Video Studio 88 Balikpapan Web Support Marketing Online
133 views | +0 today
Follow
Your new post is loading...
Your new post is loading...
Scooped by video studio 88
Scoop.it!

Paket Video Shooting Video Studio 88 Balikpapan

*Paket Video Shooting* Harga Rp.1.000.000,- Camera Video Panasonic MD 10000 3CCD, Lampu untuk lighting jika ruangan keadaan gelap, 2 kaset (Durasi Film 60-120 menit), format film DVD 1 keping dengan cover even, 1x even/hari (jika durasi film lebih dari 120 menit untuk flat DVD kami jadikan 2 DVD untuk hasil gambar maksimal).

video studio 88's insight:

*Paket Video Shooting* Harga Rp.1.000.000,- Camera Video Panasonic MD 10000 3CCD, Lampu untuk lighting jika ruangan keadaan gelap, 2 kaset (Durasi Film 60-120 menit), format film DVD 1 keping dengan cover even, 1x even/hari (jika durasi film lebih dari 120 menit untuk flat DVD kami jadikan 2 DVD untuk hasil gambar maksimal).

more...
No comment yet.
Scooped by video studio 88
Scoop.it!

Udang telah diolah menjadi berbagai masakan lezat dan gurih

Udang telah diolah menjadi berbagai masakan lezat dan gurih. Bahkan jenis udang besar juga kerap digunakan untuk menggantikan lobster yang sama-sama berasal dari famili crustacea. Namun tentunya penyajian berbagai jenis masakan udang juga berpengaruh terhadap kandungan nutrisinya. Seperti halnya seafood lainnya, udang kaya akan kalsium dan protein. Jadi udang termasuk dalam sumber protein hewani. Kandungan Nutrisi Udang Kandungan protein udang dikategorikan sebagai “complete protein” karena kadar asam amino yang tinggi, berprofil lengkap, dan sekitar 85-95 persen proteinnya mudah dicerna tubuh. 100 gr udang mentah mengandung 20,3 gr protein atau cukup untuk memenuhi kebutuhan protein harian sebanyak 41 %. Profil asam amino udang (per 100 gr) berturut-turut yang termasuk tinggi adalah asam gulamat (3465 mg), asam aspartat (2100 mg), arginine (1775 mg), lysine (1768 mg), leucine (1612 mg), glycine (1225 mg), isoleucine (985 mg), dan valine (956 mg). Artinya, udang sangat cocok dikonsumsi bagi mereka yang membutuhkan protein untuk membentuk otot. Kalori udang yang sangat rendah (hanya 106 kalori per 100 gr udang) menjadikannya salah satu makanan diet yang cukup baik. Udang juga hanya mengandung sedikit asam lemak jenuh. Bahkan seperti halnya makanan laut lain, kadar asam lemak sehat pada udang justru sangat tinggi yaitu Omega-3 dan Omega-6 masing-masing mencapai 540 mg dan 28 mg per 100 gr udang segar. Memang kandungan kolesterol udang cukup tinggi yaitu 152 mg per 100 gr udang segar. Namun hampir sama halnya seperti tuna dan makanan laut lain, segala manfaat nutrisi udang akan mengalahkan efek-efek negatifnya. Asam lemak esensial yang dikandung udang mampu meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) serta menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida dalam darah sehingga baik bagi kesehatan kardiovaskular. Berbagai vitamin baik jenis larut air dan lemak juga sangat tinggi pada udang sehingga sangat baik dikonsumsi. Kandungannya yang tertinggi berturut-turut sesuai dengan persentase kebutuhan harian (daily value) adalah vitamin D (38%), vitamin B12 (19%), Niacin (13%), vitamin E (5%), vitamin B6 (5%), vitamin A (4%), vitamin C (3%), dan lain-lain. Udang juga mengandung berbagai mineral yang penting bagi tubuh. Seperti yang sudah diketahui, mineral dari bahan makanan laut lebih mudah diserap tubuh dibandingkan yang berasal dari kacang-kacangan dan serealia. Mineral selenium dalam 100 gr udang segar cukup untuk memenuhi 54% kebutuhan harian, disusul fosfor (20%), besi dan tembaga (masing-masing 13%), magnesium (9%), zinc (7%), sodium (6%), potassium dan kalsium (masing-masing 5%), serta berbagai mineral penting lainnya. Manfaat Sehat Mengonsumsi Udang Beberapa manfaat keseahtan yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi udang antara lain,

Menjaga kesehatan kardiovaskular (jantung) karena kandungan asam lemak esensialnya akan menurunkan kolesterol jahat dan mencegah penggumpalan kepingan darah atau ateroskeloris Memenuhi kebutuhan protein dengan asam amino berprofil lengkap yang mudah diserap tubuh. Baik dikonsumsi bagi Anda yang ingin menambah massa otot. Sangat cocok untuk menu diet karena tinggi protein dan rendah kalori Memaksimalkan berbagai fungsi organ-organ vital tubuh karena berbagai kandungan vitaminnya Sebagai antioksidan yang mampu menjaga kesehatan fungsi kekebalan tubuh, anti radikal bebas penyebab 50 macam penyakit degeneratif dan membantu produksi antibodi dengan kandungan selenium yang sangat tinggi Membantu bekerjanya lebih dari 70 macam enzim, hormon, dan proses biosintesa dalam tubuh dengan kandungan zinc-nya Membantu meningkatkan kecerdasan dan pertumbuhan anak dengan kandungan vitamin D, B12 dan Omega 3 Mencegah penyakit darah rendah (anemia) dan berperan dalam pembentukan sel darah merah karena kandungan besi dan zinc-nya yang tinggi Menjaga kesehatan mata dengan kandungan vitamin A Menjaga kesehatan kulit dan mencegah penyakit pellagra (kulit burik dan bersisik) dengan kandungan vitamin E (alpha tocopherol) dan niasin yang tinggi Menjaga kesehatan tulang, gigi dan sendi dengan kandungan vitamin D, kalsium dan potassium yang tinggi Bagi Anda yang mengidap alergi terhadap makanan laut sebaiknya membatasi mengonsumsi udang, agar terhindar dari efek samping yang merugikan kesehatan. Untuk mendapatkan manfaat sehat dari udang, masaklah udang dengan cara dibakar atau dikukus dan nikmati beragam manfaatnya untuk kesehatan Anda. Sumber : http://id.she.yahoo.com/udang-seafood-lezat-dengan-segudang-manfaat-sehat-231559418.html;_ylt=Aulvww9y6Wn11QTbJ1omlIH_XeJ_;_ylu=X3oDMTRzanFhdmFkBGNjb2RlA2N0LmMEbWl0A01vc3QgcG9wdWxhciBTaGUEcGtnAzNjZDgxMDIyLTVjNjctMzA2Ni05YjU0LTM5YWQxYmZjZDJhOARwb3MDNwRzZWMDTWVkaWFCTGlzdE1peGVkTW9zdFBvcHVsYXJDQVRlbXAEdmVyA2I3ODliNTgwLTkzNDgtMTFlMi04ZmZlLTU3ZGZhYTg1MGIxZg--;_ylg=X3oDMTJtZmhtMTEwBGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDZjQ5YWQ5ODctODg4Yi00Y2JiLWJhMGItZmRhMzI1YTdkMmU3BHBzdGNhdAMxcGhvdG8EcHQDMXBob3Rv;_ylv=3

video studio 88's insight:

Udang telah diolah menjadi berbagai masakan lezat dan gurih. Bahkan jenis udang besar juga kerap digunakan untuk menggantikan lobster yang sama-sama berasal dari famili crustacea. Namun tentunya penyajian berbagai jenis masakan udang juga berpengaruh terhadap kandungan nutrisinya. Seperti halnya seafood lainnya, udang kaya akan kalsium dan protein. Jadi udang termasuk dalam sumber protein hewani. Kandungan Nutrisi Udang Kandungan protein udang dikategorikan sebagai “complete protein” karena kadar asam amino yang tinggi, berprofil lengkap, dan sekitar 85-95 persen proteinnya mudah dicerna tubuh. 100 gr udang mentah mengandung 20,3 gr protein atau cukup untuk memenuhi kebutuhan protein harian sebanyak 41 %. Profil asam amino udang (per 100 gr) berturut-turut yang termasuk tinggi adalah asam gulamat (3465 mg), asam aspartat (2100 mg), arginine (1775 mg), lysine (1768 mg), leucine (1612 mg), glycine (1225 mg), isoleucine (985 mg), dan valine (956 mg). Artinya, udang sangat cocok dikonsumsi bagi mereka yang membutuhkan protein untuk membentuk otot. Kalori udang yang sangat rendah (hanya 106 kalori per 100 gr udang) menjadikannya salah satu makanan diet yang cukup baik. Udang juga hanya mengandung sedikit asam lemak jenuh. Bahkan seperti halnya makanan laut lain, kadar asam lemak sehat pada udang justru sangat tinggi yaitu Omega-3 dan Omega-6 masing-masing mencapai 540 mg dan 28 mg per 100 gr udang segar. Memang kandungan kolesterol udang cukup tinggi yaitu 152 mg per 100 gr udang segar. Namun hampir sama halnya seperti tuna dan makanan laut lain, segala manfaat nutrisi udang akan mengalahkan efek-efek negatifnya. Asam lemak esensial yang dikandung udang mampu meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) serta menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida dalam darah sehingga baik bagi kesehatan kardiovaskular. Berbagai vitamin baik jenis larut air dan lemak juga sangat tinggi pada udang sehingga sangat baik dikonsumsi. Kandungannya yang tertinggi berturut-turut sesuai dengan persentase kebutuhan harian (daily value) adalah vitamin D (38%), vitamin B12 (19%), Niacin (13%), vitamin E (5%), vitamin B6 (5%), vitamin A (4%), vitamin C (3%), dan lain-lain. Udang juga mengandung berbagai mineral yang penting bagi tubuh. Seperti yang sudah diketahui, mineral dari bahan makanan laut lebih mudah diserap tubuh dibandingkan yang berasal dari kacang-kacangan dan serealia. Mineral selenium dalam 100 gr udang segar cukup untuk memenuhi 54% kebutuhan harian, disusul fosfor (20%), besi dan tembaga (masing-masing 13%), magnesium (9%), zinc (7%), sodium (6%), potassium dan kalsium (masing-masing 5%), serta berbagai mineral penting lainnya. Manfaat Sehat Mengonsumsi Udang Beberapa manfaat keseahtan yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi udang antara lain,

