turganteng
2.2K views | +0 today
Follow
Your new post is loading...
Your new post is loading...
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Anggota Brimod serang Markas Sabhara

Gedung Direktorat Sabhara Polda Jateng didatangi 50 orang anggota brimob Srondol bersepeda motor tadi pagi Menjelang pukul 00.00 WIB dini hari. Mereka datang untuk mencari seseorang. "Datang naik motor dengan pakaian preman, mencari seseorang tapi tidak jelas siapa yang dicari," kata salah satu anggota Sabhara di gedung Direktorat Sabhara Polda Jateng, RM. Hadi Subeno, Mijen, Semarang, Kamis (25/7/2013). Rombongan anggota Brimob tersebut sempat melakukan nego dengan tujuh anggota Sabhara yang sedang melakukan piket. Namun tidak berapa lama keributan terjadi, beberapa diantaranya membawa senjata tajam berupa pedang samurai dan pentungan. "Sempat nego agak lama, tapi karena ada provokator, terjadi gesekan," ujar anggota Sabhara lainnya. Awal keributan berada di luar gedung, namun merembet hingga akhirnya masuk ke dalam lobi. Mendengar keributan tersebut, satu kompi anggota Sabhara yang berada di gedung turun dan membantu rekan-rekannya yang terpojok. Pasca penyerangan tersebut, kini kondisi sudah mulai kondusif. Tidak terlihat ada bekas keributan di lobi gedung Direktorat Sabhara Polda Jateng di Jalan RM. Hadi Subeno, Mijen, Semarang. Hanya ada dua petugas polisi yang sedang piket malam ini. Sementara itu Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Dwi Priyatno langsung mendatangi markas Sabhara untuk mengantisipasi bentrokan meluas. Kapolda langsung melakukan apel di Direktorat Sabhara dilanjutkan ke markas Brimob di Srondol. Salah satu petugas kepolisian di lokasi mengatakan saat peristiwa terjadi ia sedang berada di lantai dua gedung Direktorat Sabhara, kemudian ia mendengar keributan dari lobi dan melihat kerumunan orang di sana.

turganteng's insight:

Gedung Direktorat Sabhara Polda Jateng didatangi 50 orang anggota brimob Srondol bersepeda motor tadi pagi Menjelang pukul 00.00 WIB dini hari. Mereka datang untuk mencari seseorang. "Datang naik motor dengan pakaian preman, mencari seseorang tapi tidak jelas siapa yang dicari," kata salah satu anggota Sabhara di gedung Direktorat Sabhara Polda Jateng, RM. Hadi Subeno, Mijen, Semarang, Kamis (25/7/2013). Rombongan anggota Brimob tersebut sempat melakukan nego dengan tujuh anggota Sabhara yang sedang melakukan piket. Namun tidak berapa lama keributan terjadi, beberapa diantaranya membawa senjata tajam berupa pedang samurai dan pentungan. "Sempat nego agak lama, tapi karena ada provokator, terjadi gesekan," ujar anggota Sabhara lainnya. Awal keributan berada di luar gedung, namun merembet hingga akhirnya masuk ke dalam lobi. Mendengar keributan tersebut, satu kompi anggota Sabhara yang berada di gedung turun dan membantu rekan-rekannya yang terpojok. Pasca penyerangan tersebut, kini kondisi sudah mulai kondusif. Tidak terlihat ada bekas keributan di lobi gedung Direktorat Sabhara Polda Jateng di Jalan RM. Hadi Subeno, Mijen, Semarang. Hanya ada dua petugas polisi yang sedang piket malam ini. Sementara itu Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Dwi Priyatno langsung mendatangi markas Sabhara untuk mengantisipasi bentrokan meluas. Kapolda langsung melakukan apel di Direktorat Sabhara dilanjutkan ke markas Brimob di Srondol. Salah satu petugas kepolisian di lokasi mengatakan saat peristiwa terjadi ia sedang berada di lantai dua gedung Direktorat Sabhara, kemudian ia mendengar keributan dari lobi dan melihat kerumunan orang di sana.

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Foto syur Briptu Rani beredar dan dinyatakan sebagai DPO

Foto syur Briptu Rani beredar dan dinyatakan sebagai DPO Briptu Rani, anggota Polres Mojokerto yang disersi dan sudah dinyatakan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang) sangat mungkin bakal dipecat jika sudah tertangkap nanti. Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jatim AKBP Suhartoyo mengatakan, pemecatan bisa dilakukan karena Briptu Rani punya beberapa catatan pelanggaran disiplin di kesatuannya. "Sangat mungkin, setelah tertangkap dia (Briptu Rani) bakal dikenakan sangsi PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat). Sebab, dia ini sudah disersi yang keempat. Sebelumnya, juga pernah menjalani sidang disiplin dan hukuman karena pelanggaran disiplin," kata Suhartoyo. Diceritakannya, pada kasus sebelumnya, Rani pernah ditahan selama 21 hari setelah menjalani sidang disiplin dalam kasus disersinya yang ketiga kali. Dan sekarang, dia mengulanginya lagi hingga ditetapkan sebagai DPO. "Batasnya satu bulan. Kalau anggota tidak hadir dan tanpa pemberitahuan ke pimpinan, maka dinyatakan disersi dan ditetapkan sebagai DPO. Dan untuk Rani ini sudah sekitar tiga bulan," imbuhnya. Briptu Rani sudah berkeluarga, suaminya juga anggota polisi di Mojokerto yang berpangkat Briptu. Dalam pemeriksaan pada kasus sebelumnya, diketahui bahwa Rani disersi karena masalah keluarga. Selain itu, ada informasi bahwa Rani juga terlibat hubungan dengan lelaki lain. Dan sejauh ini, diduga pelariannya juga masih seputar persoalan keluarga dan masalah hubungannya dengan lelaki lain tersebut. "Tapi kami masih berupaya melakukan pencarian, termasuk kabar bahwa dia ada di Bandung juga. Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni yang memiliki satu anak itu menghilang dari Polres Mojokerto sejak tiga bulan lalu. Briptu Rani, polisi berparas cantik yang sudah bercerai dengan suaminya itu diduga malu dan terpukul setelah foto syur koleksi pribadinya yang berpose syur disebarkan ke situs jejaring sosial dan publik.

turganteng's insight:

Foto syur Briptu Rani beredar dan dinyatakan sebagai DPO Briptu Rani, anggota Polres Mojokerto yang disersi dan sudah dinyatakan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang) sangat mungkin bakal dipecat jika sudah tertangkap nanti. Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jatim AKBP Suhartoyo mengatakan, pemecatan bisa dilakukan karena Briptu Rani punya beberapa catatan pelanggaran disiplin di kesatuannya. "Sangat mungkin, setelah tertangkap dia (Briptu Rani) bakal dikenakan sangsi PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat). Sebab, dia ini sudah disersi yang keempat. Sebelumnya, juga pernah menjalani sidang disiplin dan hukuman karena pelanggaran disiplin," kata Suhartoyo. Diceritakannya, pada kasus sebelumnya, Rani pernah ditahan selama 21 hari setelah menjalani sidang disiplin dalam kasus disersinya yang ketiga kali. Dan sekarang, dia mengulanginya lagi hingga ditetapkan sebagai DPO. "Batasnya satu bulan. Kalau anggota tidak hadir dan tanpa pemberitahuan ke pimpinan, maka dinyatakan disersi dan ditetapkan sebagai DPO. Dan untuk Rani ini sudah sekitar tiga bulan," imbuhnya. Briptu Rani sudah berkeluarga, suaminya juga anggota polisi di Mojokerto yang berpangkat Briptu. Dalam pemeriksaan pada kasus sebelumnya, diketahui bahwa Rani disersi karena masalah keluarga. Selain itu, ada informasi bahwa Rani juga terlibat hubungan dengan lelaki lain. Dan sejauh ini, diduga pelariannya juga masih seputar persoalan keluarga dan masalah hubungannya dengan lelaki lain tersebut. "Tapi kami masih berupaya melakukan pencarian, termasuk kabar bahwa dia ada di Bandung juga. Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni yang memiliki satu anak itu menghilang dari Polres Mojokerto sejak tiga bulan lalu. Briptu Rani, polisi berparas cantik yang sudah bercerai dengan suaminya itu diduga malu dan terpukul setelah foto syur koleksi pribadinya yang berpose syur disebarkan ke situs jejaring sosial dan publik.

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Wanita-wanita cantik dibalik kasus daging sapi impor

Wanita-wanita cantik dibalik kasus daging sapi impor Masih ingat kasus daging sapi impor yang menyeret nama petinggi PKS Ahmad Fathanah? Ahmad Fathanah kini telah mendekam di Rutan KPK . Dia menjalani proses hukum atas kasus suap impor daging sapi impor dan pencucian uang. KPK sudah melakukan beberapa penyitaan terkait Ahmad Fathanah. Namun kasus suap sapi impor bergulir dengan episode yang kian menyita perhatian publik, yang melibatkan beberapa nama wanita-wanita cantik. Setelah muncul nama Ayu Azhari, kini seorang model seksi bernama Vitalia Sesha Sesha ikut terseret dalam pusaran kasus ini. Ayu Azhari yang semula menyangkal menerima uang dari Ahmad Fathanah pun akhirnya mengakui setelah diperiksa KPK. Kasus dugaan suap daging sapi impor kini memang kembali memasuki babak baru. Disebut babak baru karena ada 'pemeran' baru di dalam kasus yang melibatkan pria asal Makassar bernama Ahmad Fathanah ini. Pemeran baru itu bernama Vitalia Sesha Sesha. Siapakah Vitalia Sesha Sesha? Vitalia Sesha Sesha adalah seorang model majalah pria dewasa. Nama Vitalia Sesha pertama kali muncul dalam kasus suap daging sapi impor terkait penyitaan mobil Honda Jazz bernopol B 15 VTA milik tersangka Ahmad Fathanah. Juru bicara KPK Johan Budi menyebut mobil itu disita dari seorang perempuan muda bernama Vitalia Sesha Sesha. KPK kemudian memeriksa Vitalia Sesha. Dari pemeriksaan terungkap bahwa Ahmad Fathanah memberikan mobil Honda Jazz tersebut kepada Vitalia Sesha. Bahkan bukan hanya mobil, Ahmad Fathanah juga memberikan jam tangan merek Chopard yang nilainya disinyalir hingga puluhan juta rupiah serta sejumlah uang. Total sudah dua kali KPK memeriksa Vitalia Sesha. Namun hingga saat ini KPK belum bisa memastikan hubungan Vitalia Sesha dengan Ahmad Fathanah. Lalu siapa Vitalia Sesha? Apakah dia istri muda Ahmad Fathanah? Kepada penyidik KPK, dalam pemeriksaan, Vitalia Sesha mengaku bahwa hubungannya dengan Ahmad Fathanah hanya sebatas teman. Manajernya, Yuni, juga membantah jika Vitalia Sesha disebut sebagai istri muda Ahmad Fathanah. Berdasarkan penelusuran awal, diketahui bahwa Vitalia Sesha adalah seorang model majalah pria dewasa. Vitalia Sesha diketahui beberapa kali tampil dengan pose sensual di beberapa majalah, salah satunya di majalah digital Mata Lelaki (MALE) pada akhir April lalu. Dalam wawancara dengan MALE, Vitalia Sesha mengaku belum memiliki pasangan. Hingga kini jejak Vitalia Sesha terus ditelusuri. KPK masih mencari kemungkinan adanya kaitan Vitalia Sesha dengan kasus suap daging impor yang sedang disidik. Bagaimana kisah ini akan bergulir? Akankah muncul lagi nama lain Wanita-wanita cantik dibalik kasus daging sapi impor?

turganteng's insight:

Wanita-wanita cantik dibalik kasus daging sapi impor Masih ingat kasus daging sapi impor yang menyeret nama petinggi PKS Ahmad Fathanah? Ahmad Fathanah kini telah mendekam di Rutan KPK . Dia menjalani proses hukum atas kasus suap impor daging sapi impor dan pencucian uang. KPK sudah melakukan beberapa penyitaan terkait Ahmad Fathanah. Namun kasus suap sapi impor bergulir dengan episode yang kian menyita perhatian publik, yang melibatkan beberapa nama wanita-wanita cantik. Setelah muncul nama Ayu Azhari, kini seorang model seksi bernama Vitalia Sesha Sesha ikut terseret dalam pusaran kasus ini. Ayu Azhari yang semula menyangkal menerima uang dari Ahmad Fathanah pun akhirnya mengakui setelah diperiksa KPK. Kasus dugaan suap daging sapi impor kini memang kembali memasuki babak baru. Disebut babak baru karena ada 'pemeran' baru di dalam kasus yang melibatkan pria asal Makassar bernama Ahmad Fathanah ini. Pemeran baru itu bernama Vitalia Sesha Sesha. Siapakah Vitalia Sesha Sesha? Vitalia Sesha Sesha adalah seorang model majalah pria dewasa. Nama Vitalia Sesha pertama kali muncul dalam kasus suap daging sapi impor terkait penyitaan mobil Honda Jazz bernopol B 15 VTA milik tersangka Ahmad Fathanah. Juru bicara KPK Johan Budi menyebut mobil itu disita dari seorang perempuan muda bernama Vitalia Sesha Sesha. KPK kemudian memeriksa Vitalia Sesha. Dari pemeriksaan terungkap bahwa Ahmad Fathanah memberikan mobil Honda Jazz tersebut kepada Vitalia Sesha. Bahkan bukan hanya mobil, Ahmad Fathanah juga memberikan jam tangan merek Chopard yang nilainya disinyalir hingga puluhan juta rupiah serta sejumlah uang. Total sudah dua kali KPK memeriksa Vitalia Sesha. Namun hingga saat ini KPK belum bisa memastikan hubungan Vitalia Sesha dengan Ahmad Fathanah. Lalu siapa Vitalia Sesha? Apakah dia istri muda Ahmad Fathanah? Kepada penyidik KPK, dalam pemeriksaan, Vitalia Sesha mengaku bahwa hubungannya dengan Ahmad Fathanah hanya sebatas teman. Manajernya, Yuni, juga membantah jika Vitalia Sesha disebut sebagai istri muda Ahmad Fathanah. Berdasarkan penelusuran awal, diketahui bahwa Vitalia Sesha adalah seorang model majalah pria dewasa. Vitalia Sesha diketahui beberapa kali tampil dengan pose sensual di beberapa majalah, salah satunya di majalah digital Mata Lelaki (MALE) pada akhir April lalu. Dalam wawancara dengan MALE, Vitalia Sesha mengaku belum memiliki pasangan. Hingga kini jejak Vitalia Sesha terus ditelusuri. KPK masih mencari kemungkinan adanya kaitan Vitalia Sesha dengan kasus suap daging impor yang sedang disidik. Bagaimana kisah ini akan bergulir? Akankah muncul lagi nama lain Wanita-wanita cantik dibalik kasus daging sapi impor?

