31 Januari 2016 karya Kurnia JR | Kenapa orang bisu itu datang pada saat aku memegang sabit? Mengapa ajalnya diserahkan ke bilah tajam di tanganku? Seharusnyakah aku yang menjadi penyebab kematiannya? Menjadi pembunuhnya?
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Sesat Pikir Para Binatang | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Sesat Pikir Para Binatang | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Tempo Minggu 31 Januari 2016 karya Triyanto Triwikromo | Jika para binatang diberi kesempatan memeluk agama, sebaiknya mereka tidak memeluk agama manusia. Agama para binatang--apa pun namanya--mungkin lebih bisa menjadikan hewan-hewan saling mengasihi, tidak baku bunuh, dan memuliakan sesama.
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Rendang Terakhir | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Rendang Terakhir | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Republika Minggu 31 Januari 2016 karya Syafaati Suryo | Tangan Salman terikat pada tiang besi sedingin es batu. Seorang rohaniwan membantu menanggalkan sepatu yang Salman kenakan. Kemudian melantunkan tausiyah penyejuk iman. Salman lantas mengatupkan mata ketika timah panas menembus jantungnya
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Matahari Mabuk | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Matahari Mabuk | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Lawas Majalah Matra edisi Maret 1990 karya Danarto | Satu minggu setelah Ayah masuk kantor baru itu, dua orang utusan kantor lama bertamu. Mereka sangat keberatan akan perilaku Ayah. Mereka akan membawa persoalan ini ke pengadilan. Sebaliknya Ayah—aneh sekali—menjawab tak tahu menahu tentang kantor Jalan Juanda itu.
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Tukang Cukur Terhormat | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Tukang Cukur Terhormat | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Majalah Matra edisi Februari 1990 karya Hernando Téllez yang dialih-bahasakan oleh Sori Siregar | Saya berkewajiban mencukur jambang itu seperti halnya mencukur jambang orang lain, dengan hati-hati, dengan sopan, seperti memperlakukan para pelanggan lain, di samping harus menjaga jangan sampai ada pori-pori yang mengeluarkan setetes darah pun.
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Lampu Merah | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Lampu Merah | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Pikiran Rakyat Minggu 24 Januari 2016 karya Awang Blackdog | Tak sampai di situ, Endi yang sedari tadi memacu sepeda motornya --untuk mengejar hijau-- tak kuasa mengendalikan motornya. Brakkk! Kuda besi itu menghantam sepeda motor Zen. Zen menatap nanar.
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Yang Pernah Hilang | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Yang Pernah Hilang | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen genre Remaja Koran Minggu Pagi 24 Januari 2016 karya Luluk Nur Sayyidatin Nisa | Dilihat dari belakang, cowok itu sepertinya aku pernah mengenali. Tetapi tidak. Aku tak boleh sok tahu. Aku bahagia temanku ini jatuh cinta, ya paling tidak dia sama dengan aku. Sama-sama pacaran.
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Filosofi Rumah | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Filosofi Rumah | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Media Indonesia Minggu 24 Januari 2016 karya Risda Nur Widia | Tarno tertohok. Ia pandang wajah istrinya. "Rumah bagiku adalah tempat untuk pulang. Tetapi, tanpa ada seorang memikirkan atau mencemaskanku, tak ada artinya aku pulang. Rumah bukan sekadar untuk transit melepas lelah, tetapi juga melepas rindu. Dan, kau alasanku untuk terus pulang, sayang!"
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Maryam Beranak di Limas Isa | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Maryam Beranak di Limas Isa | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen karya Guntur Alam di InterSastra 24 Januari 2015 | Ucapan Mang Isa membuat mata Bi Mar menerawang, membayangkan dirinya ringkih dan tertatih-tatih sendiri dalam limas. Menanak nasi, mandi ke Sungai Lematang, mengumpulkan kayu bakar, merumputi lapangan sekitar limas, menyambangi kebun duku-durian
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Kekasih | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Kekasih | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Majalah Matra edisi November 1989 karya Pearl S. Buck yang dialih-bahasakan oleh S. Z. Luxfianti | Wanita itu, Katharian Baker, seorang tetangga, dan seperti biasanya ia tengah berjongkok, menanam sesuatu di kebunnya. George Baker, suaminya, adalah teman yang membosankan, namun sukses dalam bisnis perabotan rumah.
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Tuah Tinta | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Tuah Tinta | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Minggu Pagi 17 Januari 2016 karya Purwadmadi | "Kekuatanmu akan lumpuh, kedudukanmu akan runtuh, kalau akik ini tersiram cairan tinta. Batu mustika ini tidak kuat melawan ganasnya pencatat sejarah. Cairan tinta."
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Persekutuan Malam Jahanam | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Persekutuan Malam Jahanam | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Kedaulatan rakyat Minggu 17 Januari 2016 karya Aksan Taqwin Embe | Mulanya bola api mengitari genteng rumahku. Perlahan-lahan hendak memasuki kamar ketika Ibu sedang berpula terlelap. Namun sesampai di depan pintu, bola api itu kembali menuju tuannya. Membakar Bapak dan Lismiyatin ketika saling melucut telanjang dada
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Pembunuh Suami | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Pembunuh Suami | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Tempo Minggu 17 Januari 2016 karya AS Laksana | Ia berterima kasih dan memujiku sebagai perempuan paling mulia. Dua malam setelah itu, aku memilih perempuan yang paling kupercaya di antara yang tersedia.