Menjaga kesehatan kardiovaskular (jantung) karena kandungan asam lemak esensialnya akan menurunkan kolesterol jahat dan mencegah penggumpalan kepingan darah atau ateroskeloris Memenuhi kebutuhan protein dengan asam amino berprofil lengkap yang mudah diserap tubuh. Baik dikonsumsi bagi Anda yang ingin menambah massa otot. Sangat cocok untuk menu diet karena tinggi protein dan rendah kalori Memaksimalkan berbagai fungsi organ-organ vital tubuh karena berbagai kandungan vitaminnya Sebagai antioksidan yang mampu menjaga kesehatan fungsi kekebalan tubuh, anti radikal bebas penyebab 50 macam penyakit degeneratif dan membantu produksi antibodi dengan kandungan selenium yang sangat tinggi Membantu bekerjanya lebih dari 70 macam enzim, hormon, dan proses biosintesa dalam tubuh dengan kandungan zinc-nya Membantu meningkatkan kecerdasan dan pertumbuhan anak dengan kandungan vitamin D, B12 dan Omega 3 Mencegah penyakit darah rendah (anemia) dan berperan dalam pembentukan sel darah merah karena kandungan besi dan zinc-nya yang tinggi Menjaga kesehatan mata dengan kandungan vitamin A Menjaga kesehatan kulit dan mencegah penyakit pellagra (kulit burik dan bersisik) dengan kandungan vitamin E (alpha tocopherol) dan niasin yang tinggi Menjaga kesehatan tulang, gigi dan sendi dengan kandungan vitamin D, kalsium dan potassium yang tinggi Bagi Anda yang mengidap alergi terhadap makanan laut sebaiknya membatasi mengonsumsi udang, agar terhindar dari efek samping yang merugikan kesehatan. Untuk mendapatkan manfaat sehat dari udang, masaklah udang dengan cara dibakar atau dikukus dan nikmati beragam manfaatnya untuk kesehatan Anda. Sumber : http://id.she.yahoo.com/udang-seafood-lezat-dengan-segudang-manfaat-sehat-231559418.html;_ylt=Aulvww9y6Wn11QTbJ1omlIH_XeJ_;_ylu=X3oDMTRzanFhdmFkBGNjb2RlA2N0LmMEbWl0A01vc3QgcG9wdWxhciBTaGUEcGtnAzNjZDgxMDIyLTVjNjctMzA2Ni05YjU0LTM5YWQxYmZjZDJhOARwb3MDNwRzZWMDTWVkaWFCTGlzdE1peGVkTW9zdFBvcHVsYXJDQVRlbXAEdmVyA2I3ODliNTgwLTkzNDgtMTFlMi04ZmZlLTU3ZGZhYTg1MGIxZg--;_ylg=X3oDMTJtZmhtMTEwBGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDZjQ5YWQ5ODctODg4Yi00Y2JiLWJhMGItZmRhMzI1YTdkMmU3BHBzdGNhdAMxcGhvdG8EcHQDMXBob3Rv;_ylv=3

more...
No comment yet.
Scooped by video studio 88
Scoop.it!

Persiapan Menjelang Akhir Masa Kerja

Akhir minggu lalu, saya bertemu dengan seorang kawan yang ingin mengakhiri masa bekerjanya tujuh tahun lagi, atau di usia 40 tahun. Setelah pensiun dini, dia berencana pulang kampung: berkebun, bertani, serta berternak. Tentu bukan dalam skala besar seperti pengusaha. “Ya, ala kadarnya. Membangun kampung, sekalian kalau ada teman-teman sekolah dulu (SD-SMA) yang belum bekerja bisa diajak sama-sama,” tutur karyawan level menengah di lembaga internasional itu. Karena itu, ayah dua putra ini sudah menyiapkan investasi — ditanam sejak usia 25 tahun — yang akan dicairkan pada usia 40 tahun kelak. Mendengar itu, saya hanya menarik nafas. Terlalu linier membayangkan masa depannya. Tapi sudahlah, toh niat baik sudah ditanam. Berakhirnya masa kerja, bisa karena keputusan sendiri yang memang sudah direncanakan atau memang sudah waktunya memasuki masa pensiun. Tapi bisa juga, kondisi tersebut dipahami sebagai perpindahan dari bekerja dengan menerima gaji tetap menjadi bekerja tanpa pendapatan tetap. Jika ini sudah menjadi pilihan untuk dipersiapkan, sebelum waktunya tiba mulailah menjalani hidup dengan anggaran terencana. Setidaknya satu-dua tahun sebelum pensiun dini. Siapkan (calon) sumber pendapatan. Dan jangan lupa: asuransi kesehatan. Untuk mengetahui kesiapan yang baik, jangan lupa melihat beberapa hal ini: 1. Uji daya tahan pengeluaran Ketika masa kerja berakhir, tentu pendapatan yang diterima sebagai gaji rutin akan berakhir. Karena itu, perlu memiliki sensitivitas pengeluaran jangka panjang. Cobalah buat rencana pengeluaran, kemudian ukur dengan potensi penerimaan yang akan diperoleh. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan bahwa tabungan tidak bobol oleh belanja di luar batas kemampuan finansial. Karena itu, penting membuat daftar, minimal belanja pokokyang pasti dan belanja tambahan yang bisa berubah-ubah. Mungkinkah tabungan dicairkan? Tentu saja. Sebab tabungan (bisa dalam bentuk investasi) disiapkan untuk menghadapi masa akhir berpendapatan rutin. Namun yang perlu diingat, jumlahnya jangan lebih dari 4 persen atau setara dengan 25 tahun hidup setelah pensiun. Jangan lupa juga, ketika menghitung kepemilikan dana masa depan, disesuaikan pula dengan inflasi. Karena laju pertumbuhan harga ini akan menggerus nilai uang Anda. 2. Pendapatan penopang hidup Kekhawatiran umum bagi orang yang ingin "memulai hidup baru" seperti di atas, termasuk soal pendapatan tetap. Tentu solusinya cuma satu: amankan pendapatan seumur hidup. Masalahnya, dana yang ditanam pada asuransi pensiun misalnya, tidak bisa diakses setiap saat. Jika ditanam untuk cair usia 55 tahun, tidak bisa digunakan pada umur 40 tahun. Kecuali ingin kena denda. Solusinya? Siapkan tabungan atau simpanan, baik lewat asuransi maupun investasi, secara berjenjang. Pencairannya bertahap pada setiap periode-periode tertentu, misalnya setiap lima tahun. Tinggal pilih, bisa sejak usia 35 tahun atau 40 tahun. 3. Jaminan kesehatan Selain soal dana tunjangan, masalah kesehatan tentu sangat penting di saat "gantung pekerjaan rutin" maupun pensiun dini. Pada usia pertengahan 20 tahun, belanja asuransi yang mengamankan kebutuhan jaminan kesehatan jangka panjang, bisa jadi pilihan bijak. Hal ini akan mampu mengurangi beban persiapan menyiapkan dana untuk berhenti menerima pendapatan rutin sebagai karyawan, maupun pensiun. Jaminan kesehatan yang disiapkan sejak dini untuk masa datang menjadi penting, mengingat: kondisi kesehatan akan mengalami penurunan pada usia lebih tua (diminishing), sementara ongkos kesehatan akan terus naik. Dana yang disiapkan untuk kehidupan masa mendatang sebaiknya dipisahkan dari kebutuhan kesehatan. Beban tabungan atau investasi akan terlalu berat jika harus menggendong biaya untuk sehat kelak. Sudahkah siap pensiun dini? Entahlah, kata teman saya itu. Kelak kami akan berbincang lagi, mungkin tentang rencana pensiunnya dari rutinitas pada usia 40 tahun atau bisa juga ada rencana baru yang lain. Salam. Herry Gunawan, Pendiri Plasadana.com

video studio 88's insight:

Akhir minggu lalu, saya bertemu dengan seorang kawan yang ingin mengakhiri masa bekerjanya tujuh tahun lagi, atau di usia 40 tahun. Setelah pensiun dini, dia berencana pulang kampung: berkebun, bertani, serta berternak. Tentu bukan dalam skala besar seperti pengusaha. “Ya, ala kadarnya. Membangun kampung, sekalian kalau ada teman-teman sekolah dulu (SD-SMA) yang belum bekerja bisa diajak sama-sama,” tutur karyawan level menengah di lembaga internasional itu. Karena itu, ayah dua putra ini sudah menyiapkan investasi — ditanam sejak usia 25 tahun — yang akan dicairkan pada usia 40 tahun kelak. Mendengar itu, saya hanya menarik nafas. Terlalu linier membayangkan masa depannya. Tapi sudahlah, toh niat baik sudah ditanam. Berakhirnya masa kerja, bisa karena keputusan sendiri yang memang sudah direncanakan atau memang sudah waktunya memasuki masa pensiun. Tapi bisa juga, kondisi tersebut dipahami sebagai perpindahan dari bekerja dengan menerima gaji tetap menjadi bekerja tanpa pendapatan tetap. Jika ini sudah menjadi pilihan untuk dipersiapkan, sebelum waktunya tiba mulailah menjalani hidup dengan anggaran terencana. Setidaknya satu-dua tahun sebelum pensiun dini. Siapkan (calon) sumber pendapatan. Dan jangan lupa: asuransi kesehatan. Untuk mengetahui kesiapan yang baik, jangan lupa melihat beberapa hal ini: 1. Uji daya tahan pengeluaran Ketika masa kerja berakhir, tentu pendapatan yang diterima sebagai gaji rutin akan berakhir. Karena itu, perlu memiliki sensitivitas pengeluaran jangka panjang. Cobalah buat rencana pengeluaran, kemudian ukur dengan potensi penerimaan yang akan diperoleh. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan bahwa tabungan tidak bobol oleh belanja di luar batas kemampuan finansial. Karena itu, penting membuat daftar, minimal belanja pokokyang pasti dan belanja tambahan yang bisa berubah-ubah. Mungkinkah tabungan dicairkan? Tentu saja. Sebab tabungan (bisa dalam bentuk investasi) disiapkan untuk menghadapi masa akhir berpendapatan rutin. Namun yang perlu diingat, jumlahnya jangan lebih dari 4 persen atau setara dengan 25 tahun hidup setelah pensiun. Jangan lupa juga, ketika menghitung kepemilikan dana masa depan, disesuaikan pula dengan inflasi. Karena laju pertumbuhan harga ini akan menggerus nilai uang Anda. 2. Pendapatan penopang hidup Kekhawatiran umum bagi orang yang ingin "memulai hidup baru" seperti di atas, termasuk soal pendapatan tetap. Tentu solusinya cuma satu: amankan pendapatan seumur hidup. Masalahnya, dana yang ditanam pada asuransi pensiun misalnya, tidak bisa diakses setiap saat. Jika ditanam untuk cair usia 55 tahun, tidak bisa digunakan pada umur 40 tahun. Kecuali ingin kena denda. Solusinya? Siapkan tabungan atau simpanan, baik lewat asuransi maupun investasi, secara berjenjang. Pencairannya bertahap pada setiap periode-periode tertentu, misalnya setiap lima tahun. Tinggal pilih, bisa sejak usia 35 tahun atau 40 tahun. 3. Jaminan kesehatan Selain soal dana tunjangan, masalah kesehatan tentu sangat penting di saat "gantung pekerjaan rutin" maupun pensiun dini. Pada usia pertengahan 20 tahun, belanja asuransi yang mengamankan kebutuhan jaminan kesehatan jangka panjang, bisa jadi pilihan bijak. Hal ini akan mampu mengurangi beban persiapan menyiapkan dana untuk berhenti menerima pendapatan rutin sebagai karyawan, maupun pensiun. Jaminan kesehatan yang disiapkan sejak dini untuk masa datang menjadi penting, mengingat: kondisi kesehatan akan mengalami penurunan pada usia lebih tua (diminishing), sementara ongkos kesehatan akan terus naik. Dana yang disiapkan untuk kehidupan masa mendatang sebaiknya dipisahkan dari kebutuhan kesehatan. Beban tabungan atau investasi akan terlalu berat jika harus menggendong biaya untuk sehat kelak. Sudahkah siap pensiun dini? Entahlah, kata teman saya itu. Kelak kami akan berbincang lagi, mungkin tentang rencana pensiunnya dari rutinitas pada usia 40 tahun atau bisa juga ada rencana baru yang lain. Salam. Herry Gunawan, Pendiri Plasadana.com

more...
No comment yet.
Scooped by video studio 88
Scoop.it!

Daftar Istilah Asuransi secaraUmum

Asuransi memiliki istilah-istilah sendiri yang sebaiknya Anda pahami. Berikut adalah daftar istilah asuransi yang sering digunakan dalam hubungan Anda dengan perusahaan asuransi. Definisi istilah hanyalah merupakan penjelasan bebas dari penulis sesuai literatur, peraturan perundangan dan kelaziman. Definisi dan interpretasinya dapat berbeda antar perusahaan dan produk asuransi. Anda dapat merujuk ke polis asuransi Anda untuk mendapatkan definisi yang dipakai oleh masing-masing perusahaan asuransi.

Agen : Orang yang telah terikat perjanjian keagenan dengan perusahaan asuransi untuk bertindak mewakili perusahaan tersebut dalam mencari nasabah,  merundingkan dan menyampaikan ketentuan-ketentuan polis dan melayani para pemegang polis. Akad: Istilah dalam polis asuransi syariah yang berasal dari bahasa Arab al ‘aqd yang berarti perikatan, perjanjian atau permufakatan. Dalam fikih, akad didefinisikan sebagai “pertalian ijab (pernyataan melakukan ikatan) dan qabul (pernyataan penerimaan ikatan) sesuai dengan kehendak syariat yang berpengaruh pada obyek perikatan. Aktuaris : Orang yang secara profesional telah menjalani pelatihan dalam berbagai aspek teknis asuransi, pensiun dan bidang-bidang terkait lainnya. Aktuaris bertanggung jawab memperkirakan berapa dana yang diperlukan dalam bentuk premi atau iuran pensiun untuk pembayaran manfaat jangka panjang.  Unit kerja di mana para aktuaris bekerja disebut aktuaria. Anuitas : Serangkaian pembayaran periodik yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis anuitas atau tanggungannya. Anuitan : Orang yang usianya dipakai sebagai patokan dalam penghitungan manfaat polis anuitas. Aplikasi : Dokumen yang berisi pernyataan fakta-fakta yang dibuat oleh seseorang yang mengajukan permintaan pertanggungan asuransi untuk digunakan oleh perusahaan asuransi sebagai dasar dalam pengambilan keputusan penerbitan polis. Aplikasi dapat berupa Surat Permintaan Asuransi Jiwa (SPAJ), Surat Permintaan Anuitas (SPA) dan Surat Permintaan Asuransi Kumpulan (SPAK) berikut kelengkapnnya. Aplikasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari polis asuransi yang diterbitkan. Asuransi Berjangka (Term Insurance) : Polis asuransi jiwa dengan masa pertanggungan tertentu (tidak seumur hidup) Asuransi Berjangka yang Dapat Diperpanjang (Renewable Term Life Insurance): Polis asuransi jiwa berjangka yang dapat diperpanjang pada akhir jangka waktunya, tanpa perlu bukti kelayakan asuransi (insurability). Namun, polis baru mungkin memiliki premi yang lebih mahal. Asuransi Berjangka yang dapat Dikonversi  (Convertible Term Insurance):  Polis asuransi jiwa berjangka yang dapat diubah menjadi polis asuransi jiwa permanen di atas permintaan pemegang polis. Asuransi Seumur Hidup (Whole life Insurance): Polis asuransi jiwa yang memberikan pertanggungan seumur hidup. Disebut juga asuransi permanen. Bancassurance : Metode distribusi penjualan asuransi menggunakan bank sebagai penyalur, umumnya menggunakan nasabah bank sebagai target pemasaran. Bancassurance juga mengacu pada perpaduan (konvergensi) layanan perbankan dan asuransi dalam satu tempat. Bancatakaful : Metode distribusi penjualan asuransi syariah menggunakan bank syariah/bank umum sebagai penyalur, umumnya menggunakan nasabah bank sebagai target pemasaran. Broker : Perantara penjual dalam asuransi jiwa dan kesehatan Bukti Insurabilitas (Proof  of insurability): Bukti bahwa seseorang adalah risiko yang dapat diterima oleh perusahaan asuransi. Daftar Manfaat (Benefit Schedule) : Dalam asuransi kumpulan, tabel atau daftar yang menunjukkan jumlah pertanggungan untuk setiap kelas tertanggung, yang biasanya dibagi menurut tingkat pendapatan, jabatan atau posisi. Dana : Sekelompok kekayaan yang dikelola oleh perusahaan asuransi yang dapat diidentifikasikan secara terpisah sebagai milik pemegang polis yang diinvestasikan sesuai dengan ketentuan polis. Deferred Premium Clause : Klausul yang mengatur mengenai pembayaran premi asuransi kumpulan secara angsuran. Endorsement/Addendum Polis :  Surat (dokumen) yang menyatakan perubahan terhadap beberapa data dalam polis yang telah diterbitkan, dapat berupa seperti perubahan ahli waris, premi, atau tanggal efektif polis, atau perubahan lainnya. Excess Claim : Sejumlah uang kelebihan atas pengeluaran biaya pelayanan kesehatan dari jumlah maksimum manfaat yang berlaku atas seorang peserta/tanggungan atau suatu jumlah biaya pelayanan kesehatan yang tidak termasuk yang dijamin oleh perusahaan asuransi sesuai dengan Ketentuan Polis. Explanation of Benefits (EOB) – Surat Pernyataan dari Perusahaan Asuransi yang menunjukkan klaim-klaim apa saja yang telah setuju untuk dibayar. Fact Finding: proses penggalian informasi kebutuhan asuransi calon nasabah. Field Underwriting : Proses seleksi risiko awal yang dilakukan oleh agen dan tenaga penjualan lainnya. Group Saving Plan : Program asuransi pensiun dengan manfaat pembayaran tunda setelah masa pensiun yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada para peserta namun pembayaran preminya ditanggung oleh pemberi kerja. Ilustrasi : Penjelasan oleh perusahaan asuransi mengenai bagaimana program asuransi akan berjalan. Dalam ilustrasi dijelaskan proyeksi polis dari tahun ke tahun dengan rincian berapa premi pada masing-masing tahun, manfaat asuransi yang diterima, suku bunga yang dijamin, dan keterangan tambahan lainnya. Ilustrasi hanyalah alat presentasi penjualan, bukan merupakan bagian dari polis yang akan diterbitkan. In force : Status di mana polis asuransi “aktif” dan mengikat secara hukum. Karyawan : Dalam program asuransi kumpulan, adalah seorang pekerja tetap, aktif bekerja penuh waktu minimum 30 (tiga puluh) jam kerja setiap minggu dan terikat hubungan kerja dengan Pemegang Polis Asuransi Kumpulan. Ketentuan Polis (Policy Provisions): Pernyataan-pernyataan yang terdapat di dalam polis asuransi yang menerangkan tata cara dan syarat-syarat kontrak pertanggungan asuransi. Klaim : Permintaan atau tuntutan pembayaran manfaat sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam polis. Komisi : Bagian dari premi yang dibayarkan kepada agen atau tenaga penjual lainnya sebagai imbal jasa dalam mendapatkan dan melayani pemegang polis. Koordinasi Manfaat (Coordination of Benefits /COB): Ketentuan atau prosedur yang digunakan Perusahaan Asuransi untuk menghindari pembayaran ganda ketika seseorang ditanggung oleh lebih dari satu polis. Laporan Pemeriksaan Kesehatan (medical report) : Laporan mengenai kondisi kesehatan calon tertanggung yang diisi oleh dokter umum atau spesialis berdasarkan pemeriksaan fisik maupun wawancara dengan calon tertanggung. Laporan Investasi (Unit Statement) : Adalah laporan yang berisi rincian saldo dana investasi (dalam unit dan rupiah) dan mutasinya dalam satu periode tertentu yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada para pemegang polis unit-link. Lapse : Pembatalan atau penghentian masa efektif polis karena premi tidak dibayar setelah melewati masa tenggang. Manfaat Polis : Jumlah yang akan dibayar oleh perusahaan asuransi kepada pihak yang mengajukan klaim/ahli waris/yang mewakili atau pihak yang memberikan jasa kesehatan (provider), tergantung jenis pertanggungan. Manfaat Kematian: Jumlah yang dibayarkan setelah kematian tertanggung. Masa Tenggang (Grace Period) : Periode waktu setelah tanggal jatuh tempo premi lanjutan di mana premi masih dapat dibayar tanpa dikenai bunga dan pertanggungan masih in force. Masa tenggang bervariasi tergantung jenis polis dan tahapan pembayaran. Masa Tunggu (Waiting Period): Masa waktu tertentu setelah polis diterbitkan di mana biaya kesehatan tertanggung tidak dijamin oleh polis. Lama masa tunggu umumnya adalah enam bulan sampai 2 tahun dan hanya berlaku untuk biaya kesehatan karena penyakit, bukan karena kecelakaan. Nasabah (klien) : Nasabah adalah individu atau kelompok yang menjalin hubungan bisnis dengan perusahaan asuransi. Nasabah dapat berupa calon pemegang polis (prospek), pemegang polis, maupun mantan pemegang polis atau keluarga/perwakilannya. Nilai Aktiva Bersih / NAB (Net Asset Value): Adalah nilai pasar bersih dari investasi yang bergerak mengikuti kecenderungan pasar. Nilai Aktiva Bersih dibagi dengan keseluruhan unit penyertaan yang ada dalam satu dana investasi menghasilkan unit price yaitu nilai rupiah per satu unit investasi. Nilai Tunai/Tebus (Cash/Surrender Value): Komponen “tabungan” dalam asuransi jiwa tradisional, yaitu kelebihan uang yang disisihkan dari premi setelah dikurangi biaya-biaya asuransi berikut akumulasi hasil pengembang