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Waspada, uang palsu kualitas super beredar

Uang palsu kelompok ini kualitas super. Ada tanda air, gambar pahlawan ada, dan diraba juga nggak ketahuan," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Didik

turganteng's insight:

Uang palsu kelompok ini kualitas super. Ada tanda air, gambar pahlawan ada, dan diraba juga nggak ketahuan," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Didik

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Abraham Samad Lalai

Komite Etik KPK mengeluarkan keputusan bahwa Ketua KPK Abraham Samad terbukti melakukan pelanggaran sedang kode etik terkait kasus kebocoran konsep sprindik kasus Anas Urbaningrum. Sanksinya, teguran tertulis. "Menyatakan terperiksa 1 Abraham Samad melakukan pelanggaran sedang," kata Ketua Komite Etik KPK, Anies Baswedan, dalam sidang terbuka di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (3/4/2013). Anies duduk berjajar 4 anggota Komite Etik lainnya. Sedang Abraham Samad duduk bersama 3 pimpinan KPK lainnya menghadap Komite Etik. Samad menyimak amar putusan itu dengan serius. Sanksi untuk Samad berupa teguran tertulis. Abraham Samad diminta memperbaiki sikap, tindakan dan perilaku. Dalam pertimbangannya, Komite Etik KPK menilai Abraham Samad tidak ikut membocorkan secara langsung sprindik tersebut. Namun perbuatan Abraham Samad tidak sesuai dengan sikap dan kode etik pimpinan KPK. "Dalam berkomunikasi dan memimpin menciptakan situasi dan kondisi dan informasi status Anas Urbaningrum sebagai tersangka, karenanya harus dijatuhi sanksi sesuai tingkat kesalahannya," jelas anggota Komite Etik KPK Abdullah Hehamahua. Untuk pimpinan KPK lainnya yang duduk sebagai terperiksa II, Adnan Pandu Praja, hanya dijatuhi sanksi ringan. Dia diberi teguran lisan. Komite Etik KPK menilai Abraham Samad lalai selaku pimpinan KPK. Dia tak bisa melakukan pengawasan pada sekretarisnya, Wiwin Suwandi, sehingga sejumlah informasi bocor ke pihak luar. "Abraham Samad melakukan kelalaian mengawasi sekretarisnya," jelas anggota Komite Etik Abdullah Hehamahua seperti dibacakan dalam sidang terbuka Komite Etik di gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (3/4/2013). Abdullah menguraikan, Wiwin diketahui mengirimkan pesan kepada sejumlah pihak lewat pesan BBM terkait sejumlah kasus di KPK. Padahal, Wiwin menempel terus dengan Samad. "Wiwin tinggal serumah dengan Abraham Samad," jelasnya. Sekadar diketahui, Wiwin berjenis kelamin laki-laki. Sedang menurut Ketua Komite Etik KPK Anies Baswedan menyebutkan bahwa Samad melanggar pelanggaran tingkat sedang.

turganteng's insight:

Komite Etik KPK mengeluarkan keputusan bahwa Ketua KPK Abraham Samad terbukti melakukan pelanggaran sedang kode etik terkait kasus kebocoran konsep sprindik kasus Anas Urbaningrum. Sanksinya, teguran tertulis. "Menyatakan terperiksa 1 Abraham Samad melakukan pelanggaran sedang," kata Ketua Komite Etik KPK, Anies Baswedan, dalam sidang terbuka di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (3/4/2013). Anies duduk berjajar 4 anggota Komite Etik lainnya. Sedang Abraham Samad duduk bersama 3 pimpinan KPK lainnya menghadap Komite Etik. Samad menyimak amar putusan itu dengan serius. Sanksi untuk Samad berupa teguran tertulis. Abraham Samad diminta memperbaiki sikap, tindakan dan perilaku. Dalam pertimbangannya, Komite Etik KPK menilai Abraham Samad tidak ikut membocorkan secara langsung sprindik tersebut. Namun perbuatan Abraham Samad tidak sesuai dengan sikap dan kode etik pimpinan KPK. "Dalam berkomunikasi dan memimpin menciptakan situasi dan kondisi dan informasi status Anas Urbaningrum sebagai tersangka, karenanya harus dijatuhi sanksi sesuai tingkat kesalahannya," jelas anggota Komite Etik KPK Abdullah Hehamahua. Untuk pimpinan KPK lainnya yang duduk sebagai terperiksa II, Adnan Pandu Praja, hanya dijatuhi sanksi ringan. Dia diberi teguran lisan. Komite Etik KPK menilai Abraham Samad lalai selaku pimpinan KPK. Dia tak bisa melakukan pengawasan pada sekretarisnya, Wiwin Suwandi, sehingga sejumlah informasi bocor ke pihak luar. "Abraham Samad melakukan kelalaian mengawasi sekretarisnya," jelas anggota Komite Etik Abdullah Hehamahua seperti dibacakan dalam sidang terbuka Komite Etik di gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (3/4/2013). Abdullah menguraikan, Wiwin diketahui mengirimkan pesan kepada sejumlah pihak lewat pesan BBM terkait sejumlah kasus di KPK. Padahal, Wiwin menempel terus dengan Samad. "Wiwin tinggal serumah dengan Abraham Samad," jelasnya. Sekadar diketahui, Wiwin berjenis kelamin laki-laki. Sedang menurut Ketua Komite Etik KPK Anies Baswedan menyebutkan bahwa Samad melanggar pelanggaran tingkat sedang.

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Raffi Ahmad diduga memakai metilon untuk mengimbangi pasangan?

Raffi Ahmad diduga memakai metilon untuk mengimbangi pasangan? Kabar miring terus menerpa Raffi Ahmad semenjak dirinya terbelit kasus narkoba. Sebelumnya Raffi Ahmad diduga memakai metilon (methylon) karena kandasnya hubungan asmara dengan Yuni Shara. Sejak kabar tertangkap oleh BNN, sekarang beredar lagi yang mengabarkan Raffi Ahmad menggunakan zat itu untuk mengimbangi pasangan yang lebih tua. Seksolog Zoya Amirin pun angkat bicara mengenai ada tidaknya hubungan penggunaan zat derivat katinona itu dengan gairah seks. "Orang pakai katinona atau sejenisnya hampir sama dengan Raffi Ahmad menggunakan pil biru dan lain-lain. Kalau pakai itu biasanya bisa menambah khayalan dua-duanya," jelasnya saat ditemui di FX, Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (19/2/2013) malam. Zoya menjelaskan efek pemakaian obat tersebut secara umum. Soal hubungan penggunaan zat itu dengan gairah seks pun ia hanya mengatakan hal itu memang sudah banyak contohnya. Bukan hanya Raffi Ahmad. "Kasus seperti Raffi Ahmad ini yang menggunakan obat-obatan untuk meningkatkan gairah seks itu sudah banyak di Jakarta. Tidak cuma Raffi Ahmad aja yang menggunakan obat-obatan, banyak orang juga yang kalau ada aktivitas itu meminum obat-obat terlarang seperti Raffi Ahmad," terangnya. Dan jika pria memiliki kecenderungan tertarik dengan wanita yang lebih tua hal itu wajar-wajar saja. "Saya menilai perilaku dia, yang lebih suka wanita lebih tua itu tidak ada masalah. Dia yang penting harus lepas dari obat-obatan," katanya. Tetapi lagi-lagi isu tersebut bisa dibilang hanya asumsi. Soal benar-tidaknya Raffi Ahmad menggunakan metilon karena hal itu, hanyalah Raffi Ahmad yang bisa menjawab. "Kalau itu yang bisa jawab Raffi Ahmad sendiri," jelasnya. Sementara Raffi Ahmad sendiri memang dinyatakan positif metilon oleh BNN. Presenter 'Dahsyat' itu telah dipindahkan ke panti rehabilitasi Lido, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (18/2/2013) lalu.

turganteng's insight:

Raffi Ahmad diduga memakai metilon untuk mengimbangi pasangan? Kabar miring terus menerpa Raffi Ahmad semenjak dirinya terbelit kasus narkoba. Sebelumnya Raffi Ahmad diduga memakai metilon (methylon) karena kandasnya hubungan asmara dengan Yuni Shara. Sejak kabar tertangkap oleh BNN, sekarang beredar lagi yang mengabarkan Raffi Ahmad menggunakan zat itu untuk mengimbangi pasangan yang lebih tua. Seksolog Zoya Amirin pun angkat bicara mengenai ada tidaknya hubungan penggunaan zat derivat katinona itu dengan gairah seks. "Orang pakai katinona atau sejenisnya hampir sama dengan Raffi Ahmad menggunakan pil biru dan lain-lain. Kalau pakai itu biasanya bisa menambah khayalan dua-duanya," jelasnya saat ditemui di FX, Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (19/2/2013) malam. Zoya menjelaskan efek pemakaian obat tersebut secara umum. Soal hubungan penggunaan zat itu dengan gairah seks pun ia hanya mengatakan hal itu memang sudah banyak contohnya. Bukan hanya Raffi Ahmad. "Kasus seperti Raffi Ahmad ini yang menggunakan obat-obatan untuk meningkatkan gairah seks itu sudah banyak di Jakarta. Tidak cuma Raffi Ahmad aja yang menggunakan obat-obatan, banyak orang juga yang kalau ada aktivitas itu meminum obat-obat terlarang seperti Raffi Ahmad," terangnya. Dan jika pria memiliki kecenderungan tertarik dengan wanita yang lebih tua hal itu wajar-wajar saja. "Saya menilai perilaku dia, yang lebih suka wanita lebih tua itu tidak ada masalah. Dia yang penting harus lepas dari obat-obatan," katanya. Tetapi lagi-lagi isu tersebut bisa dibilang hanya asumsi. Soal benar-tidaknya Raffi Ahmad menggunakan metilon karena hal itu, hanyalah Raffi Ahmad yang bisa menjawab. "Kalau itu yang bisa jawab Raffi Ahmad sendiri," jelasnya. Sementara Raffi Ahmad sendiri memang dinyatakan positif metilon oleh BNN. Presenter 'Dahsyat' itu telah dipindahkan ke panti rehabilitasi Lido, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (18/2/2013) lalu.

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Kisah kopassus Eksekutor Cebongan dan Alm Sertu Santoso Jiwa korsa

Kisah kopassus Eksekutor Cebongan dan Alm Sertu Santoso Jiwa korsa. Bagi prajurit Kopassus memang antara hidup dan mati. Arti jiwa korsa ternyata tidak sesempit yang diramaikan orang. Kisah jiwa korps di Kopassus, cukup mendirikan bulu kuduk dan membuat kita merinding. Dan untuk kasus yang sedang ramai dibicarakan, siapa sangka, jika eksekutor Cebongan pernah berhutang nyawa terhadap (alm) Srt Santoso, seperti yang pernah diumumkan oleh Ketua tim Penyelidikan Kasus Cebongan, Brigjen Unggul K. Yudhoyono, Itu juga karena jiwa korsa yang kuat. Fakta yang bisa dirunut dan berhasil dihimpun dari orang-orang terdekat, inisial Serda “U” pernah diselamatkan oleh Sertu Santoso saat satu regu Tim Kopassus, terjebak dalam penghadangan oleh Gerakan Aceh Merdeka yang jumlahnya lebih besar. Mereka juga pernah terlibat dalam pertempuran tidak seimbang antara Tim Kopassus yg jumlahnya hanya belasan orang melawan pasukan Gam yang jumlahnya ditaksir sekitar 70 an orang bersenjata lengkap. Pratu ” U ” dan Serda Santoso juga pernah bergantian menggendong anggota yang terluka bernama Bowo. Akhirnya pratu Bowo berhasil diselamatkan setelah 2 jam menempuh perjalanan di medan sulit dan berhasil diangkut oleh Helikopter Bolco AURI, waktu itu penerbangnya Lettu pnb Dharma selaku copilot (bisa ditelusuri kepada yang bersangkutan). Mungkin penerbang itu sekarang berpangkat Mayor. Sebelum menguak kisah jiwa korsa eksekutor Cebongan, ada beberapa kisah jiwa korsa di lingkungan Kopassus yang pernah terjadi, bukan pepesan kosong. Contohnya : Praka Suparlan ( menjadi Pahlawan dan namanya diabadikan menjadi nama Lanud di Pusat pendidikan Kopassus Batujajar). Ia adalah seorang prajurit Komando yang seorang diri menahan gerombolan fretilin demi meloloskan sertu Dudung yg tertembak di paha dan dibopong rekan-rekannya. Mereka berhasil selamat meskipun Suparlan akhirnya gugur dibantai oleh Fretilin karena kehabisan peluru. Kisah Suparlan ini juga diakui oleh Panglima Negara Timor Leste, Mayor Jenderal Lere saat ini. Ada pula kisah Praka Sutiyono, yang rela mengorbankan nyawa demi keselamatan rekan-rekannya. Dalam operasi pembebasan sandera Mapnduma, sebuah helikopter TNI AD yang berisi 12 orang prajurit Kopassus jatuh dan terbakar. Pada saat jatuh setelah menyambar pohon, para prajurit Kopassus sebagian besar pingsan dan beberapa orang masih hidup. Namun hanya Praka Sutiyono yang masih sehat dan terlempar keluar pesawat. Lalu dengan sisa-sisa tenaganya ia berhasil menyeret keluar satu persatu. Diantaranya yang berhasil selamat adalah Pratu Jayus (sekarang masih hidup berpangkat Serma, dan bisa ditanya langsung). Namun nahas bagi Pratu Sutiyono, saat hendak melepaskan seatbealt copilot, mendadak pesawat meledak dan terbakar. Akibatnya Praka Sutiyono dan 3 orang lainnya ikut tewas di dalamnya. Semua peristiwa itu disaksikan oleh Pratu Jayus yang mengalami patah kaki dan tidak bisa bergerak. Ia pun berhutang nyawa kepada Alm. Pratu Sutiyono. Kisah lainnya adalah Pratu Heroik (Namanya memang Heroik, tidak dibuat-buat). Dalam suatu kontak senjata, pasca kontak tembak, ia sendirian mencari rekannya yang terluka. Setelah rekannya berhasil ditemukan, seorang diri dia berusaha memanggul rekannya yang terluka, namun malang, seorang anggota GAM yang masih hidup memuntahkan peluru ke arah Pratu Heroik. Ia tewas seketika. Sementara rekannya yang terluka justru hidup sampai sekarang. Masih banyak kisah-kisah lain tentang jiwa korps yang pernah dialami oleh prajurit Kopassus. Nah, sekarang bagaimana kisah Sersan “U” tentang jiwa korsa dan heroisme. Pada periode antara tahun 2002 sd 2003, Pratu “U”, masuk dalam Tim penugasan sebagai anggota Tim Sus, Detasemen Tempur Khusus, untuk melibas Gerakan Aceh Merdeka. Menurut catatan pada waktu itu kekuatan Gerakan Aceh Merdeka kurang lebih 8000 orang dengan senjata kurang lebih 5000 pucuk. Tim Sus, dengan persenjataan lengkap diberangkatkan ke Aceh untuk melaksanakan tugas. Sebelum berangkat, seluruh anggota tim menandatangani pernyataan : “Siap untuk menang, berhasil dalam tugas atau mati pulang tinggal nama”. Meskipun sebagian diantara mereka sudah berkeluarga, penandatanganan itu tidak pernah disampaikan kepada istri masing-masing. Berangkatlah Tim menuju ke Aceh. Dalam suatu pertempuran pertama, Tim berhasil menewaskan 7 orang Gerakan Aceh Merdeka. Pada kisah berkutnya, pernah suatu ketika, rombongan Pratu “U” dihadang oleh gerombolan GAM di daerah Krueng Jawa, Aceh utara. Waktu itu prajurit satu “U” adalah seorang pengemudi Defender pembawa AGL (Automatic Granade Launcher), senjata andalan Kopassus. Penghadangan yang dipersiapkan oleh puluhan anggota GAM, terhadap beberapa orang personel Kopassus itu tetap saja, membuat satuan kecil itu keteteran. Belasan personel Kopassus masuk ke dalam Killing Ground musuh. Mereka bertahan mati-matian diantara kendaraan dan sebagian keluar dari kendaraan untuk membalas tembakan terhadap musuh. Pertempuran antara kelompok Gerakan Aceh Merdeka dengan beberapa personil Kopassus itu seharusnya dimenangkan oleh GAM. Namun dengan adanya perlawanan sengit dan tembakan yang lebih terbidik, kelompok GAM mulai terdesak. Sementara Pratu “U” yang berada di kendaraan paling depan, berada pada posisi yang sangat tidak menguntungkan. Ia terus dihujani tembakan. Bahkan sebuah bom meledak di tengah jalan, meskipun tidak berhasil melukai prajurit Kopassus. Dalam kondisi terjepit seperti itu, muncullah satu regu pimpinan Serda Santoso untuk memperkuat kedudukan Tim Kopassus. Rencananya memang hari itu dua kendaraan yang berisi satu tim prajurit Kopassus akan memperkuat regu yang dipimpin oleh Serda Santoso. Sehingga kedatangan regu Serda Santoso sangat membantu posisi tim Kopassus yang sedang dihadang musuh. Dalam lindungan tembakan dari kelompok Serda Santoso dan beberapa anggotanya, pratu “U” berhasil ditarik keluar dari kendaraan agar tidak terus menerus menjadi sasaran tembakan. Akhirnya karena perlawanan yang kuat dan tambahan perkuatan dari Serda Santoso Tim Kopassus berhasil memaksa GAM mundur dari kedudukannya. Mobil memang penuh dengan lubang peluru. Karena perlawanan sengit, kelompok Gerakan Aceh Merdeka akhirnya meninggalkan tempat penghadangan. Konon, tim penghadang sudah menunggu di sekitar lokasi itu selama beberapa hari. Hal ini bisa diketahui dari bekas2 bivak dan bahan makanan yang mereka masak untuk menghadang pasukan TNI. Kisah berikutnya adalah peristiwa kontak tembak antara tim Kopassus (Regu Alm. Serda Santoso dan anggotanya diantaranya Pratu “U”) dengan Personel Gerakan Aceh merdeka di Aceh Utara, di wilayah sekitar Tanah Luas. Setelah bergerak selama kurang lebih 9 hari tim Kopassus akhirnya berhasil menemukan sebuah Kamp gerakan Aceh Merdeka. Jumlah kelompok itu tidak tanggung-tanggung, kurang lebih 200 orang. Jumlah itu diketahui dari jumlah barak dan keterangan dari simpatisan mereka. Pada sore hari sebelumnya, tim Kopassus akan menyeberang sebuah sungai selebar 75 meter. Menurut informasi, musuh berada di seberang sungai Biram. Sungai itu cukup lebar, namun dangkal. Karena habis hujan deras pada siang harinya, aliran sungai menjadi deras. Penyeberangan diurungkan karena sungai masih terlalu deras. Keputusan menunda penyeberangan, rupanya sebuah keputusan yang tepat karena, pasukan Gam berjumlah seratusan orang sudah menunggu di seberang sungai, siap menghabisi kelompok Kopassus. Pada keesokan harinya, rencana penyeberangan akan dilanjutkan dengan titik penyeberangan yang berbeda. Pasukan Tim Kopassus kembali mencoba menyeberangi sungai. Pada saat kelompok itu mendekat ke arah sungai, kelompok tim Kopassus langsung menerima tembakan salvo pertama, disusul tembakan gencar dari pinggir sungai. Pada saat itu, kelompok pratu “U” bersama-sama dengan Serda Santoso berada di depan, sebagai tim pertama yang akan menyeberang. Posisi itu sungguh sangat sulit. Satu regu pasukan di depan itu mendapat tembakan yang sangat gencar dari musuh. Serda Santoso dan Pratu “U” harus berjuang mati-matian saling melindungi untuk menahan tembakan dari musuh. Nahas bagi Pratu Bowo, karena tembakan dari musuh mengenai pantatnya. Pratu bowo terluka parah. Pasukan depan itu terus mendapat tembakan dari musuh. Pada saat itu memang situasi sangat sulit dan kurang menguntungkan bagi tim terdepan. Tembakan yang sangat padat, memaksa tim berlindung dalam kubangan-kubangan air di tepi sungai, diantara rerimbunan pohon coklat. Pada saat itu, tim lain yang berada tidak jauh dari tempat itu segera merapat dan membantu membalas tembakan, termasuk melempar granat dengan granat pelontar dan sempat pula ditembakkan senjata Armbrush. Setelah bunyi Armbrush yang menggelegar baru musuh mulai mengurangi tembakannya. Kesempatan itu digunakan oleh Serda Santoso bersama beberapa anak buahnya untuk memberikan pertolongan kepada Pratu Bowo yang mengalami luka tembak. Rupanya lukanya Pratu Bowo cukup parah. Luka tembak menganga sebesar botol aqua itu, membuat korban sangat menderita. Serda Santoso dengan susah payah bersama anggota lainnya, trmasuk