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Upacara | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Upacara | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Jawa Pos Minggu 31 Januari 2016 karya Ariwibowo | Tubuh Ida gloyoran dan kemudian jatuh. Laki-laki gendut tua segera membangkitkan tubuh Ida. Ida didekap. Tubuhnya ditari-tarikan. Tubuh Ida mulai lemas. Laki-laki gendut tua tetap membisiki telinga Ida, membisiki tembang, tentang tarian, tentang bulan-bulan
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Suara Jangkrik | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Suara Jangkrik | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Media Indonesia Minggu 31 Januari 2016 karya Leo Agung Srie Gunawan SCJ | Jangkrik harus didengarkan tanpa mengurangi kebebasannya. Biarlah jangkrik bersuara di alam bebas. Kita hanya dipanggil untuk mendengarkan tanpa mengurangi kemerdekaannya.
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Lelaki Tua dengan Kisah Masa Lampau | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Lelaki Tua dengan Kisah Masa Lampau | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Minggu Pagi 31 Januari 2016 karya Yuditeha | Dia memang benar. Sejujurnya aku telah membaca semua. Sebenarnya aku juga sudah tahu siapa wanita yang ada dalam tulisan itu. Di sana diceritakan bahwa di masa lampau dia pernah bertemu dengan seorang wanita panggilan
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Matahari Mabuk | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Matahari Mabuk | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Lawas Majalah Matra edisi Maret 1990 karya Danarto | Satu minggu setelah Ayah masuk kantor baru itu, dua orang utusan kantor lama bertamu. Mereka sangat keberatan akan perilaku Ayah. Mereka akan membawa persoalan ini ke pengadilan. Sebaliknya Ayah—aneh sekali—menjawab tak tahu menahu tentang kantor Jalan Juanda itu.
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Tongkat Lelaki Pemimpi | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Tongkat Lelaki Pemimpi | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Minggu Pagi 24 Januari 2016 karya Otang K Baddy | Namun musim tak henti-hentinya mendatangkan angin. Hingga pohon pemancang yang telah ia dirikan dan dianggap tongkat keabadian mendadak tumbang. Hilang sudah pegangan, musnah pula seteguhnya pendirian. Tubuhnya yang labil telah membuang kelelakiannya
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Suman | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Suman | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Suara Merdeka Minggu 24 Januari 2016 karya Umar Affiq | Aku mencoba tidak kaget menden-
gar akhir cerita Suman malam itu.
Sekali lagi aku baca tulisan pada nisan
kayu jati di depanku. Tak kusangka
mimpinya bereaksi secepat ini.
Tiba-tiba aku dilumuri merinding.
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Putri Cempaka | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Putri Cempaka | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Kedaulatan Rakyat Minnggu 24 Januari 2016 karya A Zakky | ”Sekarang aku berikan tawaran
kepadamu. Aku tahu kau pendekar jago
pedang yang tak bisa dipandang sebelah
mata, meski masih beberapa
tingkat di bawahku. Kau pilih, bergabung
dengan Pasukan Mawar atau
bergabung dengan pendekar-pendekar
lain yang lebih dulu tewas akibat sabetan
pedang ini?”
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Cerita Cinta dari Galaksi Sebelah | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Cerita Cinta dari Galaksi Sebelah | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Media Indonesia Minggu 24 Januari 2015 karya Dinar Rahayu | Chempasuchitl--dibantu Badan Transportasi dan Badan Rekaman Illuminata Perpetualis-sudah menggali semua data yang ada, mencari ingatan-ingatan dan kenangan yang saling tertukar itu. Di berbagai media sudah ditulis siapa yang memiliki ingatan duduk bersama di pantai Kota Cahaya
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Don Giovanni | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Don Giovanni | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Majalah Matra edisi September 1989 karya George Bernard Shaw yang dialih-bahasakan oleh S. Z. Luxfianti | Opera malam ini menyuguhkan cerita Don Giovanni; dan tentu saja karcis pertunjukan laku keras. Dalam kebanyakan pertunjukan opera—bagi mereka yang tahu musik bisa membaca naskah opera untuk diri mereka sendiri seperti halnya orang lain membaca Shakespeare
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Radio Penebus | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Radio Penebus | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Genre Remaja Koran Minggu Pagi 17 Januari 2016 karya Ahmad Yasin | Aku menduga radio tersebut digadaikan saat aku sedang tidak ada di rumah. barangkali karena kejadian kemarin, saat beberapa lintah darat singgah ke rumah kami, merecoki bapak dan ibu yang kembali menunggak angsuran dua bulan
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Pertunjukan Menyapu Jalan | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Pertunjukan Menyapu Jalan | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Jawa Pos Minggu 17 Januari 2016 karya Feng Jicai yang diterjemahkan oleh Anton Kurnia | Wali kota meneliti daftar yang disodorkan sekretarisnya, sekan-akan kedelapan puluh nama yang tertera adalah orang-orang yang terpilih untuk pergi ke luar negeri. Berkali-kali dia menoleh ke langit-langit putih yang tinggi seraya berpikir keras
more...
No comment yet.
Scooped by Kliping Sastra
Scoop.it!

Kekasihku "Hujan" | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara

Kekasihku "Hujan" | Kliping Sastra Indonesia | Literasi Nusantara | Apresiasi Bahasa, Sastra dan Budaya Nusantara | Scoop.it
Cerpen Koran Pikiran rakyat Minggu 17 Januari 2016 karya Anggi Nugraha | Euis. Situasi jauh menjadi lebih baik. Ada kedua orang tua mereka di sana. Tak perlu wlai hakim kala menikah. Tak perlu mengubah peuyeum dengan sebutan tape. Begitu pun sebaliknya, tak perlu mengubah tape menjadi peuyeum. Jasa kitakah semua itu, Euis?
more...
No comment yet.