video studio 88's insight:

Asuransi memiliki istilah-istilah sendiri yang sebaiknya Anda pahami. Berikut adalah daftar istilah asuransi yang sering digunakan dalam hubungan Anda dengan perusahaan asuransi. Definisi istilah hanyalah merupakan penjelasan bebas dari penulis sesuai literatur, peraturan perundangan dan kelaziman. Definisi dan interpretasinya dapat berbeda antar perusahaan dan produk asuransi. Anda dapat merujuk ke polis asuransi Anda untuk mendapatkan definisi yang dipakai oleh masing-masing perusahaan asuransi.

Agen : Orang yang telah terikat perjanjian keagenan dengan perusahaan asuransi untuk bertindak mewakili perusahaan tersebut dalam mencari nasabah,  merundingkan dan menyampaikan ketentuan-ketentuan polis dan melayani para pemegang polis. Akad: Istilah dalam polis asuransi syariah yang berasal dari bahasa Arab al ‘aqd yang berarti perikatan, perjanjian atau permufakatan. Dalam fikih, akad didefinisikan sebagai “pertalian ijab (pernyataan melakukan ikatan) dan qabul (pernyataan penerimaan ikatan) sesuai dengan kehendak syariat yang berpengaruh pada obyek perikatan. Aktuaris : Orang yang secara profesional telah menjalani pelatihan dalam berbagai aspek teknis asuransi, pensiun dan bidang-bidang terkait lainnya. Aktuaris bertanggung jawab memperkirakan berapa dana yang diperlukan dalam bentuk premi atau iuran pensiun untuk pembayaran manfaat jangka panjang.  Unit kerja di mana para aktuaris bekerja disebut aktuaria. Anuitas : Serangkaian pembayaran periodik yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis anuitas atau tanggungannya. Anuitan : Orang yang usianya dipakai sebagai patokan dalam penghitungan manfaat polis anuitas. Aplikasi : Dokumen yang berisi pernyataan fakta-fakta yang dibuat oleh seseorang yang mengajukan permintaan pertanggungan asuransi untuk digunakan oleh perusahaan asuransi sebagai dasar dalam pengambilan keputusan penerbitan polis. Aplikasi dapat berupa Surat Permintaan Asuransi Jiwa (SPAJ), Surat Permintaan Anuitas (SPA) dan Surat Permintaan Asuransi Kumpulan (SPAK) berikut kelengkapnnya. Aplikasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari polis asuransi yang diterbitkan. Asuransi Berjangka (Term Insurance) : Polis asuransi jiwa dengan masa pertanggungan tertentu (tidak seumur hidup) Asuransi Berjangka yang Dapat Diperpanjang (Renewable Term Life Insurance): Polis asuransi jiwa berjangka yang dapat diperpanjang pada akhir jangka waktunya, tanpa perlu bukti kelayakan asuransi (insurability). Namun, polis baru mungkin memiliki premi yang lebih mahal. Asuransi Berjangka yang dapat Dikonversi  (Convertible Term Insurance):  Polis asuransi jiwa berjangka yang dapat diubah menjadi polis asuransi jiwa permanen di atas permintaan pemegang polis. Asuransi Seumur Hidup (Whole life Insurance): Polis asuransi jiwa yang memberikan pertanggungan seumur hidup. Disebut juga asuransi permanen. Bancassurance : Metode distribusi penjualan asuransi menggunakan bank sebagai penyalur, umumnya menggunakan nasabah bank sebagai target pemasaran. Bancassurance juga mengacu pada perpaduan (konvergensi) layanan perbankan dan asuransi dalam satu tempat. Bancatakaful : Metode distribusi penjualan asuransi syariah menggunakan bank syariah/bank umum sebagai penyalur, umumnya menggunakan nasabah bank sebagai target pemasaran. Broker : Perantara penjual dalam asuransi jiwa dan kesehatan Bukti Insurabilitas (Proof  of insurability): Bukti bahwa seseorang adalah risiko yang dapat diterima oleh perusahaan asuransi. Daftar Manfaat (Benefit Schedule) : Dalam asuransi kumpulan, tabel atau daftar yang menunjukkan jumlah pertanggungan untuk setiap kelas tertanggung, yang biasanya dibagi menurut tingkat pendapatan, jabatan atau posisi. Dana : Sekelompok kekayaan yang dikelola oleh perusahaan asuransi yang dapat diidentifikasikan secara terpisah sebagai milik pemegang polis yang diinvestasikan sesuai dengan ketentuan polis. Deferred Premium Clause : Klausul yang mengatur mengenai pembayaran premi asuransi kumpulan secara angsuran. Endorsement/Addendum Polis :  Surat (dokumen) yang menyatakan perubahan terhadap beberapa data dalam polis yang telah diterbitkan, dapat berupa seperti perubahan ahli waris, premi, atau tanggal efektif polis, atau perubahan lainnya. Excess Claim : Sejumlah uang kelebihan atas pengeluaran biaya pelayanan kesehatan dari jumlah maksimum manfaat yang berlaku atas seorang peserta/tanggungan atau suatu jumlah biaya pelayanan kesehatan yang tidak termasuk yang dijamin oleh perusahaan asuransi sesuai dengan Ketentuan Polis. Explanation of Benefits (EOB) – Surat Pernyataan dari Perusahaan Asuransi yang menunjukkan klaim-klaim apa saja yang telah setuju untuk dibayar. Fact Finding: proses penggalian informasi kebutuhan asuransi calon nasabah. Field Underwriting : Proses seleksi risiko awal yang dilakukan oleh agen dan tenaga penjualan lainnya. Group Saving Plan : Program asuransi pensiun dengan manfaat pembayaran tunda setelah masa pensiun yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada para peserta namun pembayaran preminya ditanggung oleh pemberi kerja. Ilustrasi : Penjelasan oleh perusahaan asuransi mengenai bagaimana program asuransi akan berjalan. Dalam ilustrasi dijelaskan proyeksi polis dari tahun ke tahun dengan rincian berapa premi pada masing-masing tahun, manfaat asuransi yang diterima, suku bunga yang dijamin, dan keterangan tambahan lainnya. Ilustrasi hanyalah alat presentasi penjualan, bukan merupakan bagian dari polis yang akan diterbitkan. In force : Status di mana polis asuransi “aktif” dan mengikat secara hukum. Karyawan : Dalam program asuransi kumpulan, adalah seorang pekerja tetap, aktif bekerja penuh waktu minimum 30 (tiga puluh) jam kerja setiap minggu dan terikat hubungan kerja dengan Pemegang Polis Asuransi Kumpulan. Ketentuan Polis (Policy Provisions): Pernyataan-pernyataan yang terdapat di dalam polis asuransi yang menerangkan tata cara dan syarat-syarat kontrak pertanggungan asuransi. Klaim : Permintaan atau tuntutan pembayaran manfaat sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam polis. Komisi : Bagian dari premi yang dibayarkan kepada agen atau tenaga penjual lainnya sebagai imbal jasa dalam mendapatkan dan melayani pemegang polis. Koordinasi Manfaat (Coordination of Benefits /COB): Ketentuan atau prosedur yang digunakan Perusahaan Asuransi untuk menghindari pembayaran ganda ketika seseorang ditanggung oleh lebih dari satu polis. Laporan Pemeriksaan Kesehatan (medical report) : Laporan mengenai kondisi kesehatan calon tertanggung yang diisi oleh dokter umum atau spesialis berdasarkan pemeriksaan fisik maupun wawancara dengan calon tertanggung. Laporan Investasi (Unit Statement) : Adalah laporan yang berisi rincian saldo dana investasi (dalam unit dan rupiah) dan mutasinya dalam satu periode tertentu yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada para pemegang polis unit-link. Lapse : Pembatalan atau penghentian masa efektif polis karena premi tidak dibayar setelah melewati masa tenggang. Manfaat Polis : Jumlah yang akan dibayar oleh perusahaan asuransi kepada pihak yang mengajukan klaim/ahli waris/yang mewakili atau pihak yang memberikan jasa kesehatan (provider), tergantung jenis pertanggungan. Manfaat Kematian: Jumlah yang dibayarkan setelah kematian tertanggung. Masa Tenggang (Grace Period) : Periode waktu setelah tanggal jatuh tempo premi lanjutan di mana premi masih dapat dibayar tanpa dikenai bunga dan pertanggungan masih in force. Masa tenggang bervariasi tergantung jenis polis dan tahapan pembayaran. Masa Tunggu (Waiting Period): Masa waktu tertentu setelah polis diterbitkan di mana biaya kesehatan tertanggung tidak dijamin oleh polis. Lama masa tunggu umumnya adalah enam bulan sampai 2 tahun dan hanya berlaku untuk biaya kesehatan karena penyakit, bukan karena kecelakaan. Nasabah (klien) : Nasabah adalah individu atau kelompok yang menjalin hubungan bisnis dengan perusahaan asuransi. Nasabah dapat berupa calon pemegang polis (prospek), pemegang polis, maupun mantan pemegang polis atau keluarga/perwakilannya. Nilai Aktiva Bersih / NAB (Net Asset Value): Adalah nilai pasar bersih dari investasi yang bergerak mengikuti kecenderungan pasar. Nilai Aktiva Bersih dibagi dengan keseluruhan unit penyertaan yang ada dalam satu dana investasi menghasilkan unit price yaitu nilai rupiah per satu unit investasi. Nilai Tunai/Tebus (Cash/Surrender Value): Komponen “tabungan” dalam asuransi jiwa tradisional, yaitu kelebihan uang yang disisihkan dari premi setelah dikurangi biaya-biaya asuransi berikut akumulasi hasil pengembang