turganteng's insight:

Kisah kopassus Eksekutor Cebongan dan Alm Sertu Santoso Jiwa korsa. Bagi prajurit Kopassus memang antara hidup dan mati. Arti jiwa korsa ternyata tidak sesempit yang diramaikan orang. Kisah jiwa korps di Kopassus, cukup mendirikan bulu kuduk dan membuat kita merinding. Dan untuk kasus yang sedang ramai dibicarakan, siapa sangka, jika eksekutor Cebongan pernah berhutang nyawa terhadap (alm) Srt Santoso, seperti yang pernah diumumkan oleh Ketua tim Penyelidikan Kasus Cebongan, Brigjen Unggul K. Yudhoyono, Itu juga karena jiwa korsa yang kuat. Fakta yang bisa dirunut dan berhasil dihimpun dari orang-orang terdekat, inisial Serda “U” pernah diselamatkan oleh Sertu Santoso saat satu regu Tim Kopassus, terjebak dalam penghadangan oleh Gerakan Aceh Merdeka yang jumlahnya lebih besar. Mereka juga pernah terlibat dalam pertempuran tidak seimbang antara Tim Kopassus yg jumlahnya hanya belasan orang melawan pasukan Gam yang jumlahnya ditaksir sekitar 70 an orang bersenjata lengkap. Pratu ” U ” dan Serda Santoso juga pernah bergantian menggendong anggota yang terluka bernama Bowo. Akhirnya pratu Bowo berhasil diselamatkan setelah 2 jam menempuh perjalanan di medan sulit dan berhasil diangkut oleh Helikopter Bolco AURI, waktu itu penerbangnya Lettu pnb Dharma selaku copilot (bisa ditelusuri kepada yang bersangkutan). Mungkin penerbang itu sekarang berpangkat Mayor. Sebelum menguak kisah jiwa korsa eksekutor Cebongan, ada beberapa kisah jiwa korsa di lingkungan Kopassus yang pernah terjadi, bukan pepesan kosong. Contohnya : Praka Suparlan ( menjadi Pahlawan dan namanya diabadikan menjadi nama Lanud di Pusat pendidikan Kopassus Batujajar). Ia adalah seorang prajurit Komando yang seorang diri menahan gerombolan fretilin demi meloloskan sertu Dudung yg tertembak di paha dan dibopong rekan-rekannya. Mereka berhasil selamat meskipun Suparlan akhirnya gugur dibantai oleh Fretilin karena kehabisan peluru. Kisah Suparlan ini juga diakui oleh Panglima Negara Timor Leste, Mayor Jenderal Lere saat ini. Ada pula kisah Praka Sutiyono, yang rela mengorbankan nyawa demi keselamatan rekan-rekannya. Dalam operasi pembebasan sandera Mapnduma, sebuah helikopter TNI AD yang berisi 12 orang prajurit Kopassus jatuh dan terbakar. Pada saat jatuh setelah menyambar pohon, para prajurit Kopassus sebagian besar pingsan dan beberapa orang masih hidup. Namun hanya Praka Sutiyono yang masih sehat dan terlempar keluar pesawat. Lalu dengan sisa-sisa tenaganya ia berhasil menyeret keluar satu persatu. Diantaranya yang berhasil selamat adalah Pratu Jayus (sekarang masih hidup berpangkat Serma, dan bisa ditanya langsung). Namun nahas bagi Pratu Sutiyono, saat hendak melepaskan seatbealt copilot, mendadak pesawat meledak dan terbakar. Akibatnya Praka Sutiyono dan 3 orang lainnya ikut tewas di dalamnya. Semua peristiwa itu disaksikan oleh Pratu Jayus yang mengalami patah kaki dan tidak bisa bergerak. Ia pun berhutang nyawa kepada Alm. Pratu Sutiyono. Kisah lainnya adalah Pratu Heroik (Namanya memang Heroik, tidak dibuat-buat). Dalam suatu kontak senjata, pasca kontak tembak, ia sendirian mencari rekannya yang terluka. Setelah rekannya berhasil ditemukan, seorang diri dia berusaha memanggul rekannya yang terluka, namun malang, seorang anggota GAM yang masih hidup memuntahkan peluru ke arah Pratu Heroik. Ia tewas seketika. Sementara rekannya yang terluka justru hidup sampai sekarang. Masih banyak kisah-kisah lain tentang jiwa korps yang pernah dialami oleh prajurit Kopassus. Nah, sekarang bagaimana kisah Sersan “U” tentang jiwa korsa dan heroisme. Pada periode antara tahun 2002 sd 2003, Pratu “U”, masuk dalam Tim penugasan sebagai anggota Tim Sus, Detasemen Tempur Khusus, untuk melibas Gerakan Aceh Merdeka. Menurut catatan pada waktu itu kekuatan Gerakan Aceh Merdeka kurang lebih 8000 orang dengan senjata kurang lebih 5000 pucuk. Tim Sus, dengan persenjataan lengkap diberangkatkan ke Aceh untuk melaksanakan tugas. Sebelum berangkat, seluruh anggota tim menandatangani pernyataan : “Siap untuk menang, berhasil dalam tugas atau mati pulang tinggal nama”. Meskipun sebagian diantara mereka sudah berkeluarga, penandatanganan itu tidak pernah disampaikan kepada istri masing-masing. Berangkatlah Tim menuju ke Aceh. Dalam suatu pertempuran pertama, Tim berhasil menewaskan 7 orang Gerakan Aceh Merdeka. Pada kisah berkutnya, pernah suatu ketika, rombongan Pratu “U” dihadang oleh gerombolan GAM di daerah Krueng Jawa, Aceh utara. Waktu itu prajurit satu “U” adalah seorang pengemudi Defender pembawa AGL (Automatic Granade Launcher), senjata andalan Kopassus. Penghadangan yang dipersiapkan oleh puluhan anggota GAM, terhadap beberapa orang personel Kopassus itu tetap saja, membuat satuan kecil itu keteteran. Belasan personel Kopassus masuk ke dalam Killing Ground musuh. Mereka bertahan mati-matian diantara kendaraan dan sebagian keluar dari kendaraan untuk membalas tembakan terhadap musuh. Pertempuran antara kelompok Gerakan Aceh Merdeka dengan beberapa personil Kopassus itu seharusnya dimenangkan oleh GAM. Namun dengan adanya perlawanan sengit dan tembakan yang lebih terbidik, kelompok GAM mulai terdesak. Sementara Pratu “U” yang berada di kendaraan paling depan, berada pada posisi yang sangat tidak menguntungkan. Ia terus dihujani tembakan. Bahkan sebuah bom meledak di tengah jalan, meskipun tidak berhasil melukai prajurit Kopassus. Dalam kondisi terjepit seperti itu, muncullah satu regu pimpinan Serda Santoso untuk memperkuat kedudukan Tim Kopassus. Rencananya memang hari itu dua kendaraan yang berisi satu tim prajurit Kopassus akan memperkuat regu yang dipimpin oleh Serda Santoso. Sehingga kedatangan regu Serda Santoso sangat membantu posisi tim Kopassus yang sedang dihadang musuh. Dalam lindungan tembakan dari kelompok Serda Santoso dan beberapa anggotanya, pratu “U” berhasil ditarik keluar dari kendaraan agar tidak terus menerus menjadi sasaran tembakan. Akhirnya karena perlawanan yang kuat dan tambahan perkuatan dari Serda Santoso Tim Kopassus berhasil memaksa GAM mundur dari kedudukannya. Mobil memang penuh dengan lubang peluru. Karena perlawanan sengit, kelompok Gerakan Aceh Merdeka akhirnya meninggalkan tempat penghadangan. Konon, tim penghadang sudah menunggu di sekitar lokasi itu selama beberapa hari. Hal ini bisa diketahui dari bekas2 bivak dan bahan makanan yang mereka masak untuk menghadang pasukan TNI. Kisah berikutnya adalah peristiwa kontak tembak antara tim Kopassus (Regu Alm. Serda Santoso dan anggotanya diantaranya Pratu “U”) dengan Personel Gerakan Aceh merdeka di Aceh Utara, di wilayah sekitar Tanah Luas. Setelah bergerak selama kurang lebih 9 hari tim Kopassus akhirnya berhasil menemukan sebuah Kamp gerakan Aceh Merdeka. Jumlah kelompok itu tidak tanggung-tanggung, kurang lebih 200 orang. Jumlah itu diketahui dari jumlah barak dan keterangan dari simpatisan mereka. Pada sore hari sebelumnya, tim Kopassus akan menyeberang sebuah sungai selebar 75 meter. Menurut informasi, musuh berada di seberang sungai Biram. Sungai itu cukup lebar, namun dangkal. Karena habis hujan deras pada siang harinya, aliran sungai menjadi deras. Penyeberangan diurungkan karena sungai masih terlalu deras. Keputusan menunda penyeberangan, rupanya sebuah keputusan yang tepat karena, pasukan Gam berjumlah seratusan orang sudah menunggu di seberang sungai, siap menghabisi kelompok Kopassus. Pada keesokan harinya, rencana penyeberangan akan dilanjutkan dengan titik penyeberangan yang berbeda. Pasukan Tim Kopassus kembali mencoba menyeberangi sungai. Pada saat kelompok itu mendekat ke arah sungai, kelompok tim Kopassus langsung menerima tembakan salvo pertama, disusul tembakan gencar dari pinggir sungai. Pada saat itu, kelompok pratu “U” bersama-sama dengan Serda Santoso berada di depan, sebagai tim pertama yang akan menyeberang. Posisi itu sungguh sangat sulit. Satu regu pasukan di depan itu mendapat tembakan yang sangat gencar dari musuh. Serda Santoso dan Pratu “U” harus berjuang mati-matian saling melindungi untuk menahan tembakan dari musuh. Nahas bagi Pratu Bowo, karena tembakan dari musuh mengenai pantatnya. Pratu bowo terluka parah. Pasukan depan itu terus mendapat tembakan dari musuh. Pada saat itu memang situasi sangat sulit dan kurang menguntungkan bagi tim terdepan. Tembakan yang sangat padat, memaksa tim berlindung dalam kubangan-kubangan air di tepi sungai, diantara rerimbunan pohon coklat. Pada saat itu, tim lain yang berada tidak jauh dari tempat itu segera merapat dan membantu membalas tembakan, termasuk melempar granat dengan granat pelontar dan sempat pula ditembakkan senjata Armbrush. Setelah bunyi Armbrush yang menggelegar baru musuh mulai mengurangi tembakannya. Kesempatan itu digunakan oleh Serda Santoso bersama beberapa anak buahnya untuk memberikan pertolongan kepada Pratu Bowo yang mengalami luka tembak. Rupanya lukanya Pratu Bowo cukup parah. Luka tembak menganga sebesar botol aqua itu, membuat korban sangat menderita. Serda Santoso dengan susah payah bersama anggota lainnya, trmasuk

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Inilah Pemicu Penembakan di Lapas Klas II B Sleman