more...
No comment yet.
Scooped by video studio 88
Scoop.it!

daftar-harga-paket-videostudio88

Video Shooting, Video Shooting Murah, Video Shooting Murah Balikpapan, Jasa Video Shooting, Jasa Video Shooting Murah, Jasa Video Shooting Murah Balikpapan, Jasa Video Editing Murah, a Video Editing Murah Balikpapan, Jasa Video Editing Murah Bagus, Video Wedding, Video Wedding Packages, Jasa Video Shooting Wedding, Jasa Foto Pre Wedding, Jasa Foto Wedding, Jasa Foto Pernikahan, Jasa Foto Pre Wedding Balikpapan, Jasa Foto Wedding Balikpapan, Jasa Foto Pernikahan Balikpapan, Paket Shooting, Paket Shooting Balikpapan, Paket Shooting Video, Paket Shooting Video Balikpapan, Paket Video Shooting Pernikahan, Paket Video Shooting Pernikahan Balikpapan, Paket Video Shooting Wedding, Paket Video Shooting Wedding Balikpapan, Paket Foto Wedding, Paket Foto Wedding Balikpapan

video studio 88's insight:

Video Shooting, Video Shooting Murah, Video Shooting Murah Balikpapan, Jasa Video Shooting, Jasa Video Shooting Murah, Jasa Video Shooting Murah Balikpapan, Jasa Video Editing Murah, a Video Editing Murah Balikpapan, Jasa Video Editing Murah Bagus, Video Wedding, Video Wedding Packages, Jasa Video Shooting Wedding, Jasa Foto Pre Wedding, Jasa Foto Wedding, Jasa Foto Pernikahan, Jasa Foto Pre Wedding Balikpapan, Jasa Foto Wedding Balikpapan, Jasa Foto Pernikahan Balikpapan, Paket Shooting, Paket Shooting Balikpapan, Paket Shooting Video, Paket Shooting Video Balikpapan, Paket Video Shooting Pernikahan, Paket Video Shooting Pernikahan Balikpapan, Paket Video Shooting Wedding, Paket Video Shooting Wedding Balikpapan, Paket Foto Wedding, Paket Foto Wedding Balikpapan

more...
No comment yet.
Scooped by video studio 88
Scoop.it!

Tips mengetahui nomor handphone sendiri jika anda lupa nomor sendiri

Suka ganti-ganti nomor trus malah lupa dengan nomor sendiri, nah dibawah ini cara bagaimana mengetahui nomor handphone sendiri, coba aja. Semoga membantu.....

Telkomsel ketik  *808*123*22*1*1*# XL ketik  *123*22*1*1*# Indosat ketik  *777*8# Axis ketik  *2# Tree ketik  *99# 

video studio 88's insight:

Suka ganti-ganti nomor trus malah lupa dengan nomor sendiri, nah dibawah ini cara bagaimana mengetahui nomor handphone sendiri, coba aja. Semoga membantu.....

Telkomsel ketik  *808*123*22*1*1*# XL ketik  *123*22*1*1*# Indosat ketik  *777*8# Axis ketik  *2# Tree ketik  *99# 

more...
No comment yet.
Scooped by video studio 88
Scoop.it!

Kecerobohan Menggunakan Media Sosial

Ghiboo.com - Penggunaan sosial media terus meningkat. Supaya terus eksis, banyak orang memiliki lebih dari satu akun sosial media. Tapi, jadilah pengguna sosial media yang cerdas. Tidak semua yang ada di kehidupan Anda patut di-share kepada khalayak. Meng-update status sebenarnya tidak perlu dan bisa menyakiti orang lain. Tidak ada yang peduli jika Anda memakan sandwich, tidak ada yang peduli jika Anda memanjat gunung berapi. Sebenarnya, dengan cara demikian (meng-update) tidak ada yang peduli juga meskipun Anda mati. Anak-anak, hewan peliharaan, atau benda mati tidak perlu Anda buatkan akun Facebook atau Twitter. Terlebih lagi ada bahaya pedofil. Tidak ada seorang pun yang ingin melihat argumentasi atau obrolan Anda dengan kekasih Anda di wall Facebook atau lini masa Twitter. Jangan memberi tahu Anda akan pergi ke satu tempat via Facebook atau Twitter. Tak perlu jugalah, terlebih jika bukan darurat, Anda check in ke Foursquare. Meng-update lokasi sama saja memberi tahu 'teman-teman' Anda bahwa rumah Anda kosong. Siapa tahu ada di antara 'teman-teman' itu ingin masuk dan mengambil barang-barang Anda. (ins) (Esquire Indonesia edisi November 2012)

video studio 88's insight:

Ghiboo.com - Penggunaan sosial media terus meningkat. Supaya terus eksis, banyak orang memiliki lebih dari satu akun sosial media. Tapi, jadilah pengguna sosial media yang cerdas. Tidak semua yang ada di kehidupan Anda patut di-share kepada khalayak. Meng-update status sebenarnya tidak perlu dan bisa menyakiti orang lain. Tidak ada yang peduli jika Anda memakan sandwich, tidak ada yang peduli jika Anda memanjat gunung berapi. Sebenarnya, dengan cara demikian (meng-update) tidak ada yang peduli juga meskipun Anda mati. Anak-anak, hewan peliharaan, atau benda mati tidak perlu Anda buatkan akun Facebook atau Twitter. Terlebih lagi ada bahaya pedofil. Tidak ada seorang pun yang ingin melihat argumentasi atau obrolan Anda dengan kekasih Anda di wall Facebook atau lini masa Twitter. Jangan memberi tahu Anda akan pergi ke satu tempat via Facebook atau Twitter. Tak perlu jugalah, terlebih jika bukan darurat, Anda check in ke Foursquare. Meng-update lokasi sama saja memberi tahu 'teman-teman' Anda bahwa rumah Anda kosong. Siapa tahu ada di antara 'teman-teman' itu ingin masuk dan mengambil barang-barang Anda. (ins) (Esquire Indonesia edisi November 2012)

more...
No comment yet.
Scooped by video studio 88
Scoop.it!

Daftar Istilah Asuransi secara Umum

Asuransi memiliki istilah-istilah sendiri yang sebaiknya Anda pahami. Berikut adalah daftar istilah asuransi yang sering digunakan dalam hubungan Anda dengan perusahaan asuransi. Definisi istilah hanyalah merupakan penjelasan bebas dari penulis sesuai literatur, peraturan perundangan dan kelaziman. Definisi dan interpretasinya dapat berbeda antar perusahaan dan produk asuransi. Anda dapat merujuk ke polis asuransi Anda untuk mendapatkan definisi yang dipakai oleh masing-masing perusahaan asuransi.

Agen : Orang yang telah terikat perjanjian keagenan dengan perusahaan asuransi untuk bertindak mewakili perusahaan tersebut dalam mencari nasabah,  merundingkan dan menyampaikan ketentuan-ketentuan polis dan melayani para pemegang polis. Akad: Istilah dalam polis asuransi syariah yang berasal dari bahasa Arab al ‘aqd yang berarti perikatan, perjanjian atau permufakatan. Dalam fikih, akad didefinisikan sebagai “pertalian ijab (pernyataan melakukan ikatan) dan qabul (pernyataan penerimaan ikatan) sesuai dengan kehendak syariat yang berpengaruh pada obyek perikatan. Aktuaris : Orang yang secara profesional telah menjalani pelatihan dalam berbagai aspek teknis asuransi, pensiun dan bidang-bidang terkait lainnya. Aktuaris bertanggung jawab memperkirakan berapa dana yang diperlukan dalam bentuk premi atau iuran pensiun untuk pembayaran manfaat jangka panjang.  Unit kerja di mana para aktuaris bekerja disebut aktuaria. Anuitas : Serangkaian pembayaran periodik yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis anuitas atau tanggungannya. Anuitan : Orang yang usianya dipakai sebagai patokan dalam penghitungan manfaat polis anuitas. Aplikasi : Dokumen yang berisi pernyataan fakta-fakta yang dibuat oleh seseorang yang mengajukan permintaan pertanggungan asuransi untuk digunakan oleh perusahaan asuransi sebagai dasar dalam pengambilan keputusan penerbitan polis. Aplikasi dapat berupa Surat Permintaan Asuransi Jiwa (SPAJ), Surat Permintaan Anuitas (SPA) dan Surat Permintaan Asuransi Kumpulan (SPAK) berikut kelengkapnnya. Aplikasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari polis asuransi yang diterbitkan. Asuransi Berjangka (Term Insurance) : Polis asuransi jiwa dengan masa pertanggungan tertentu (tidak seumur hidup) Asuransi Berjangka yang Dapat Diperpanjang (Renewable Term Life Insurance): Polis asuransi jiwa berjangka yang dapat diperpanjang pada akhir jangka waktunya, tanpa perlu bukti kelayakan asuransi (insurability). Namun, polis baru mungkin memiliki premi yang lebih mahal. Asuransi Berjangka yang dapat Dikonversi  (Convertible Term Insurance):  Polis asuransi jiwa berjangka yang dapat diubah menjadi polis asuransi jiwa permanen di atas permintaan pemegang polis. Asuransi Seumur Hidup (Whole life Insurance): Polis asuransi jiwa yang memberikan pertanggungan seumur hidup. Disebut juga asuransi permanen. Bancassurance : Metode distribusi penjualan asuransi menggunakan bank sebagai penyalur, umumnya menggunakan nasabah bank sebagai target pemasaran. Bancassurance juga mengacu pada perpaduan (konvergensi) layanan perbankan dan asuransi dalam satu tempat. Bancatakaful : Metode distribusi penjualan asuransi syariah menggunakan bank syariah/bank umum sebagai penyalur, umumnya menggunakan nasabah bank sebagai target pemasaran. Broker : Perantara penjual dalam asuransi jiwa dan kesehatan Bukti Insurabilitas (Proof  of insurability): Bukti bahwa seseorang adalah risiko yang dapat diterima oleh perusahaan asuransi. Daftar Manfaat (Benefit Schedule) : Dalam asuransi kumpulan, tabel atau daftar yang menunjukkan jumlah pertanggungan untuk setiap kelas tertanggung, yang biasanya dibagi menurut tingkat pendapatan, jabatan atau posisi. Dana : Sekelompok kekayaan yang dikelola oleh perusahaan asuransi yang dapat diidentifikasikan secara terpisah sebagai milik pemegang polis yang diinvestasikan sesuai dengan ketentuan polis. Deferred Premium Clause : Klausul yang mengatur mengenai pembayaran premi asuransi kumpulan secara angsuran. Endorsement/Addendum Polis :  Surat (dokumen) yang menyatakan perubahan terhadap beberapa data dalam polis yang telah diterbitkan, dapat berupa seperti perubahan ahli waris, premi, atau tanggal efektif polis, atau perubahan lainnya. Excess Claim : Sejumlah uang kelebihan atas pengeluaran biaya pelayanan kesehatan dari jumlah maksimum manfaat yang berlaku atas seorang peserta/tanggungan atau suatu jumlah biaya pelayanan kesehatan yang tidak termasuk yang dijamin oleh perusahaan asuransi sesuai dengan Ketentuan Polis. Explanation of Benefits (EOB) – Surat Pernyataan dari Perusahaan Asuransi yang menunjukkan klaim-klaim apa saja yang telah setuju untuk dibayar. Fact Finding: proses penggalian informasi kebutuhan asuransi calon nasabah. Field Underwriting : Proses seleksi risiko awal yang dilakukan oleh agen dan tenaga penjualan lainnya. Group Saving Plan : Program asuransi pensiun dengan manfaat pembayaran tunda setelah masa pensiun yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada para peserta namun pembayaran preminya ditanggung oleh pemberi kerja. Ilustrasi : Penjelasan oleh perusahaan asuransi mengenai bagaimana program asuransi akan berjalan. Dalam ilustrasi dijelaskan proyeksi polis dari tahun ke tahun dengan rincian berapa premi pada masing-masing tahun, manfaat asuransi yang diterima, suku bunga yang dijamin, dan keterangan tambahan lainnya. Ilustrasi hanyalah alat presentasi penjualan, bukan merupakan bagian dari polis yang akan diterbitkan. In force : Status di mana polis asuransi “aktif” dan mengikat secara hukum. Karyawan : Dalam program asuransi kumpulan, adalah seorang pekerja tetap, aktif bekerja penuh waktu minimum 30 (tiga puluh) jam kerja setiap minggu dan terikat hubungan kerja dengan Pemegang Polis Asuransi Kumpulan. Ketentuan Polis (Policy Provisions): Pernyataan-pernyataan yang terdapat di dalam polis asuransi yang menerangkan tata cara dan syarat-syarat kontrak pertanggungan asuransi. Klaim : Permintaan atau tuntutan pembayaran manfaat sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam polis. Komisi : Bagian dari premi yang dibayarkan kepada agen atau tenaga penjual lainnya sebagai imbal jasa dalam mendapatkan dan melayani pemegang polis. Koordinasi Manfaat (Coordination of Benefits /COB): Ketentuan atau prosedur yang digunakan Perusahaan Asuransi untuk menghindari pembayaran ganda ketika seseorang ditanggung oleh lebih dari satu polis. Laporan Pemeriksaan Kesehatan (medical report) : Laporan mengenai kondisi kesehatan calon tertanggung yang diisi oleh dokter umum atau spesialis berdasarkan pemeriksaan fisik maupun wawancara dengan calon tertanggung. Laporan Investasi (Unit Statement) : Adalah laporan yang berisi rincian saldo dana investasi (dalam unit dan rupiah) dan mutasinya dalam satu periode tertentu yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada para pemegang polis unit-link. Lapse : Pembatalan atau penghentian masa efektif polis karena premi tidak dibayar setelah melewati masa tenggang. Manfaat Polis : Jumlah yang akan dibayar oleh perusahaan asuransi kepada pihak yang mengajukan klaim/ahli waris/yang mewakili atau pihak yang memberikan jasa kesehatan (provider), tergantung jenis pertanggungan. Manfaat Kematian: Jumlah yang dibayarkan setelah kematian tertanggung. Masa Tenggang (Grace Period) : Periode waktu setelah tanggal jatuh tempo premi lanjutan di mana premi masih dapat dibayar tanpa dikenai bunga dan pertanggungan masih in force. Masa tenggang bervariasi tergantung jenis polis dan tahapan pembayaran. Masa Tunggu (Waiting Period): Masa waktu tertentu setelah polis diterbitkan di mana biaya kesehatan tertanggung tidak dijamin oleh polis. Lama masa tunggu umumnya adalah enam bulan sampai 2 tahun dan hanya berlaku untuk biaya kesehatan karena penyakit, bukan karena kecelakaan. Nasabah (klien) : Nasabah adalah individu atau kelompok yang menjalin hubungan bisnis dengan perusahaan asuransi. Nasabah dapat berupa calon pemegang polis (prospek), pemegang polis, maupun mantan pemegang polis atau keluarga/perwakilannya. Nilai Aktiva Bersih / NAB (Net Asset Value): Adalah nilai pasar bersih dari investasi yang bergerak mengikuti kecenderungan pasar. Nilai Aktiva Bersih dibagi dengan keseluruhan unit penyertaan yang ada dalam satu dana investasi menghasilkan unit price yaitu nilai rupiah per satu unit investasi. Nilai Tunai/Tebus (Cash/Surrender Value): Komponen “tabungan” dalam asuransi jiwa tradisional, yaitu kelebihan uang yang disisihkan dari premi setelah dikurangi biaya-biaya asuransi berikut akumulasi hasil pengembang

video studio 88's insight:

Asuransi memiliki istilah-istilah sendiri yang sebaiknya Anda pahami. Berikut adalah daftar istilah asuransi yang sering digunakan dalam hubungan Anda dengan perusahaan asuransi. Definisi istilah hanyalah merupakan penjelasan bebas dari penulis sesuai literatur, peraturan perundangan dan kelaziman. Definisi dan interpretasinya dapat berbeda antar perusahaan dan produk asuransi. Anda dapat merujuk ke polis asuransi Anda untuk mendapatkan definisi yang dipakai oleh masing-masing perusahaan asuransi.