Yogyakarta - Inilah Pemicu Penembakan di Lapas Klas II B Sleman . 17 Orang dengan membawa senjata menyerbu Lapas Klas II B Sleman, Yogyakarta. Mereka menembak mati 4 tahanan. Diduga kasus penyerangan ini terkait tewasnya seorang prajurit Kopassus saat dikeroyok di sebuah cafe, Selasa (19/3) lalu. "Iya, ada kaitannya. Betul," ujar Kapolda DIY, Brigjen Sabar Rahardjo, Sabtu (23/3/2013). Beliau telah membenarkan bila penyerbuan lapas ini terkait kasus penusukan anggota Kopassus Sertu Santoso (31) yang dikeroyok di Cafe Hugo's Yogyakarta. Santoso tewas dan pelaku pengeroyokan langsung ditahan dan dititipkan di Lapas Kelas II B Sleman, Yogyakarta. Sebelumnya telah diberitakan Sertu Santoso (31), ditemukan tewas akibat perkelahian di Sleman. Menurut keterangan saksi, prajurit Kopassus TNI AD ini terlibat pertengkaran dengan sekelompok orang di sebuah kafe. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, setelah dikeroyok, korban Santoso kemudian dibawa ke RS Bethesda Yogyakarta. Namun korban meninggal dalam perjalanan. Korban yang beralamat di Kandang Menjangan, Kelurahan Pucangan, RT 01/14, Kartosuro, Sukoharjo, Jawa Tengah itu akan dimakamkan di kampung halamannya di Palembang, Sumatera Selatan. Sementara itu, Assintel Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Letkol Infantri Richard mengatakan, akan segera memastikan apakah pelaku penyerangan tersebut merupakan anggota Kopassus atau bukan. "Kita menyerahkan peristiwa ini ke pihak terkait dan akan ditindak lanjuti dengan hukuman seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Richard terpisah. Semoga artikel - Inilah Pemicu Penembakan di Lapas Klas II B Sleman - bermanfaat.

turganteng's insight:

Yogyakarta - Inilah Pemicu Penembakan di Lapas Klas II B Sleman . 17 Orang dengan membawa senjata menyerbu Lapas Klas II B Sleman, Yogyakarta. Mereka menembak mati 4 tahanan. Diduga kasus penyerangan ini terkait tewasnya seorang prajurit Kopassus saat dikeroyok di sebuah cafe, Selasa (19/3) lalu. "Iya, ada kaitannya. Betul," ujar Kapolda DIY, Brigjen Sabar Rahardjo, Sabtu (23/3/2013). Beliau telah membenarkan bila penyerbuan lapas ini terkait kasus penusukan anggota Kopassus Sertu Santoso (31) yang dikeroyok di Cafe Hugo's Yogyakarta. Santoso tewas dan pelaku pengeroyokan langsung ditahan dan dititipkan di Lapas Kelas II B Sleman, Yogyakarta. Sebelumnya telah diberitakan Sertu Santoso (31), ditemukan tewas akibat perkelahian di Sleman. Menurut keterangan saksi, prajurit Kopassus TNI AD ini terlibat pertengkaran dengan sekelompok orang di sebuah kafe. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, setelah dikeroyok, korban Santoso kemudian dibawa ke RS Bethesda Yogyakarta. Namun korban meninggal dalam perjalanan. Korban yang beralamat di Kandang Menjangan, Kelurahan Pucangan, RT 01/14, Kartosuro, Sukoharjo, Jawa Tengah itu akan dimakamkan di kampung halamannya di Palembang, Sumatera Selatan. Sementara itu, Assintel Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Letkol Infantri Richard mengatakan, akan segera memastikan apakah pelaku penyerangan tersebut merupakan anggota Kopassus atau bukan. "Kita menyerahkan peristiwa ini ke pihak terkait dan akan ditindak lanjuti dengan hukuman seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Richard terpisah. Semoga artikel - Inilah Pemicu Penembakan di Lapas Klas II B Sleman - bermanfaat.

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Penyerbuan LP Cebongan Terungkap

Penyerbuan LP Cebongan Terungkap U, oknum Kopassus dari Kandang Menjangan Kartosuro, Solo yang menembak mati 4 tahanan di LP Cebongan, Sleman, punya alasan melakukan aksi penyerbuan itu. Dia ingin membalas jasa atas apa yang dilakukan Serka Heru yang tewas dibunuh 4 pelaku di Hugos Cafe. [caption id="attachment_1201" align="aligncenter" width="300" caption="ilustrasi"] [/caption] "Terhadap anggota Kopassus Serka Heru Santoso yang notabene adalah atasan langsung pelaku yang telah berjasa menyelamatkan pelaku pada saat melaksanakan operasi," kata Ketua Tim Investigasi Wadan Puspom AD Brigjen TNI Unggul K Yudhoyono. Hal itu disampaikan Unggul dalam jumpa pers di Kartika Media Center, Jl Abdurahman Saleh, Jakpus, Kamis (4/4/2013). Unggul tegas menyebut 4 tahanan itu sebagai preman. Aksi penyerbuan itu dilakukan 11 orang serta 1 eksekutor. Mereka melakukan penyerbuan di LP Cebongan karena berlatar belakang jiwa korsa yang kuat. "Dilatarbelakangi pembunuhan secara sadis dan brutal oleh kelompok preman," jelas Unggul. "Peristiwa penyerbuan LP Cebongan tersebut karena jiwa korsa yang kuat, di mana jiwa korsa merupaka ruh setiap militer. Namun diakui jiwa korsa terhadap penanganan ke kasus Sleman adalah jiwa korsa yang tidak tepat," tuturnya.

turganteng's insight:

Penyerbuan LP Cebongan Terungkap U, oknum Kopassus dari Kandang Menjangan Kartosuro, Solo yang menembak mati 4 tahanan di LP Cebongan, Sleman, punya alasan melakukan aksi penyerbuan itu. Dia ingin membalas jasa atas apa yang dilakukan Serka Heru yang tewas dibunuh 4 pelaku di Hugos Cafe. [caption id="attachment_1201" align="aligncenter" width="300" caption="ilustrasi"] [/caption] "Terhadap anggota Kopassus Serka Heru Santoso yang notabene adalah atasan langsung pelaku yang telah berjasa menyelamatkan pelaku pada saat melaksanakan operasi," kata Ketua Tim Investigasi Wadan Puspom AD Brigjen TNI Unggul K Yudhoyono. Hal itu disampaikan Unggul dalam jumpa pers di Kartika Media Center, Jl Abdurahman Saleh, Jakpus, Kamis (4/4/2013). Unggul tegas menyebut 4 tahanan itu sebagai preman. Aksi penyerbuan itu dilakukan 11 orang serta 1 eksekutor. Mereka melakukan penyerbuan di LP Cebongan karena berlatar belakang jiwa korsa yang kuat. "Dilatarbelakangi pembunuhan secara sadis dan brutal oleh kelompok preman," jelas Unggul. "Peristiwa penyerbuan LP Cebongan tersebut karena jiwa korsa yang kuat, di mana jiwa korsa merupaka ruh setiap militer. Namun diakui jiwa korsa terhadap penanganan ke kasus Sleman adalah jiwa korsa yang tidak tepat," tuturnya.

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

TEST

Berjuang demi pemerataan pembangunan, hal itu yang tersemat dan menjadi tanggung jawab Budi Utomo, seorang pegawai pajak yang bertugas di Kantor Penyuluhan Pelayanan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Ranai berada di paling Utara selat Karimata dan berbatasan langsung dengan perairan internasional. Sudah dua tahun lamanya, pria asal Yogyakarta ini harus rela meninggalkan keluarga tercinta demi bertugas di pulau terluar Indonesia agar terciptanya pemerataan pembangunan di Pulau Natuna. Pak Budi, begitu dia biasa dipanggil, bertugas sebagai kepala kantor KP2KP Ranai yang memberikan penyuluhan kepada warga Ranai tentang betapa pentingnya membayar pajak. Penyuluhan dia lakukan dengan berbagai cara, mulai dengan mengumpulkan seluruh perangkat daerah untuk diberikan pemahaman dan penyuluhan tentang pajak, sampai dengan beriklan menggunakan radio atau menyebar pamflet serta majalah tentang pentingnya membayar pajak. Tujuannya, agar masyarakat lokal sadar betapa pentingnya membayar pajak demi kesinambungan pembangunan negeri. Tidak hanya itu, Budi juga berkewajiban melayani dengan sabar dan penuh pengertian masyarakat lokal yang hendak mendaftarkan diri sebagai wajib pajak. "Dalam tugas penyuluhan ini banyak melakukan berbagai cara, disesuaikan dengan kondisi geografis dan karakter masyarakat setempat. Kemudian pemberian konsultasi, baik secara langsung maupun tidak langsung kita selalu siap berikan konsultasi, biasanya lewat telepon, e-mail, kita juga punya SMS setiap saat, siapapun yang menginginkan konsultasi melaui SMS," ujar Budi. Tentu tugas dan tanggung jawab ini tak mudah dilakukan oleh Budi. Apabila dilihat dari letak geografis tempat dia bertugas, Ranai yang merupakan wilayah kepulauan dan berada jauh dari pusat ekonomi, bisnis perkotaan. Ranai juga sebuah kota yang memiliki akses jalur darat yang curam dan terjal. Terlebih, pemahaman dan kesadaran masyarakat lokal tentang perpajakan masih sangat minim. Ditambah dengan bahasa keseharian penduduk Ranai yang menggunakan bahasa melayu Natuna mempersulit komunikasi yang harus dilakukan oleh Budi dalam menjalankan tugas. Tinggal di daerah pelosok tanah air dengan cakupan wilayah kepulauan yang luas memiliki risiko yang sangat tinggi dalam menjalankan tugasnya. Tak jarang saat hendak melakukan penyuluhan, dia harus melewati bukit terjal dan berliku, membelah hutan-hutan yang bersinggungan langsung dengan jurang yang curam. Budi dan kedua anak buahnya, Grace Febriyanto Ginting dan Slamet Pasaribu harus menempuh waktu berjam-jam demi melakukan penyuluhan kepada masyarakat lokal Ranai. Belum lagi jika bicara soal kehidupan sehari-hari yang harus dijalani di Ranai. Mereka harus tinggal di daerah yang belum dialiri listrik. Pemerintah daerah Natuna hanya mampu memberikan pelayanan listrik dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) saat malam hari. Ketika siang hari, masyarakat pun harus rela menjalani aktivitas tanpa listrik. "Ini merupakan wilayah pulau terluar memang itu kendala yang dihadapi. Sehari-hari ketika jaringan listrik dan internet kadang tidak bisa optimal, setiap hari listrik mati, jaringan internet juga seperti itu, dengan minimnya listrik itu setiap hari terganggu. Memang problem wilayah seperti itu. Tapi kita jalankan dengan senang hati, seoptimal mungkin demi masyarakat Ranai," tutur dia. Tanpa mal, pusat perbelanjaan, tempat rekreasi dan hiburan seperti di kota besar juga menjadi pola hidup keseharian yang harus dijalani para pegawai KP2KP Ranai. Sungguh luar biasa hebat perjuangan Budi dan kawan-kawan demi terciptanya pemerataan pembangunan. "Tidak ada hiburan di sini, paling-paling mancing, naik gunung Ranai," sambung Slamet yang juga sudah merasakan kehidupan di Ranai selama dua tahun. Biaya hidup di Ranai pun jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan kota besar seperti Jakarta. Kendaraan umum yang tersedia bagi masyarakat bisa dihitung dengan jari. Sekali makan di warung-warung pinggir jalan sekalipun, harus merogoh kocek dua kali lipat dari harga di Jakarta. Wajar saja memang, untuk sampai ke Ranai, biaya transportasi pengantar barang-barang dan kebutuhan pokok tentu sangat mahal. Kerinduan bagi para pegawai KP2KP Ranai pada keluarga pun semakin terasa ketika ongkos transportasi yang ada di sana pun tergolong mahal. Maklum, jika ingin keluar dari Ranai, hanya ada transportasi pesawat yang biayanya lebih dari Rp 1 juta sekali jalan. Memang ada transportasi yang lebih murah, yakni dengan menggunakan kapal perintis. Tetapi, butuh waktu lebih panjang jika ingin pulang kampung lewat jalur laut. Untuk sampai ke Tanjung Pinang saja, harus bermalam dua hari di laut. Sementara, waktu libur hanya pada hari Sabtu dan Miinggu. "Kalau sudah rindu dengan ibu di rumah, yah paling telepon. Kalau pulang biaya mahal," jelas Grace yang demi menjalankan tugas di Ranai harus meninggalkan ibunya seorang diri di Medan. "Dukanya, di sini sepi, jauh dari keluarga itu jelas," sambung Slamet. Untuk itu Budi dan pegawai KP2KP Ranai lainnya harus berpikir berkali-kali jika ingin melepas rindu dengan sanak keluarga di kampung halaman. Akan tetapi, kerja keras dan perjuangan tanpa pamrih tentu saja terus dilakukan oleh ketiganya meski harus merantau meninggalkan orangtua, istri dan anak di kampung halaman tercinta. Benar saja, menurut data Kantor Pelayanan Pajak Tanjung Pinang yang menaungi KP2KP Ranai, tren kepatuhan wajib pajak semenjak KP2KP Ranai berdiri pada tahun 2009 terus meningkat dari tahun ke tahun. APBD yang dihasilkan Kabupaten Natuna tahun 2012 mencapai Rp 1,2 triliun. Sementara tahun 2013, APBD Natuna meningkat tajam hingga Rp 1,5 triliun. Pembangunan yang terjadi di Pulau Natuna pun terlihat meningkat. Meski berada jauh dari ibu kota negara dan provinsi, bukan berarti Pulau Natuna menjadi daerah tertinggal. Di pulau seluas 3.420 Km persegi ini, sudah terbangun Masjid Agung Natuna nan megah, fasilitas RSUD Natuna yang tak kalah dari rumah sakit di perkotaan besar lainnya. Puskesmas bagi penduduk lokal pun bisa dibangun berkat pajak. Pembangunan sekolah negeri dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat pun bisa dilakukan karena pajak, sehingga pendidikan bagi anak-anak penduduk lokal tercapai. Infrastruktur bangunan yang meski terdiri dari perbukitan dan hutan, akses jalan yang ada di Pulau Natuna tergolong baik, karena telah menggunakan aspal layaknya kota besar. Tak terbayangkan jika pulau Natuna yang kaya akan sumber daya alam ini tidak dikelola oleh para pegawai pajak seperti Budi, Grace dan Slamet.

turganteng's insight:

Berjuang demi pemerataan pembangunan, hal itu yang tersemat dan menjadi tanggung jawab Budi Utomo, seorang pegawai pajak yang bertugas di Kantor Penyuluhan Pelayanan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Ranai berada di paling Utara selat Karimata dan berbatasan langsung dengan perairan internasional. Sudah dua tahun lamanya, pria asal Yogyakarta ini harus rela meninggalkan keluarga tercinta demi bertugas di pulau terluar Indonesia agar terciptanya pemerataan pembangunan di Pulau Natuna. Pak Budi, begitu dia biasa dipanggil, bertugas sebagai kepala kantor KP2KP Ranai yang memberikan penyuluhan kepada warga Ranai tentang betapa pentingnya membayar pajak. Penyuluhan dia lakukan dengan berbagai cara, mulai dengan mengumpulkan seluruh perangkat daerah untuk diberikan pemahaman dan penyuluhan tentang pajak, sampai dengan beriklan menggunakan radio atau menyebar pamflet serta majalah tentang pentingnya membayar pajak. Tujuannya, agar masyarakat lokal sadar betapa pentingnya membayar pajak demi kesinambungan pembangunan negeri. Tidak hanya itu, Budi juga berkewajiban melayani dengan sabar dan penuh pengertian masyarakat lokal yang hendak mendaftarkan diri sebagai wajib pajak. "Dalam tugas penyuluhan ini banyak melakukan berbagai cara, disesuaikan dengan kondisi geografis dan karakter masyarakat setempat. Kemudian pemberian konsultasi, baik secara langsung maupun tidak langsung kita selalu siap berikan konsultasi, biasanya lewat telepon, e-mail, kita juga punya SMS setiap saat, siapapun yang menginginkan konsultasi melaui SMS," ujar Budi. Tentu tugas dan tanggung jawab ini tak mudah dilakukan oleh Budi. Apabila dilihat dari letak geografis tempat dia bertugas, Ranai yang merupakan wilayah kepulauan dan berada jauh dari pusat ekonomi, bisnis perkotaan. Ranai juga sebuah kota yang memiliki akses jalur darat yang curam dan terjal. Terlebih, pemahaman dan kesadaran masyarakat lokal tentang perpajakan masih sangat minim. Ditambah dengan bahasa keseharian penduduk Ranai yang menggunakan bahasa melayu Natuna mempersulit komunikasi yang harus dilakukan oleh Budi dalam menjalankan tugas. Tinggal di daerah pelosok tanah air dengan cakupan wilayah kepulauan yang luas memiliki risiko yang sangat tinggi dalam menjalankan tugasnya. Tak jarang saat hendak melakukan penyuluhan, dia harus melewati bukit terjal dan berliku, membelah hutan-hutan yang bersinggungan langsung dengan jurang yang curam. Budi dan kedua anak buahnya, Grace Febriyanto Ginting dan Slamet Pasaribu harus menempuh waktu berjam-jam demi melakukan penyuluhan kepada masyarakat lokal Ranai. Belum lagi jika bicara soal kehidupan sehari-hari yang harus dijalani di Ranai. Mereka harus tinggal di daerah yang belum dialiri listrik. Pemerintah daerah Natuna hanya mampu memberikan pelayanan listrik dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) saat malam hari. Ketika siang hari, masyarakat pun harus rela menjalani aktivitas tanpa listrik. "Ini merupakan wilayah pulau terluar memang itu kendala yang dihadapi. Sehari-hari ketika jaringan listrik dan internet kadang tidak bisa optimal, setiap hari listrik mati, jaringan internet juga seperti itu, dengan minimnya listrik itu setiap hari terganggu. Memang problem wilayah seperti itu. Tapi kita jalankan dengan senang hati, seoptimal mungkin demi masyarakat Ranai," tutur dia. Tanpa mal, pusat perbelanjaan, tempat rekreasi dan hiburan seperti di kota besar juga menjadi pola hidup keseharian yang harus dijalani para pegawai KP2KP Ranai. Sungguh luar biasa hebat perjuangan Budi dan kawan-kawan demi terciptanya pemerataan pembangunan. "Tidak ada hiburan di sini, paling-paling mancing, naik gunung Ranai," sambung Slamet yang juga sudah merasakan kehidupan di Ranai selama dua tahun. Biaya hidup di Ranai pun jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan kota besar seperti Jakarta. Kendaraan umum yang tersedia bagi masyarakat bisa dihitung dengan jari. Sekali makan di warung-warung pinggir jalan sekalipun, harus merogoh kocek dua kali lipat dari harga di Jakarta. Wajar saja memang, untuk sampai ke Ranai, biaya transportasi pengantar barang-barang dan kebutuhan pokok tentu sangat mahal. Kerinduan bagi para pegawai KP2KP Ranai pada keluarga pun semakin terasa ketika ongkos transportasi yang ada di sana pun tergolong mahal. Maklum, jika ingin keluar dari Ranai, hanya ada transportasi pesawat yang biayanya lebih dari Rp 1 juta sekali jalan. Memang ada transportasi yang lebih murah, yakni dengan menggunakan kapal perintis. Tetapi, butuh waktu lebih panjang jika ingin pulang kampung lewat jalur laut. Untuk sampai ke Tanjung Pinang saja, harus bermalam dua hari di laut. Sementara, waktu libur hanya pada hari Sabtu dan Miinggu. "Kalau sudah rindu dengan ibu di rumah, yah paling telepon. Kalau pulang biaya mahal," jelas Grace yang demi menjalankan tugas di Ranai harus meninggalkan ibunya seorang diri di Medan. "Dukanya, di sini sepi, jauh dari keluarga itu jelas," sambung Slamet. Untuk itu Budi dan pegawai KP2KP Ranai lainnya harus berpikir berkali-kali jika ingin melepas rindu dengan sanak keluarga di kampung halaman. Akan tetapi, kerja keras dan perjuangan tanpa pamrih tentu saja terus dilakukan oleh ketiganya meski harus merantau meninggalkan orangtua, istri dan anak di kampung halaman tercinta. Benar saja, menurut data Kantor Pelayanan Pajak Tanjung Pinang yang menaungi KP2KP Ranai, tren kepatuhan wajib pajak semenjak KP2KP Ranai berdiri pada tahun 2009 terus meningkat dari tahun ke tahun. APBD yang dihasilkan Kabupaten Natuna tahun 2012 mencapai Rp 1,2 triliun. Sementara tahun 2013, APBD Natuna meningkat tajam hingga Rp 1,5 triliun. Pembangunan yang terjadi di Pulau Natuna pun terlihat meningkat. Meski berada jauh dari ibu kota negara dan provinsi, bukan berarti Pulau Natuna menjadi daerah tertinggal. Di pulau seluas 3.420 Km persegi ini, sudah terbangun Masjid Agung Natuna nan megah, fasilitas RSUD Natuna yang tak kalah dari rumah sakit di perkotaan besar lainnya. Puskesmas bagi penduduk lokal pun bisa dibangun berkat pajak. Pembangunan sekolah negeri dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat pun bisa dilakukan karena pajak, sehingga pendidikan bagi anak-anak penduduk lokal tercapai. Infrastruktur bangunan yang meski terdiri dari perbukitan dan hutan, akses jalan yang ada di Pulau Natuna tergolong baik, karena telah menggunakan aspal layaknya kota besar. Tak terbayangkan jika pulau Natuna yang kaya akan sumber daya alam ini tidak dikelola oleh para pegawai pajak seperti Budi, Grace dan Slamet.

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Wanita-wanita cantik dibalik kasus daging sapi impor

Setelah muncul nama Ayu Azhari, kini seorang model seksi bernama Vitalia Sesha Sesha ikut terseret dalam pusaran kasus ini.

turganteng's insight:

Setelah muncul nama Ayu Azhari, kini seorang model seksi bernama Vitalia Sesha Sesha ikut terseret dalam pusaran kasus ini.

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Tips memilih toko online

Tips memilih toko online. Dewasa sering kita menjumpai fenomena menjamurnya online marketing, melalui sebuah Toko Online. Bagi seorang pengusaha, Toko Online merupakan etalase untuk menampilkan barang dagangannya. Toko Online memudahkan pengusaha menjajakan produknya (baik barang maupun jasa) dan sebaliknya kita selaku konsumen, mudah dan semakin leluasa berbelanja. Nah, terkait dengan banyaknya Toko Online, terlebih di Indonesia, maka kita selaku konsumen musti bijak dalam berbelanja online. Belanja teraman tentu saja di website yang sudah memiliki reputasi yang baik. Namun ada kalanya produk yang kita cari adalah di website yang tidak terkenal atau tidak punya ranking, bahkan juga di blog gratisan. Saya sendiri lebih suka browsing di online shop milik pribadi karena mayoritas produk mereka, terutama kerajinan, unik. Meski demikian banyak pula yang menjual produk yang sama. Mudahnya membuka etalase berupa online shop, membuat siapa saja, wirausahawan betulan atau baru coba-coba, bisa begitu saja menjual produk yang sedang laku di pasaran. Keputusan membeli akhirnya ada pada konsumen, apakah mencari produk asal murah atau juga memperhatikan kualitas. Kebanyakan konsumen pertama kali tertarik adalah harganya yang murah. Pemilik toko online-pun sebaliknya, akan terus mematai-matai toko dengan produk sejenis untuk memasang harga yang lebih murah. Pembeli hendaknya jeli memilih toko online yang percaya diri dengan harganya sendiri, meskipun tidak lebih murah dari produk sejenis yang dijual toko online lain. Jika pemilik toko online sudah percaya diri, maka diharapkan produk yang dijual sesuai dengan harganya. Kelemahan pembeli disini adalah karena hanya melihat foto dan harga murah, tidak melihat langsung produk tersebut. Keduanya bisa saja tidak sama atau tidak sesuai. Ada anggapan website berbayar lebih bisa dipercaya daripada website gratisan karena kepemilikannya bisa dicek. Itu tidak sepenuhnya benar. Kepemilikan website bisa saja tidak sesuai. Yang perlu dicermati adalah kegiatan di website atau blog tersebut. Website atau blog belanja online yang lama tidak di-update ada beberapa kemungkinan, antara lain karena memang sudah ditinggalkan pemiliknya atau pemiliknya sibuk dengan toko offline-nya. Ada pula yang beranggapan, yang aman adalah toko online yang juga memiliki toko offline. Ini juga tidak sepenuhnya benar. Karena ide adanya toko online adalah untuk mengurangi bahkan meniadakan kegiatan jual beli offline. Saya sendiri lebih percaya dengan Toko Online yang mencantumkan alamat jelas, baik berupa toko offline atau cuma alamat rumah apalagi mencatumkan peta lokasi toko offline atau kantor. Bukti transfer, bukti pengiriman barang dan testimoni juga merupakan alat promosi toko online yang meyakinkan. Namun disana tetap ada kemungkinan keluhan konsumen. Toko online yang baik tidak akan takut mencantumkan keluhan konsumen, karena didunia ini tidak ada yang sempurna. Tidak mungkin tidak ada kesalahan. Tidak mungkin selamanya dipuji-puji. Yang penting toko online itu bertanggung jawab dengan semestinya. Tips tambahan. Hanya berkomunikasi dengan nomor yang tercantum dalam website toko online tersebut, dan melakukan pembayaran melalui rekening yang tercantum (setelah melakukan konfirmasi ke penjual) dan jangan lupa melakukan konfirmasi atas pembayaran tersebut. Pernah terjadi kasus, ini merupakan kejadian nyata, seorang melakukan transaksi di sebuah toko online, yang adalah rekan saya sendiri. Dan hingga akhirnya ntah bagaimana muasalnya, pembeli melakukan transfer pembayaran ke rekening berbeda, tidak seperti yang tercantum dalam situs toko online penjual. Yang ternyata terjadi adalah, si pembeli melakukan pembayaran/ transfer ke rekening bank yang berbeda dengan yang tercantum dalam website Toko Online yang bersangkutan, melainkan ke pegawai, dan tidak dilaporkan sebagai pembayaran ke perusahaan. untunglah, semua bisa diklarifikasi. Dan memang benar ternyata si pegawai mengakui kecurangan yang dilakukannya. semoga artikel " tips memilih toko online " dapat bermanfaat. Selamat berbelanja..

turganteng's insight:

Tips memilih toko online. Dewasa sering kita menjumpai fenomena menjamurnya online marketing, melalui sebuah Toko Online. Bagi seorang pengusaha, Toko Online merupakan etalase untuk menampilkan barang dagangannya. Toko Online memudahkan pengusaha menjajakan produknya (baik barang maupun jasa) dan sebaliknya kita selaku konsumen, mudah dan semakin leluasa berbelanja. Nah, terkait dengan banyaknya Toko Online, terlebih di Indonesia, maka kita selaku konsumen musti bijak dalam berbelanja online. Belanja teraman tentu saja di website yang sudah memiliki reputasi yang baik. Namun ada kalanya produk yang kita cari adalah di website yang tidak terkenal atau tidak punya ranking, bahkan juga di blog gratisan. Saya sendiri lebih suka browsing di online shop milik pribadi karena mayoritas produk mereka, terutama kerajinan, unik. Meski demikian banyak pula yang menjual produk yang sama. Mudahnya membuka etalase berupa online shop, membuat siapa saja, wirausahawan betulan atau baru coba-coba, bisa begitu saja menjual produk yang sedang laku di pasaran. Keputusan membeli akhirnya ada pada konsumen, apakah mencari produk asal murah atau juga memperhatikan kualitas. Kebanyakan konsumen pertama kali tertarik adalah harganya yang murah. Pemilik toko online-pun sebaliknya, akan terus mematai-matai toko dengan produk sejenis untuk memasang harga yang lebih murah. Pembeli hendaknya jeli memilih toko online yang percaya diri dengan harganya sendiri, meskipun tidak lebih murah dari produk sejenis yang dijual toko online lain. Jika pemilik toko online sudah percaya diri, maka diharapkan produk yang dijual sesuai dengan harganya. Kelemahan pembeli disini adalah karena hanya melihat foto dan harga murah, tidak melihat langsung produk tersebut. Keduanya bisa saja tidak sama atau tidak sesuai. Ada anggapan website berbayar lebih bisa dipercaya daripada website gratisan karena kepemilikannya bisa dicek. Itu tidak sepenuhnya benar. Kepemilikan website bisa saja tidak sesuai. Yang perlu dicermati adalah kegiatan di website atau blog tersebut. Website atau blog belanja online yang lama tidak di-update ada beberapa kemungkinan, antara lain karena memang sudah ditinggalkan pemiliknya atau pemiliknya sibuk dengan toko offline-nya. Ada pula yang beranggapan, yang aman adalah toko online yang juga memiliki toko offline. Ini juga tidak sepenuhnya benar. Karena ide adanya toko online adalah untuk mengurangi bahkan meniadakan kegiatan jual beli offline. Saya sendiri lebih percaya dengan Toko Online yang mencantumkan alamat jelas, baik berupa toko offline atau cuma alamat rumah apalagi mencatumkan peta lokasi toko offline atau kantor. Bukti transfer, bukti pengiriman barang dan testimoni juga merupakan alat promosi toko online yang meyakinkan. Namun disana tetap ada kemungkinan keluhan konsumen. Toko online yang baik tidak akan takut mencantumkan keluhan konsumen, karena didunia ini tidak ada yang sempurna. Tidak mungkin tidak ada kesalahan. Tidak mungkin selamanya dipuji-puji. Yang penting toko online itu bertanggung jawab dengan semestinya. Tips tambahan. Hanya berkomunikasi dengan nomor yang tercantum dalam website toko online tersebut, dan melakukan pembayaran melalui rekening yang tercantum (setelah melakukan konfirmasi ke penjual) dan jangan lupa melakukan konfirmasi atas pembayaran tersebut. Pernah terjadi kasus, ini merupakan kejadian nyata, seorang melakukan transaksi di sebuah toko online, yang adalah rekan saya sendiri. Dan hingga akhirnya ntah bagaimana muasalnya, pembeli melakukan transfer pembayaran ke rekening berbeda, tidak seperti yang tercantum dalam situs toko online penjual. Yang ternyata terjadi adalah, si pembeli melakukan pembayaran/ transfer ke rekening bank yang berbeda dengan yang tercantum dalam website Toko Online yang bersangkutan, melainkan ke pegawai, dan tidak dilaporkan sebagai pembayaran ke perusahaan. untunglah, semua bisa diklarifikasi. Dan memang benar ternyata si pegawai mengakui kecurangan yang dilakukannya. semoga artikel " tips memilih toko online " dapat bermanfaat. Selamat berbelanja..