Agen : Orang yang telah terikat perjanjian keagenan dengan perusahaan asuransi untuk bertindak mewakili perusahaan tersebut dalam mencari nasabah,  merundingkan dan menyampaikan ketentuan-ketentuan polis dan melayani para pemegang polis. Akad: Istilah dalam polis asuransi syariah yang berasal dari bahasa Arab al ‘aqd yang berarti perikatan, perjanjian atau permufakatan. Dalam fikih, akad didefinisikan sebagai “pertalian ijab (pernyataan melakukan ikatan) dan qabul (pernyataan penerimaan ikatan) sesuai dengan kehendak syariat yang berpengaruh pada obyek perikatan. Aktuaris : Orang yang secara profesional telah menjalani pelatihan dalam berbagai aspek teknis asuransi, pensiun dan bidang-bidang terkait lainnya. Aktuaris bertanggung jawab memperkirakan berapa dana yang diperlukan dalam bentuk premi atau iuran pensiun untuk pembayaran manfaat jangka panjang.  Unit kerja di mana para aktuaris bekerja disebut aktuaria. Anuitas : Serangkaian pembayaran periodik yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis anuitas atau tanggungannya. Anuitan : Orang yang usianya dipakai sebagai patokan dalam penghitungan manfaat polis anuitas. Aplikasi : Dokumen yang berisi pernyataan fakta-fakta yang dibuat oleh seseorang yang mengajukan permintaan pertanggungan asuransi untuk digunakan oleh perusahaan asuransi sebagai dasar dalam pengambilan keputusan penerbitan polis. Aplikasi dapat berupa Surat Permintaan Asuransi Jiwa (SPAJ), Surat Permintaan Anuitas (SPA) dan Surat Permintaan Asuransi Kumpulan (SPAK) berikut kelengkapnnya. Aplikasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari polis asuransi yang diterbitkan. Asuransi Berjangka (Term Insurance) : Polis asuransi jiwa dengan masa pertanggungan tertentu (tidak seumur hidup) Asuransi Berjangka yang Dapat Diperpanjang (Renewable Term Life Insurance): Polis asuransi jiwa berjangka yang dapat diperpanjang pada akhir jangka waktunya, tanpa perlu bukti kelayakan asuransi (insurability). Namun, polis baru mungkin memiliki premi yang lebih mahal. Asuransi Berjangka yang dapat Dikonversi  (Convertible Term Insurance):  Polis asuransi jiwa berjangka yang dapat diubah menjadi polis asuransi jiwa permanen di atas permintaan pemegang polis. Asuransi Seumur Hidup (Whole life Insurance): Polis asuransi jiwa yang memberikan pertanggungan seumur hidup. Disebut juga asuransi permanen. Bancassurance : Metode distribusi penjualan asuransi menggunakan bank sebagai penyalur, umumnya menggunakan nasabah bank sebagai target pemasaran. Bancassurance juga mengacu pada perpaduan (konvergensi) layanan perbankan dan asuransi dalam satu tempat. Bancatakaful : Metode distribusi penjualan asuransi syariah menggunakan bank syariah/bank umum sebagai penyalur, umumnya menggunakan nasabah bank sebagai target pemasaran. Broker : Perantara penjual dalam asuransi jiwa dan kesehatan Bukti Insurabilitas (Proof  of insurability): Bukti bahwa seseorang adalah risiko yang dapat diterima oleh perusahaan asuransi. Daftar Manfaat (Benefit Schedule) : Dalam asuransi kumpulan, tabel atau daftar yang menunjukkan jumlah pertanggungan untuk setiap kelas tertanggung, yang biasanya dibagi menurut tingkat pendapatan, jabatan atau posisi. Dana : Sekelompok kekayaan yang dikelola oleh perusahaan asuransi yang dapat diidentifikasikan secara terpisah sebagai milik pemegang polis yang diinvestasikan sesuai dengan ketentuan polis. Deferred Premium Clause : Klausul yang mengatur mengenai pembayaran premi asuransi kumpulan secara angsuran. Endorsement/Addendum Polis :  Surat (dokumen) yang menyatakan perubahan terhadap beberapa data dalam polis yang telah diterbitkan, dapat berupa seperti perubahan ahli waris, premi, atau tanggal efektif polis, atau perubahan lainnya. Excess Claim : Sejumlah uang kelebihan atas pengeluaran biaya pelayanan kesehatan dari jumlah maksimum manfaat yang berlaku atas seorang peserta/tanggungan atau suatu jumlah biaya pelayanan kesehatan yang tidak termasuk yang dijamin oleh perusahaan asuransi sesuai dengan Ketentuan Polis. Explanation of Benefits (EOB) – Surat Pernyataan dari Perusahaan Asuransi yang menunjukkan klaim-klaim apa saja yang telah setuju untuk dibayar. Fact Finding: proses penggalian informasi kebutuhan asuransi calon nasabah. Field Underwriting : Proses seleksi risiko awal yang dilakukan oleh agen dan tenaga penjualan lainnya. Group Saving Plan : Program asuransi pensiun dengan manfaat pembayaran tunda setelah masa pensiun yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada para peserta namun pembayaran preminya ditanggung oleh pemberi kerja. Ilustrasi : Penjelasan oleh perusahaan asuransi mengenai bagaimana program asuransi akan berjalan. Dalam ilustrasi dijelaskan proyeksi polis dari tahun ke tahun dengan rincian berapa premi pada masing-masing tahun, manfaat asuransi yang diterima, suku bunga yang dijamin, dan keterangan tambahan lainnya. Ilustrasi hanyalah alat presentasi penjualan, bukan merupakan bagian dari polis yang akan diterbitkan. In force : Status di mana polis asuransi “aktif” dan mengikat secara hukum. Karyawan : Dalam program asuransi kumpulan, adalah seorang pekerja tetap, aktif bekerja penuh waktu minimum 30 (tiga puluh) jam kerja setiap minggu dan terikat hubungan kerja dengan Pemegang Polis Asuransi Kumpulan. Ketentuan Polis (Policy Provisions): Pernyataan-pernyataan yang terdapat di dalam polis asuransi yang menerangkan tata cara dan syarat-syarat kontrak pertanggungan asuransi. Klaim : Permintaan atau tuntutan pembayaran manfaat sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam polis. Komisi : Bagian dari premi yang dibayarkan kepada agen atau tenaga penjual lainnya sebagai imbal jasa dalam mendapatkan dan melayani pemegang polis. Koordinasi Manfaat (Coordination of Benefits /COB): Ketentuan atau prosedur yang digunakan Perusahaan Asuransi untuk menghindari pembayaran ganda ketika seseorang ditanggung oleh lebih dari satu polis. Laporan Pemeriksaan Kesehatan (medical report) : Laporan mengenai kondisi kesehatan calon tertanggung yang diisi oleh dokter umum atau spesialis berdasarkan pemeriksaan fisik maupun wawancara dengan calon tertanggung. Laporan Investasi (Unit Statement) : Adalah laporan yang berisi rincian saldo dana investasi (dalam unit dan rupiah) dan mutasinya dalam satu periode tertentu yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada para pemegang polis unit-link. Lapse : Pembatalan atau penghentian masa efektif polis karena premi tidak dibayar setelah melewati masa tenggang. Manfaat Polis : Jumlah yang akan dibayar oleh perusahaan asuransi kepada pihak yang mengajukan klaim/ahli waris/yang mewakili atau pihak yang memberikan jasa kesehatan (provider), tergantung jenis pertanggungan. Manfaat Kematian: Jumlah yang dibayarkan setelah kematian tertanggung. Masa Tenggang (Grace Period) : Periode waktu setelah tanggal jatuh tempo premi lanjutan di mana premi masih dapat dibayar tanpa dikenai bunga dan pertanggungan masih in force. Masa tenggang bervariasi tergantung jenis polis dan tahapan pembayaran. Masa Tunggu (Waiting Period): Masa waktu tertentu setelah polis diterbitkan di mana biaya kesehatan tertanggung tidak dijamin oleh polis. Lama masa tunggu umumnya adalah enam bulan sampai 2 tahun dan hanya berlaku untuk biaya kesehatan karena penyakit, bukan karena kecelakaan. Nasabah (klien) : Nasabah adalah individu atau kelompok yang menjalin hubungan bisnis dengan perusahaan asuransi. Nasabah dapat berupa calon pemegang polis (prospek), pemegang polis, maupun mantan pemegang polis atau keluarga/perwakilannya. Nilai Aktiva Bersih / NAB (Net Asset Value): Adalah nilai pasar bersih dari investasi yang bergerak mengikuti kecenderungan pasar. Nilai Aktiva Bersih dibagi dengan keseluruhan unit penyertaan yang ada dalam satu dana investasi menghasilkan unit price yaitu nilai rupiah per satu unit investasi. Nilai Tunai/Tebus (Cash/Surrender Value): Komponen “tabungan” dalam asuransi jiwa tradisional, yaitu kelebihan uang yang disisihkan dari premi setelah dikurangi biaya-biaya asuransi berikut akumulasi hasil pengembang

more...
No comment yet.
Scooped by video studio 88
Scoop.it!

Cara Pintar Ambil Resiko dalam Berbisnis

Kata “risiko” memang memiliki pengertian negatif bagi sebagian orang. Tetapi, berani mengambil risiko dalam bisnis tidaklah sama dengan menjadi orang yang sembrono. Justru pengusaha sejati akan memandang risiko sebagai sesuatu yang positif dan penuh tantangan. Mereka akan mengantisipasi hal-hal tak terduga demi mendapatkan untung besar. Saya menemukan ringkasan hebat mengenai strategi kunci yang digunakan, lengkap dengan cerita kehidupannya, dalam buku yang berjudul “The Risk Takers”, karya Renee dan Don Martin. Berikut adalah daftar tersebut, disertai prioritas dan pendapat saya: Cari tren terbaru dan kembangkan. Sering kali, perubahan kultur atau tren ekonomi akan memberi peluang usaha baru. Tantangannya adalah menyadari perubahan tersebut lebih awal, lalu ambil tindakan, meski terdapat risiko. Inilah awal mula keuntungan para pelopor bisnis. Cari harta karun yang terpendam dan temukan pasar yang belum dilirik orang. Bahkan perusahaan berpenghasilan triliunan rupiah tidak bisa menawarkan segalanya kepada semua orang. Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada menemukan pasar menguntungkan yang tidak dilihat atau bahkan diincar orang lain. Manfaatkan kelemahan pesaing dan jadikan itu sebagai kekuatan Anda. Pengusaha yang memiliki pandangan tajam memiliki bakat melihat dunia melalui sudut pandang pelanggannya. Kualitas yang dimiliki tersebut dapat membantu Anda tampil menonjol dalam kekurangan dan kelemahan pesaing. Tajamkan pandangan. Kapan pun ada kesempatan, perhatikan dengan saksama area pasar yang diabaikan pesaing. Hal tersebut lebih mudah dilakukan daripada meredupkan produk-produk yang sudah terkenal, dan menunggu perubahan konsumsi pelanggan, meskipun solusi yang Anda miliki lebih baik. Patahkan aturan konvensional. Banyak nama pengusaha tercatat dalam buku sejarah keberhasilan karena mereka telah berani menyimpang dari formula dan cara berpikir yang mapan dan sudah ada. Menantang tradisi yang sudah ada mampu membuka pintu keuntungan kompetitif. Hemat uang dan beriklan dengan biaya yang murah. Jika Anda memulai bisnis dengan modal yang pas-pasan, ada cara kreatif untuk menarik perhatian pelanggan tanpa iklan yang mahal. Mulailah dengan media sosial, blogging, dan promosi dari mulut ke mulut. Jangan biarkan kesulitan dan kegagalan mengalahkan Anda. Daftar peringkat pengusaha sukses diisi oleh para pria dan wanita yang menolak berhenti percaya pada dirinya sendiri, meski mendapatkan cemoohan dari orang lain yang menyakitkan. Ketahanan dan ketekunan bisa membawa Anda menuju kesuksesan. Percaya pada intuisi. Sebuah badan penelitian menyatakan, intuisi adalah bentuk nyata pengetahuan. Itu merupakan kemampuan yang dapat Anda asah dan kembangkan — hal tersebut dapat sangat bermanfaat dalam menyelesaikan masalah dalam lingkungan bisnis yang kacau dan tidak bisa diprediksi. Dalam kondisi seperti itu, intuisi mampu mengalahkan analisis rasional. Terus ciptakan inovasi. Pengusaha dengan kinerja yang bagus memulai dari nol untuk menciptakan perusahaan yang dikenal luas dan terus menyesuaikan diri agar dapat bertahan di tengah perubahan pasar. Perasaan terlalu cepat puas itu seperti ban bocor halus. Ketika Anda menyadarinya, kerusakan sudah sangat parah. Mulai sekarang juga! Waktu yang sempurna untuk memulai bisnis tidak akan datang dengan sendirinya. Sering kali, menunggu hanya memberi kesempatan bagi pesaing untuk memukul Anda dengan telak. Jika Anda percaya ide Anda akan sukses, maka ambillah risiko dan mulailah beraksi. Percayalah terhadap kekuatan ide Anda dan segera mulai kejar impian dunia usaha Anda. Dengan kecerdasan dalam mengenal risiko, Anda pun akan mampu meraih sukses. Oleh Martin Zwilling | Forbes http://id.she.yahoo.com/10-cara-pintar-ambil-risiko-dalam-berbisnis-130902184.html  

video studio 88's insight:

Kata “risiko” memang memiliki pengertian negatif bagi sebagian orang. Tetapi, berani mengambil risiko dalam bisnis tidaklah sama dengan menjadi orang yang sembrono. Justru pengusaha sejati akan memandang risiko sebagai sesuatu yang positif dan penuh tantangan. Mereka akan mengantisipasi hal-hal tak terduga demi mendapatkan untung besar. Saya menemukan ringkasan hebat mengenai strategi kunci yang digunakan, lengkap dengan cerita kehidupannya, dalam buku yang berjudul “The Risk Takers”, karya Renee dan Don Martin. Berikut adalah daftar tersebut, disertai prioritas dan pendapat saya: Cari tren terbaru dan kembangkan. Sering kali, perubahan kultur atau tren ekonomi akan memberi peluang usaha baru. Tantangannya adalah menyadari perubahan tersebut lebih awal, lalu ambil tindakan, meski terdapat risiko. Inilah awal mula keuntungan para pelopor bisnis. Cari harta karun yang terpendam dan temukan pasar yang belum dilirik orang. Bahkan perusahaan berpenghasilan triliunan rupiah tidak bisa menawarkan segalanya kepada semua orang. Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada menemukan pasar menguntungkan yang tidak dilihat atau bahkan diincar orang lain. Manfaatkan kelemahan pesaing dan jadikan itu sebagai kekuatan Anda. Pengusaha yang memiliki pandangan tajam memiliki bakat melihat dunia melalui sudut pandang pelanggannya. Kualitas yang dimiliki tersebut dapat membantu Anda tampil menonjol dalam kekurangan dan kelemahan pesaing. Tajamkan pandangan. Kapan pun ada kesempatan, perhatikan dengan saksama area pasar yang diabaikan pesaing. Hal tersebut lebih mudah dilakukan daripada meredupkan produk-produk yang sudah terkenal, dan menunggu perubahan konsumsi pelanggan, meskipun solusi yang Anda miliki lebih baik. Patahkan aturan konvensional. Banyak nama pengusaha tercatat dalam buku sejarah keberhasilan karena mereka telah berani menyimpang dari formula dan cara berpikir yang mapan dan sudah ada. Menantang tradisi yang sudah ada mampu membuka pintu keuntungan kompetitif. Hemat uang dan beriklan dengan biaya yang murah. Jika Anda memulai bisnis dengan modal yang pas-pasan, ada cara kreatif untuk menarik perhatian pelanggan tanpa iklan yang mahal. Mulailah dengan media sosial, blogging, dan promosi dari mulut ke mulut. Jangan biarkan kesulitan dan kegagalan mengalahkan Anda. Daftar peringkat pengusaha sukses diisi oleh para pria dan wanita yang menolak berhenti percaya pada dirinya sendiri, meski mendapatkan cemoohan dari orang lain yang menyakitkan. Ketahanan dan ketekunan bisa membawa Anda menuju kesuksesan. Percaya pada intuisi. Sebuah badan penelitian menyatakan, intuisi adalah bentuk nyata pengetahuan. Itu merupakan kemampuan yang dapat Anda asah dan kembangkan — hal tersebut dapat sangat bermanfaat dalam menyelesaikan masalah dalam lingkungan bisnis yang kacau dan tidak bisa diprediksi. Dalam kondisi seperti itu, intuisi mampu mengalahkan analisis rasional. Terus ciptakan inovasi. Pengusaha dengan kinerja yang bagus memulai dari nol untuk menciptakan perusahaan yang dikenal luas dan terus menyesuaikan diri agar dapat bertahan di tengah perubahan pasar. Perasaan terlalu cepat puas itu seperti ban bocor halus. Ketika Anda menyadarinya, kerusakan sudah sangat parah. Mulai sekarang juga! Waktu yang sempurna untuk memulai bisnis tidak akan datang dengan sendirinya. Sering kali, menunggu hanya memberi kesempatan bagi pesaing untuk memukul Anda dengan telak. Jika Anda percaya ide Anda akan sukses, maka ambillah risiko dan mulailah beraksi. Percayalah terhadap kekuatan ide Anda dan segera mulai kejar impian dunia usaha Anda. Dengan kecerdasan dalam mengenal risiko, Anda pun akan mampu meraih sukses. Oleh Martin Zwilling | Forbes http://id.she.yahoo.com/10-cara-pintar-ambil-risiko-dalam-berbisnis-130902184.html  

more...
No comment yet.