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Alasan untuk tidak memiliki pacar perokok

Alasan untuk tidak memiliki pacar perokok kamu bukan seorang perokok? kamu sedang sedang mempunyai gebetan atau pacar? Ada baiknya sebelum berkencan dengan seseorang, pastikan juga pasangan kamu juga tidak merokok. Karena jika kamu menjadi perokok pasif pun bisa mendatangkan masalah kesehatan. Berikut ini adalah Alasan untuk tidak memiliki pacar perokok: 1. Mengganggu Kencan Di setiap tempat seperti kafe, restoran, atau bioskop sudah pasti memiliki aturan untuk tidak merokok di dalam ruangan. Jika pacar kamu adalah seorang perokok maka ia akan banyak mengambil waktu untuk keluar dan merokok di luar. Hal ini bisa menyita banyak waktu kamu bersamanya. 2. Menjadi Perokok Pasif Jika kamu berkencan dengan seorang perokok, maka dia akan merokok disekitar kamu. Hal ini membuat kamu menjadi perokok pasif yang bisa mendatangkan bahaya bagi kesehatan. Peneliti mengungkapkan studi pertama kali ini menemukan hubungan yang signifikan antara perokok pasif dan penyakit saraf. Diketahui bernapas dalam satu ruangan dengan asap rokok meningkatkan risiko demensia parah. Pada beberapa studi sebelumnya didapatkan perokok pasif berisiko mengalami penyakit jantung, kanker paru dan juga masalah pernapasan yang serius. 3. Mulutnya Bau Merokok membuat bibir si dia menghitam. Tidak hanya itu mulutnya pun menjadi bau karena keseringan mengisap asap tembakau. 4. Aroma Perokok Tidak peduli seberapa banyak ia memakai deodoran atau parfum aroma tembakau akan mengikutinya. Jadi bukan saja mulutnya yang bau, bajunya pun bau khas perokok. Alhasil kamu akan dikuntit aura asap rokok. 5. Lubang di Mana-mana Perokok memiliki kebiasaan yang buruk yaitu membuat lubang akibat bara api di pakaian mereka. Jika tidak hati-hati, rokok itu juga bisa menyebabkan lubang di pakaian modis kamu. Jadi, jika kamu bukan seorang perokok ada baiknya kamu mempertimbangkan teman kencan kamu jika ia merokok. Tetapi, bila kamu yang merokok pertimbangkanlah untuk berhenti merokok jika kamu menginginkan kencan yang disukai pasangan. Belum lagi berbagai alasan negatif tentang bahaya yang mengancam para perokok, diantaranya menyebabkan disfungsi ereksi pada pria. Nah, mau punya pasangan yang memiliki disfungsi ereksi? semoga artikel Alasan untuk tidak memiliki pacar perokok ini dapat bermanfaat. sumber: boldsky.com, Minggu (3/3/2013)

turganteng's insight:

Alasan untuk tidak memiliki pacar perokok kamu bukan seorang perokok? kamu sedang sedang mempunyai gebetan atau pacar? Ada baiknya sebelum berkencan dengan seseorang, pastikan juga pasangan kamu juga tidak merokok. Karena jika kamu menjadi perokok pasif pun bisa mendatangkan masalah kesehatan. Berikut ini adalah Alasan untuk tidak memiliki pacar perokok: 1. Mengganggu Kencan Di setiap tempat seperti kafe, restoran, atau bioskop sudah pasti memiliki aturan untuk tidak merokok di dalam ruangan. Jika pacar kamu adalah seorang perokok maka ia akan banyak mengambil waktu untuk keluar dan merokok di luar. Hal ini bisa menyita banyak waktu kamu bersamanya. 2. Menjadi Perokok Pasif Jika kamu berkencan dengan seorang perokok, maka dia akan merokok disekitar kamu. Hal ini membuat kamu menjadi perokok pasif yang bisa mendatangkan bahaya bagi kesehatan. Peneliti mengungkapkan studi pertama kali ini menemukan hubungan yang signifikan antara perokok pasif dan penyakit saraf. Diketahui bernapas dalam satu ruangan dengan asap rokok meningkatkan risiko demensia parah. Pada beberapa studi sebelumnya didapatkan perokok pasif berisiko mengalami penyakit jantung, kanker paru dan juga masalah pernapasan yang serius. 3. Mulutnya Bau Merokok membuat bibir si dia menghitam. Tidak hanya itu mulutnya pun menjadi bau karena keseringan mengisap asap tembakau. 4. Aroma Perokok Tidak peduli seberapa banyak ia memakai deodoran atau parfum aroma tembakau akan mengikutinya. Jadi bukan saja mulutnya yang bau, bajunya pun bau khas perokok. Alhasil kamu akan dikuntit aura asap rokok. 5. Lubang di Mana-mana Perokok memiliki kebiasaan yang buruk yaitu membuat lubang akibat bara api di pakaian mereka. Jika tidak hati-hati, rokok itu juga bisa menyebabkan lubang di pakaian modis kamu. Jadi, jika kamu bukan seorang perokok ada baiknya kamu mempertimbangkan teman kencan kamu jika ia merokok. Tetapi, bila kamu yang merokok pertimbangkanlah untuk berhenti merokok jika kamu menginginkan kencan yang disukai pasangan. Belum lagi berbagai alasan negatif tentang bahaya yang mengancam para perokok, diantaranya menyebabkan disfungsi ereksi pada pria. Nah, mau punya pasangan yang memiliki disfungsi ereksi? semoga artikel Alasan untuk tidak memiliki pacar perokok ini dapat bermanfaat. sumber: boldsky.com, Minggu (3/3/2013)

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Kisah kopassus Eksekutor Cebongan dan Alm Sertu Santoso Jiwa korsa

Kisah kopassus Eksekutor Cebongan dan Alm Sertu Santoso Jiwa korsa. Bagi prajurit Kopassus memang antara hidup dan mati. Arti jiwa korsa ternyata tidak sesempit yang diramaikan orang. Kisah jiwa korps di Kopassus, cukup mendirikan bulu kuduk dan membuat kita merinding. Dan untuk kasus yang sedang ramai dibicarakan, siapa sangka, jika eksekutor Cebongan pernah berhutang nyawa terhadap (alm) Srt Santoso, seperti yang pernah diumumkan oleh Ketua tim Penyelidikan Kasus Cebongan, Brigjen Unggul K. Yudhoyono, Itu juga karena jiwa korsa yang kuat. Fakta yang bisa dirunut dan berhasil dihimpun dari orang-orang terdekat, inisial Serda “U” pernah diselamatkan oleh Sertu Santoso saat satu regu Tim Kopassus, terjebak dalam penghadangan oleh Gerakan Aceh Merdeka yang jumlahnya lebih besar. Mereka juga pernah terlibat dalam pertempuran tidak seimbang antara Tim Kopassus yg jumlahnya hanya belasan orang melawan pasukan Gam yang jumlahnya ditaksir sekitar 70 an orang bersenjata lengkap. Pratu ” U ” dan Serda Santoso juga pernah bergantian menggendong anggota yang terluka bernama Bowo. Akhirnya pratu Bowo berhasil diselamatkan setelah 2 jam menempuh perjalanan di medan sulit dan berhasil diangkut oleh Helikopter Bolco AURI, waktu itu penerbangnya Lettu pnb Dharma selaku copilot (bisa ditelusuri kepada yang bersangkutan). Mungkin penerbang itu sekarang berpangkat Mayor. Sebelum menguak kisah jiwa korsa eksekutor Cebongan, ada beberapa kisah jiwa korsa di lingkungan Kopassus yang pernah terjadi, bukan pepesan kosong. Contohnya : Praka Suparlan ( menjadi Pahlawan dan namanya diabadikan menjadi nama Lanud di Pusat pendidikan Kopassus Batujajar). Ia adalah seorang prajurit Komando yang seorang diri menahan gerombolan fretilin demi meloloskan sertu Dudung yg tertembak di paha dan dibopong rekan-rekannya. Mereka berhasil selamat meskipun Suparlan akhirnya gugur dibantai oleh Fretilin karena kehabisan peluru. Kisah Suparlan ini juga diakui oleh Panglima Negara Timor Leste, Mayor Jenderal Lere saat ini. Ada pula kisah Praka Sutiyono, yang rela mengorbankan nyawa demi keselamatan rekan-rekannya. Dalam operasi pembebasan sandera Mapnduma, sebuah helikopter TNI AD yang berisi 12 orang prajurit Kopassus jatuh dan terbakar. Pada saat jatuh setelah menyambar pohon, para prajurit Kopassus sebagian besar pingsan dan beberapa orang masih hidup. Namun hanya Praka Sutiyono yang masih sehat dan terlempar keluar pesawat. Lalu dengan sisa-sisa tenaganya ia berhasil menyeret keluar satu persatu. Diantaranya yang berhasil selamat adalah Pratu Jayus (sekarang masih hidup berpangkat Serma, dan bisa ditanya langsung). Namun nahas bagi Pratu Sutiyono, saat hendak melepaskan seatbealt copilot, mendadak pesawat meledak dan terbakar. Akibatnya Praka Sutiyono dan 3 orang lainnya ikut tewas di dalamnya. Semua peristiwa itu disaksikan oleh Pratu Jayus yang mengalami patah kaki dan tidak bisa bergerak. Ia pun berhutang nyawa kepada Alm. Pratu Sutiyono. Kisah lainnya adalah Pratu Heroik (Namanya memang Heroik, tidak dibuat-buat). Dalam suatu kontak senjata, pasca kontak tembak, ia sendirian mencari rekannya yang terluka. Setelah rekannya berhasil ditemukan, seorang diri dia berusaha memanggul rekannya yang terluka, namun malang, seorang anggota GAM yang masih hidup memuntahkan peluru ke arah Pratu Heroik. Ia tewas seketika. Sementara rekannya yang terluka justru hidup sampai sekarang. Masih banyak kisah-kisah lain tentang jiwa korps yang pernah dialami oleh prajurit Kopassus. Nah, sekarang bagaimana kisah Sersan “U” tentang jiwa korsa dan heroisme. Pada periode antara tahun 2002 sd 2003, Pratu “U”, masuk dalam Tim penugasan sebagai anggota Tim Sus, Detasemen Tempur Khusus, untuk melibas Gerakan Aceh Merdeka. Menurut catatan pada waktu itu kekuatan Gerakan Aceh Merdeka kurang lebih 8000 orang dengan senjata kurang lebih 5000 pucuk. Tim Sus, dengan persenjataan lengkap diberangkatkan ke Aceh untuk melaksanakan tugas. Sebelum berangkat, seluruh anggota tim menandatangani pernyataan : “Siap untuk menang, berhasil dalam tugas atau mati pulang tinggal nama”. Meskipun sebagian diantara mereka sudah berkeluarga, penandatanganan itu tidak pernah disampaikan kepada istri masing-masing. Berangkatlah Tim menuju ke Aceh. Dalam suatu pertempuran pertama, Tim berhasil menewaskan 7 orang Gerakan Aceh Merdeka. Pada kisah berkutnya, pernah suatu ketika, rombongan Pratu “U” dihadang oleh gerombolan GAM di daerah Krueng Jawa, Aceh utara. Waktu itu prajurit satu “U” adalah seorang pengemudi Defender pembawa AGL (Automatic Granade Launcher), senjata andalan Kopassus. Penghadangan yang dipersiapkan oleh puluhan anggota GAM, terhadap beberapa orang personel Kopassus itu tetap saja, membuat satuan kecil itu keteteran. Belasan personel Kopassus masuk ke dalam Killing Ground musuh. Mereka bertahan mati-matian diantara kendaraan dan sebagian keluar dari kendaraan untuk membalas tembakan terhadap musuh. Pertempuran antara kelompok Gerakan Aceh Merdeka dengan beberapa personil Kopassus itu seharusnya dimenangkan oleh GAM. Namun dengan adanya perlawanan sengit dan tembakan yang lebih terbidik, kelompok GAM mulai terdesak. Sementara Pratu “U” yang berada di kendaraan paling depan, berada pada posisi yang sangat tidak menguntungkan. Ia terus dihujani tembakan. Bahkan sebuah bom meledak di tengah jalan, meskipun tidak berhasil melukai prajurit Kopassus. Dalam kondisi terjepit seperti itu, muncullah satu regu pimpinan Serda Santoso untuk memperkuat kedudukan Tim Kopassus. Rencananya memang hari itu dua kendaraan yang berisi satu tim prajurit Kopassus akan memperkuat regu yang dipimpin oleh Serda Santoso. Sehingga kedatangan regu Serda Santoso sangat membantu posisi tim Kopassus yang sedang dihadang musuh. Dalam lindungan tembakan dari kelompok Serda Santoso dan beberapa anggotanya, pratu “U” berhasil ditarik keluar dari kendaraan agar tidak terus menerus menjadi sasaran tembakan. Akhirnya karena perlawanan yang kuat dan tambahan perkuatan dari Serda Santoso Tim Kopassus berhasil memaksa GAM mundur dari kedudukannya. Mobil memang penuh dengan lubang peluru. Karena perlawanan sengit, kelompok Gerakan Aceh Merdeka akhirnya meninggalkan tempat penghadangan. Konon, tim penghadang sudah menunggu di sekitar lokasi itu selama beberapa hari. Hal ini bisa diketahui dari bekas2 bivak dan bahan makanan yang mereka masak untuk menghadang pasukan TNI. Kisah berikutnya adalah peristiwa kontak tembak antara tim Kopassus (Regu Alm. Serda Santoso dan anggotanya diantaranya Pratu “U”) dengan Personel Gerakan Aceh merdeka di Aceh Utara, di wilayah sekitar Tanah Luas. Setelah bergerak selama kurang lebih 9 hari tim Kopassus akhirnya berhasil menemukan sebuah Kamp gerakan Aceh Merdeka. Jumlah kelompok itu tidak tanggung-tanggung, kurang lebih 200 orang. Jumlah itu diketahui dari jumlah barak dan keterangan dari simpatisan mereka. Pada sore hari sebelumnya, tim Kopassus akan menyeberang sebuah sungai selebar 75 meter. Menurut informasi, musuh berada di seberang sungai Biram. Sungai itu cukup lebar, namun dangkal. Karena habis hujan deras pada siang harinya, aliran sungai menjadi deras. Penyeberangan diurungkan karena sungai masih terlalu deras. Keputusan menunda penyeberangan, rupanya sebuah keputusan yang tepat karena, pasukan Gam berjumlah seratusan orang sudah menunggu di seberang sungai, siap menghabisi kelompok Kopassus. Pada keesokan harinya, rencana penyeberangan akan dilanjutkan dengan titik penyeberangan yang berbeda. Pasukan Tim Kopassus kembali mencoba menyeberangi sungai. Pada saat kelompok itu mendekat ke arah sungai, kelompok tim Kopassus langsung menerima tembakan salvo pertama, disusul tembakan gencar dari pinggir sungai. Pada saat itu, kelompok pratu “U” bersama-sama dengan Serda Santoso berada di depan, sebagai tim pertama yang akan menyeberang. Posisi itu sungguh sangat sulit. Satu regu pasukan di depan itu mendapat tembakan yang sangat gencar dari musuh. Serda Santoso dan Pratu “U” harus berjuang mati-matian saling melindungi untuk menahan tembakan dari musuh. Nahas bagi Pratu Bowo, karena tembakan dari musuh mengenai pantatnya. Pratu bowo terluka parah. Pasukan depan itu terus mendapat tembakan dari musuh. Pada saat itu memang situasi sangat sulit dan kurang menguntungkan bagi tim terdepan. Tembakan yang sangat padat, memaksa tim berlindung dalam kubangan-kubangan air di tepi sungai, diantara rerimbunan pohon coklat. Pada saat itu, tim lain yang berada tidak jauh dari tempat itu segera merapat dan membantu membalas tembakan, termasuk melempar granat dengan granat pelontar dan sempat pula ditembakkan senjata Armbrush. Setelah bunyi Armbrush yang menggelegar baru musuh mulai mengurangi tembakannya. Kesempatan itu digunakan oleh Serda Santoso bersama beberapa anak buahnya untuk memberikan pertolongan kepada Pratu Bowo yang mengalami luka tembak. Rupanya lukanya Pratu Bowo cukup parah. Luka tembak menganga sebesar botol aqua itu, membuat korban sangat menderita. Serda Santoso dengan susah payah bersama anggota lainnya, trmasuk

turganteng's insight:

Kisah kopassus Eksekutor Cebongan dan Alm Sertu Santoso Jiwa korsa. Bagi prajurit Kopassus memang antara hidup dan mati. Arti jiwa korsa ternyata tidak sesempit yang diramaikan orang. Kisah jiwa korps di Kopassus, cukup mendirikan bulu kuduk dan membuat kita merinding. Dan untuk kasus yang sedang ramai dibicarakan, siapa sangka, jika eksekutor Cebongan pernah berhutang nyawa terhadap (alm) Srt Santoso, seperti yang pernah diumumkan oleh Ketua tim Penyelidikan Kasus Cebongan, Brigjen Unggul K. Yudhoyono, Itu juga karena jiwa korsa yang kuat. Fakta yang bisa dirunut dan berhasil dihimpun dari orang-orang terdekat, inisial Serda “U” pernah diselamatkan oleh Sertu Santoso saat satu regu Tim Kopassus, terjebak dalam penghadangan oleh Gerakan Aceh Merdeka yang jumlahnya lebih besar. Mereka juga pernah terlibat dalam pertempuran tidak seimbang antara Tim Kopassus yg jumlahnya hanya belasan orang melawan pasukan Gam yang jumlahnya ditaksir sekitar 70 an orang bersenjata lengkap. Pratu ” U ” dan Serda Santoso juga pernah bergantian menggendong anggota yang terluka bernama Bowo. Akhirnya pratu Bowo berhasil diselamatkan setelah 2 jam menempuh perjalanan di medan sulit dan berhasil diangkut oleh Helikopter Bolco AURI, waktu itu penerbangnya Lettu pnb Dharma selaku copilot (bisa ditelusuri kepada yang bersangkutan). Mungkin penerbang itu sekarang berpangkat Mayor. Sebelum menguak kisah jiwa korsa eksekutor Cebongan, ada beberapa kisah jiwa korsa di lingkungan Kopassus yang pernah terjadi, bukan pepesan kosong. Contohnya : Praka Suparlan ( menjadi Pahlawan dan namanya diabadikan menjadi nama Lanud di Pusat pendidikan Kopassus Batujajar). Ia adalah seorang prajurit Komando yang seorang diri menahan gerombolan fretilin demi meloloskan sertu Dudung yg tertembak di paha dan dibopong rekan-rekannya. Mereka berhasil selamat meskipun Suparlan akhirnya gugur dibantai oleh Fretilin karena kehabisan peluru. Kisah Suparlan ini juga diakui oleh Panglima Negara Timor Leste, Mayor Jenderal Lere saat ini. Ada pula kisah Praka Sutiyono, yang rela mengorbankan nyawa demi keselamatan rekan-rekannya. Dalam operasi pembebasan sandera Mapnduma, sebuah helikopter TNI AD yang berisi 12 orang prajurit Kopassus jatuh dan terbakar. Pada saat jatuh setelah menyambar pohon, para prajurit Kopassus sebagian besar pingsan dan beberapa orang masih hidup. Namun hanya Praka Sutiyono yang masih sehat dan terlempar keluar pesawat. Lalu dengan sisa-sisa tenaganya ia berhasil menyeret keluar satu persatu. Diantaranya yang berhasil selamat adalah Pratu Jayus (sekarang masih hidup berpangkat Serma, dan bisa ditanya langsung). Namun nahas bagi Pratu Sutiyono, saat hendak melepaskan seatbealt copilot, mendadak pesawat meledak dan terbakar. Akibatnya Praka Sutiyono dan 3 orang lainnya ikut tewas di dalamnya. Semua peristiwa itu disaksikan oleh Pratu Jayus yang mengalami patah kaki dan tidak bisa bergerak. Ia pun berhutang nyawa kepada Alm. Pratu Sutiyono. Kisah lainnya adalah Pratu Heroik (Namanya memang Heroik, tidak dibuat-buat). Dalam suatu kontak senjata, pasca kontak tembak, ia sendirian mencari rekannya yang terluka. Setelah rekannya berhasil ditemukan, seorang diri dia berusaha memanggul rekannya yang terluka, namun malang, seorang anggota GAM yang masih hidup memuntahkan peluru ke arah Pratu Heroik. Ia tewas seketika. Sementara rekannya yang terluka justru hidup sampai sekarang. Masih banyak kisah-kisah lain tentang jiwa korps yang pernah dialami oleh prajurit Kopassus. Nah, sekarang bagaimana kisah Sersan “U” tentang jiwa korsa dan heroisme. Pada periode antara tahun 2002 sd 2003, Pratu “U”, masuk dalam Tim penugasan sebagai anggota Tim Sus, Detasemen Tempur Khusus, untuk melibas Gerakan Aceh Merdeka. Menurut catatan pada waktu itu kekuatan Gerakan Aceh Merdeka kurang lebih 8000 orang dengan senjata kurang lebih 5000 pucuk. Tim Sus, dengan persenjataan lengkap diberangkatkan ke Aceh untuk melaksanakan tugas. Sebelum berangkat, seluruh anggota tim menandatangani pernyataan : “Siap untuk menang, berhasil dalam tugas atau mati pulang tinggal nama”. Meskipun sebagian diantara mereka sudah berkeluarga, penandatanganan itu tidak pernah disampaikan kepada istri masing-masing. Berangkatlah Tim menuju ke Aceh. Dalam suatu pertempuran pertama, Tim berhasil menewaskan 7 orang Gerakan Aceh Merdeka. Pada kisah berkutnya, pernah suatu ketika, rombongan Pratu “U” dihadang oleh gerombolan GAM di daerah Krueng Jawa, Aceh utara. Waktu itu prajurit satu “U” adalah seorang pengemudi Defender pembawa AGL (Automatic Granade Launcher), senjata andalan Kopassus. Penghadangan yang dipersiapkan oleh puluhan anggota GAM, terhadap beberapa orang personel Kopassus itu tetap saja, membuat satuan kecil itu keteteran. Belasan personel Kopassus masuk ke dalam Killing Ground musuh. Mereka bertahan mati-matian diantara kendaraan dan sebagian keluar dari kendaraan untuk membalas tembakan terhadap musuh. Pertempuran antara kelompok Gerakan Aceh Merdeka dengan beberapa personil Kopassus itu seharusnya dimenangkan oleh GAM. Namun dengan adanya perlawanan sengit dan tembakan yang lebih terbidik, kelompok GAM mulai terdesak. Sementara Pratu “U” yang berada di kendaraan paling depan, berada pada posisi yang sangat tidak menguntungkan. Ia terus dihujani tembakan. Bahkan sebuah bom meledak di tengah jalan, meskipun tidak berhasil melukai prajurit Kopassus. Dalam kondisi terjepit seperti itu, muncullah satu regu pimpinan Serda Santoso untuk memperkuat kedudukan Tim Kopassus. Rencananya memang hari itu dua kendaraan yang berisi satu tim prajurit Kopassus akan memperkuat regu yang dipimpin oleh Serda Santoso. Sehingga kedatangan regu Serda Santoso sangat membantu posisi tim Kopassus yang sedang dihadang musuh. Dalam lindungan tembakan dari kelompok Serda Santoso dan beberapa anggotanya, pratu “U” berhasil ditarik keluar dari kendaraan agar tidak terus menerus menjadi sasaran tembakan. Akhirnya karena perlawanan yang kuat dan tambahan perkuatan dari Serda Santoso Tim Kopassus berhasil memaksa GAM mundur dari kedudukannya. Mobil memang penuh dengan lubang peluru. Karena perlawanan sengit, kelompok Gerakan Aceh Merdeka akhirnya meninggalkan tempat penghadangan. Konon, tim penghadang sudah menunggu di sekitar lokasi itu selama beberapa hari. Hal ini bisa diketahui dari bekas2 bivak dan bahan makanan yang mereka masak untuk menghadang pasukan TNI. Kisah berikutnya adalah peristiwa kontak tembak antara tim Kopassus (Regu Alm. Serda Santoso dan anggotanya diantaranya Pratu “U”) dengan Personel Gerakan Aceh merdeka di Aceh Utara, di wilayah sekitar Tanah Luas. Setelah bergerak selama kurang lebih 9 hari tim Kopassus akhirnya berhasil menemukan sebuah Kamp gerakan Aceh Merdeka. Jumlah kelompok itu tidak tanggung-tanggung, kurang lebih 200 orang. Jumlah itu diketahui dari jumlah barak dan keterangan dari simpatisan mereka. Pada sore hari sebelumnya, tim Kopassus akan menyeberang sebuah sungai selebar 75 meter. Menurut informasi, musuh berada di seberang sungai Biram. Sungai itu cukup lebar, namun dangkal. Karena habis hujan deras pada siang harinya, aliran sungai menjadi deras. Penyeberangan diurungkan karena sungai masih terlalu deras. Keputusan menunda penyeberangan, rupanya sebuah keputusan yang tepat karena, pasukan Gam berjumlah seratusan orang sudah menunggu di seberang sungai, siap menghabisi kelompok Kopassus. Pada keesokan harinya, rencana penyeberangan akan dilanjutkan dengan titik penyeberangan yang berbeda. Pasukan Tim Kopassus kembali mencoba menyeberangi sungai. Pada saat kelompok itu mendekat ke arah sungai, kelompok tim Kopassus langsung menerima tembakan salvo pertama, disusul tembakan gencar dari pinggir sungai. Pada saat itu, kelompok pratu “U” bersama-sama dengan Serda Santoso berada di depan, sebagai tim pertama yang akan menyeberang. Posisi itu sungguh sangat sulit. Satu regu pasukan di depan itu mendapat tembakan yang sangat gencar dari musuh. Serda Santoso dan Pratu “U” harus berjuang mati-matian saling melindungi untuk menahan tembakan dari musuh. Nahas bagi Pratu Bowo, karena tembakan dari musuh mengenai pantatnya. Pratu bowo terluka parah. Pasukan depan itu terus mendapat tembakan dari musuh. Pada saat itu memang situasi sangat sulit dan kurang menguntungkan bagi tim terdepan. Tembakan yang sangat padat, memaksa tim berlindung dalam kubangan-kubangan air di tepi sungai, diantara rerimbunan pohon coklat. Pada saat itu, tim lain yang berada tidak jauh dari tempat itu segera merapat dan membantu membalas tembakan, termasuk melempar granat dengan granat pelontar dan sempat pula ditembakkan senjata Armbrush. Setelah bunyi Armbrush yang menggelegar baru musuh mulai mengurangi tembakannya. Kesempatan itu digunakan oleh Serda Santoso bersama beberapa anak buahnya untuk memberikan pertolongan kepada Pratu Bowo yang mengalami luka tembak. Rupanya lukanya Pratu Bowo cukup parah. Luka tembak menganga sebesar botol aqua itu, membuat korban sangat menderita. Serda Santoso dengan susah payah bersama anggota lainnya, trmasuk

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Tips memilih toko online

Tips memilih toko online. Dewasa sering kita menjumpai fenomena menjamurnya online marketing, melalui sebuah Toko Online. Bagi seorang pengusaha, Toko Online merupakan etalase untuk menampilkan barang dagangannya. Toko Online memudahkan pengusaha menjajakan produknya (baik barang maupun jasa) dan sebaliknya kita selaku konsumen, mudah dan semakin leluasa berbelanja. Nah, terkait dengan banyaknya Toko Online, terlebih di Indonesia, maka kita selaku konsumen musti bijak dalam berbelanja online. Belanja teraman tentu saja di website yang sudah memiliki reputasi yang baik. Namun ada kalanya produk yang kita cari adalah di website yang tidak terkenal atau tidak punya ranking, bahkan juga di blog gratisan. Saya sendiri lebih suka browsing di online shop milik pribadi karena mayoritas produk mereka, terutama kerajinan, unik. Meski demikian banyak pula yang menjual produk yang sama. Mudahnya membuka etalase berupa online shop, membuat siapa saja, wirausahawan betulan atau baru coba-coba, bisa begitu saja menjual produk yang sedang laku di pasaran. Keputusan membeli akhirnya ada pada konsumen, apakah mencari produk asal murah atau juga memperhatikan kualitas. Kebanyakan konsumen pertama kali tertarik adalah harganya yang murah. Pemilik toko online-pun sebaliknya, akan terus mematai-matai toko dengan produk sejenis untuk memasang harga yang lebih murah. Pembeli hendaknya jeli memilih toko online yang percaya diri dengan harganya sendiri, meskipun tidak lebih murah dari produk sejenis yang dijual toko online lain. Jika pemilik toko online sudah percaya diri, maka diharapkan produk yang dijual sesuai dengan harganya. Kelemahan pembeli disini adalah karena hanya melihat foto dan harga murah, tidak melihat langsung produk tersebut. Keduanya bisa saja tidak sama atau tidak sesuai. Ada anggapan website berbayar lebih bisa dipercaya daripada website gratisan karena kepemilikannya bisa dicek. Itu tidak sepenuhnya benar. Kepemilikan website bisa saja tidak sesuai. Yang perlu dicermati adalah kegiatan di website atau blog tersebut. Website atau blog belanja online yang lama tidak di-update ada beberapa kemungkinan, antara lain karena memang sudah ditinggalkan pemiliknya atau pemiliknya sibuk dengan toko offline-nya. Ada pula yang beranggapan, yang aman adalah toko online yang juga memiliki toko offline. Ini juga tidak sepenuhnya benar. Karena ide adanya toko online adalah untuk mengurangi bahkan meniadakan kegiatan jual beli offline. Saya sendiri lebih percaya dengan Toko Online yang mencantumkan alamat jelas, baik berupa toko offline atau cuma alamat rumah apalagi mencatumkan peta lokasi toko offline atau kantor. Bukti transfer, bukti pengiriman barang dan testimoni juga merupakan alat promosi toko online yang meyakinkan. Namun disana tetap ada kemungkinan keluhan konsumen. Toko online yang baik tidak akan takut mencantumkan keluhan konsumen, karena didunia ini tidak ada yang sempurna. Tidak mungkin tidak ada kesalahan. Tidak mungkin selamanya dipuji-puji. Yang penting toko online itu bertanggung jawab dengan semestinya. Tips tambahan. Hanya berkomunikasi dengan nomor yang tercantum dalam website toko online tersebut, dan melakukan pembayaran melalui rekening yang tercantum (setelah melakukan konfirmasi ke penjual) dan jangan lupa melakukan konfirmasi atas pembayaran tersebut. Pernah terjadi kasus, ini merupakan kejadian nyata, seorang melakukan transaksi di sebuah toko online, yang adalah rekan saya sendiri. Dan hingga akhirnya ntah bagaimana muasalnya, pembeli melakukan transfer pembayaran ke rekening berbeda, tidak seperti yang tercantum dalam situs toko online penjual. Yang ternyata terjadi adalah, si pembeli melakukan pembayaran/ transfer ke rekening bank yang berbeda dengan yang tercantum dalam website Toko Online yang bersangkutan, melainkan ke pegawai, dan tidak dilaporkan sebagai pembayaran ke perusahaan. untunglah, semua bisa diklarifikasi. Dan memang benar ternyata si pegawai mengakui kecurangan yang dilakukannya. semoga artikel " tips memilih toko online " dapat bermanfaat. Selamat berbelanja..

turganteng's insight:

Tips memilih toko online. Dewasa sering kita menjumpai fenomena menjamurnya online marketing, melalui sebuah Toko Online. Bagi seorang pengusaha, Toko Online merupakan etalase untuk menampilkan barang dagangannya. Toko Online memudahkan pengusaha menjajakan produknya (baik barang maupun jasa) dan sebaliknya kita selaku konsumen, mudah dan semakin leluasa berbelanja. Nah, terkait dengan banyaknya Toko Online, terlebih di Indonesia, maka kita selaku konsumen musti bijak dalam berbelanja online. Belanja teraman tentu saja di website yang sudah memiliki reputasi yang baik. Namun ada kalanya produk yang kita cari adalah di website yang tidak terkenal atau tidak punya ranking, bahkan juga di blog gratisan. Saya sendiri lebih suka browsing di online shop milik pribadi karena mayoritas produk mereka, terutama kerajinan, unik. Meski demikian banyak pula yang menjual produk yang sama. Mudahnya membuka etalase berupa online shop, membuat siapa saja, wirausahawan betulan atau baru coba-coba, bisa begitu saja menjual produk yang sedang laku di pasaran. Keputusan membeli akhirnya ada pada konsumen, apakah mencari produk asal murah atau juga memperhatikan kualitas. Kebanyakan konsumen pertama kali tertarik adalah harganya yang murah. Pemilik toko online-pun sebaliknya, akan terus mematai-matai toko dengan produk sejenis untuk memasang harga yang lebih murah. Pembeli hendaknya jeli memilih toko online yang percaya diri dengan harganya sendiri, meskipun tidak lebih murah dari produk sejenis yang dijual toko online lain. Jika pemilik toko online sudah percaya diri, maka diharapkan produk yang dijual sesuai dengan harganya. Kelemahan pembeli disini adalah karena hanya melihat foto dan harga murah, tidak melihat langsung produk tersebut. Keduanya bisa saja tidak sama atau tidak sesuai. Ada anggapan website berbayar lebih bisa dipercaya daripada website gratisan karena kepemilikannya bisa dicek. Itu tidak sepenuhnya benar. Kepemilikan website bisa saja tidak sesuai. Yang perlu dicermati adalah kegiatan di website atau blog tersebut. Website atau blog belanja online yang lama tidak di-update ada beberapa kemungkinan, antara lain karena memang sudah ditinggalkan pemiliknya atau pemiliknya sibuk dengan toko offline-nya. Ada pula yang beranggapan, yang aman adalah toko online yang juga memiliki toko offline. Ini juga tidak sepenuhnya benar. Karena ide adanya toko online adalah untuk mengurangi bahkan meniadakan kegiatan jual beli offline. Saya sendiri lebih percaya dengan Toko Online yang mencantumkan alamat jelas, baik berupa toko offline atau cuma alamat rumah apalagi mencatumkan peta lokasi toko offline atau kantor. Bukti transfer, bukti pengiriman barang dan testimoni juga merupakan alat promosi toko online yang meyakinkan. Namun disana tetap ada kemungkinan keluhan konsumen. Toko online yang baik tidak akan takut mencantumkan keluhan konsumen, karena didunia ini tidak ada yang sempurna. Tidak mungkin tidak ada kesalahan. Tidak mungkin selamanya dipuji-puji. Yang penting toko online itu bertanggung jawab dengan semestinya. Tips tambahan. Hanya berkomunikasi dengan nomor yang tercantum dalam website toko online tersebut, dan melakukan pembayaran melalui rekening yang tercantum (setelah melakukan konfirmasi ke penjual) dan jangan lupa melakukan konfirmasi atas pembayaran tersebut. Pernah terjadi kasus, ini merupakan kejadian nyata, seorang melakukan transaksi di sebuah toko online, yang adalah rekan saya sendiri. Dan hingga akhirnya ntah bagaimana muasalnya, pembeli melakukan transfer pembayaran ke rekening berbeda, tidak seperti yang tercantum dalam situs toko online penjual. Yang ternyata terjadi adalah, si pembeli melakukan pembayaran/ transfer ke rekening bank yang berbeda dengan yang tercantum dalam website Toko Online yang bersangkutan, melainkan ke pegawai, dan tidak dilaporkan sebagai pembayaran ke perusahaan. untunglah, semua bisa diklarifikasi. Dan memang benar ternyata si pegawai mengakui kecurangan yang dilakukannya. semoga artikel " tips memilih toko online " dapat bermanfaat. Selamat berbelanja..

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Tips memilih toko online

Tips memilih toko online. Dewasa sering kita menjumpai fenomena menjamurnya online marketing, melalui sebuah Toko Online . Bagi seorang pengusaha, Toko Online merupakan etalase untuk menampilkan barang dagangannya. Toko Online memudahkan pengusaha menjajakan produknya (baik barang maupun jasa) dan sebaliknya kita selaku konsumen, mudah dan semakin leluasa berbelanja. Nah, terkait dengan banyaknya Toko Online, terlebih di Indonesia, maka kita selaku konsumen musti bijak dalam berbelanja online. Belanja teraman tentu saja di website yang sudah memiliki reputasi yang baik. Namun ada kalanya produk yang kita cari adalah di website yang tidak terkenal atau tidak punya ranking, bahkan juga di blog gratisan. Saya sendiri lebih suka browsing di online shop milik pribadi karena mayoritas produk mereka, terutama kerajinan, unik . Meski demikian banyak pula yang menjual produk yang sama. Mudahnya membuka etalase berupa online shop, membuat siapa saja, wirausahawan betulan atau baru coba-coba, bisa begitu saja menjual produk yang sedang laku di pasaran. Keputusan membeli akhirnya ada pada konsumen, apakah mencari produk asal murah atau juga memperhatikan kualitas. Kebanyakan konsumen pertama kali tertarik adalah harganya yang murah. Pemilik toko online-pun sebaliknya, akan terus mematai-matai toko dengan produk sejenis untuk memasang harga yang lebih murah. Pembeli hendaknya jeli memilih toko online yang percaya diri dengan harganya sendiri, meskipun tidak lebih murah dari produk sejenis yang dijual toko online lain. Jika pemilik toko online sudah percaya diri, maka diharapkan produk yang dijual sesuai dengan harganya. Kelemahan pembeli disini adalah karena hanya melihat foto dan harga murah, tidak melihat langsung produk tersebut. Keduanya bisa saja tidak sama atau tidak sesuai. Ada anggapan website berbayar lebih bisa dipercaya daripada website gratisan karena kepemilikannya bisa dicek. Itu tidak sepenuhnya benar. Kepemilikan website bisa saja tidak sesuai. Yang perlu dicermati adalah kegiatan di website atau blog tersebut. Website atau blog belanja online yang lama tidak di-update ada beberapa kemungkinan, antara lain karena memang sudah ditinggalkan pemiliknya atau pemiliknya sibuk dengan toko offline-nya. Ada pula yang beranggapan, yang aman adalah toko online yang juga memiliki toko offline. Ini juga tidak sepenuhnya benar. Karena ide adanya toko online adalah untuk mengurangi bahkan meniadakan kegiatan jual beli offline. Saya sendiri lebih percaya dengan Toko Online yang mencantumkan alamat jelas, baik berupa toko offline atau cuma alamat rumah apalagi mencatumkan peta lokasi toko offline atau kantor. Bukti transfer, bukti pengiriman barang dan testimoni juga merupakan alat promosi toko online yang meyakinkan. Namun disana tetap ada kemungkinan keluhan konsumen. Toko online yang baik tidak akan takut mencantumkan keluhan konsumen, karena didunia ini tidak ada yang sempurna. Tidak mungkin tidak ada kesalahan. Tidak mungkin selamanya dipuji-puji. Yang penting toko online itu bertanggung jawab dengan semestinya. Tips tambahan. Hanya berkomunikasi dengan nomor yang tercantum dalam website toko online tersebut, dan melakukan pembayaran melalui rekening yang tercantum (setelah melakukan konfirmasi ke penjual) dan jangan lupa melakukan konfirmasi atas pembayaran tersebut. Pernah terjadi kasus, ini merupakan kejadian nyata, seorang melakukan transaksi di sebuah toko online, yang adalah rekan saya sendiri. Dan hingga akhirnya ntah bagaimana muasalnya, pembeli melakukan transfer pembayaran ke rekening berbeda, tidak seperti yang tercantum dalam situs toko online penjual. Yang sebenarnya terjadi adalah, si pembeli melakukan pembayaran/ transfer ke rekening bank yang berbeda dengan yang tercantum dalam website Toko Online yang bersangkutan, melainkan ke pegawai, dan tidak dilaporkan sebagai pembayaran ke perusahaan. untunglah, semua bisa diklarifikasi. Dan memang benar ternyata si pegawai mengakui kecurangan yang dilakukannya. Semoga artikel " tips memilih toko online " dapat bermanfaat. Selamat berbelanja..

turganteng's insight:

Tips memilih toko online. Dewasa sering kita menjumpai fenomena menjamurnya online marketing, melalui sebuah Toko Online . Bagi seorang pengusaha, Toko Online merupakan etalase untuk menampilkan barang dagangannya. Toko Online memudahkan pengusaha menjajakan produknya (baik barang maupun jasa) dan sebaliknya kita selaku konsumen, mudah dan semakin leluasa berbelanja. Nah, terkait dengan banyaknya Toko Online, terlebih di Indonesia, maka kita selaku konsumen musti bijak dalam berbelanja online. Belanja teraman tentu saja di website yang sudah memiliki reputasi yang baik. Namun ada kalanya produk yang kita cari adalah di website yang tidak terkenal atau tidak punya ranking, bahkan juga di blog gratisan. Saya sendiri lebih suka browsing di online shop milik pribadi karena mayoritas produk mereka, terutama kerajinan, unik . Meski demikian banyak pula yang menjual produk yang sama. Mudahnya membuka etalase berupa online shop, membuat siapa saja, wirausahawan betulan atau baru coba-coba, bisa begitu saja menjual produk yang sedang laku di pasaran. Keputusan membeli akhirnya ada pada konsumen, apakah mencari produk asal murah atau juga memperhatikan kualitas. Kebanyakan konsumen pertama kali tertarik adalah harganya yang murah. Pemilik toko online-pun sebaliknya, akan terus mematai-matai toko dengan produk sejenis untuk memasang harga yang lebih murah. Pembeli hendaknya jeli memilih toko online yang percaya diri dengan harganya sendiri, meskipun tidak lebih murah dari produk sejenis yang dijual toko online lain. Jika pemilik toko online sudah percaya diri, maka diharapkan produk yang dijual sesuai dengan harganya. Kelemahan pembeli disini adalah karena hanya melihat foto dan harga murah, tidak melihat langsung produk tersebut. Keduanya bisa saja tidak sama atau tidak sesuai. Ada anggapan website berbayar lebih bisa dipercaya daripada website gratisan karena kepemilikannya bisa dicek. Itu tidak sepenuhnya benar. Kepemilikan website bisa saja tidak sesuai. Yang perlu dicermati adalah kegiatan di website atau blog tersebut. Website atau blog belanja online yang lama tidak di-update ada beberapa kemungkinan, antara lain karena memang sudah ditinggalkan pemiliknya atau pemiliknya sibuk dengan toko offline-nya. Ada pula yang beranggapan, yang aman adalah toko online yang juga memiliki toko offline. Ini juga tidak sepenuhnya benar. Karena ide adanya toko online adalah untuk mengurangi bahkan meniadakan kegiatan jual beli offline. Saya sendiri lebih percaya dengan Toko Online yang mencantumkan alamat jelas, baik berupa toko offline atau cuma alamat rumah apalagi mencatumkan peta lokasi toko offline atau kantor. Bukti transfer, bukti pengiriman barang dan testimoni juga merupakan alat promosi toko online yang meyakinkan. Namun disana tetap ada kemungkinan keluhan konsumen. Toko online yang baik tidak akan takut mencantumkan keluhan konsumen, karena didunia ini tidak ada yang sempurna. Tidak mungkin tidak ada kesalahan. Tidak mungkin selamanya dipuji-puji. Yang penting toko online itu bertanggung jawab dengan semestinya. Tips tambahan. Hanya berkomunikasi dengan nomor yang tercantum dalam website toko online tersebut, dan melakukan pembayaran melalui rekening yang tercantum (setelah melakukan konfirmasi ke penjual) dan jangan lupa melakukan konfirmasi atas pembayaran tersebut. Pernah terjadi kasus, ini merupakan kejadian nyata, seorang melakukan transaksi di sebuah toko online, yang adalah rekan saya sendiri. Dan hingga akhirnya ntah bagaimana muasalnya, pembeli melakukan transfer pembayaran ke rekening berbeda, tidak seperti yang tercantum dalam situs toko online penjual. Yang sebenarnya terjadi adalah, si pembeli melakukan pembayaran/ transfer ke rekening bank yang berbeda dengan yang tercantum dalam website Toko Online yang bersangkutan, melainkan ke pegawai, dan tidak dilaporkan sebagai pembayaran ke perusahaan. untunglah, semua bisa diklarifikasi. Dan memang benar ternyata si pegawai mengakui kecurangan yang dilakukannya. Semoga artikel " tips memilih toko online " dapat bermanfaat. Selamat berbelanja..

more...
No comment yet.
Scooped by turganteng
Scoop.it!

Inilah Laptop Gamer Murah Terbaru

Inilah Laptop Gamer Murah Terbaru. Teknologi grafis terbaru untuk laptop kini hadir pertama kali di Indonesia, Acer mengklaim melalui produk mereka. Seperti apa? Acer bekerja sama dengan AMD, mengumumkan ketersediaan laptop gamer yang diklaim memiliki teknologi grafis paling canggih di kelasnya. Aspire E1-451G adalah baru diluncurkan oleh Acer. Untuk teknologi grafis, laptop gamer Aspire E1-451G teknologi grafis AMD Radeon HD8000 Series. "Aspire E1-451G laptop dari Acer adalah yang pertama di Indonesia, yang memiliki teknologi grafis teknologi tertinggi saat ini, AMD Radeon Seri HD8000," kata Riko Gunawan, Kepala Manajemen Produk, Product Div Pemasaran, Acer Indonesia, di Jakarta, Senin (18/3). Dijelaskan bahwa dengan menggunakan AMD A8-4500M (1.90 GHz), Acer Aspire E1-451G mampu menampilkan performa grafis dan memperpanjang waktu hidup baterai, sehingga pantas untuk disebut laptop gamer. "Prosesor grafis dari AMD Radeon HD8000 keluarga juga mampu meningkatkan kinerja grafis dan multimedia," kata Rico. Beberapa fitur lain dalam Konferensi E1-451G Video Acer Aspire didukung oleh Webcam Acer Crystal Eye untuk konferensi video, multi-gesture touchpad dan lain-lain. "Karena memiliki teknologi grafis yang cukup kuat di kelasnya, Aspire E1-451G sasarkan untuk segmen siswa kami, desainer grafis, editor dan cocok digunakan sebagai laptop gamer," kata Rico. Beberapa spesifikasi dari Aspire E1-451G: - AMDA8-4500M (1.90 GHz dengan Teknologi Turbo Core 2,80 GHz hingga) dengan AMD Radeon HD7640g - AMD Radeon HD 8750M Graphics dengan 2GB DDR3 VRAM - LCD 14 "HD Acer CineCrystal LED-backlit TFT LCD - 4GB DDR3 RAM - HDD 500GB - Acer Video Conference dengan Acer Crystal Eye Webcam - DVD Super Multi, SD Card reader, HDMI Port - Port USB 3.0 - Dual built-in speaker stereo - Perkiraan Harga Rp 5.499.000 Semoga artikel " Inilah Laptop Gamer Murah Terbaru " ini dapat bermanfaat.

turganteng's insight:

Inilah Laptop Gamer Murah Terbaru. Teknologi grafis terbaru untuk laptop kini hadir pertama kali di Indonesia, Acer mengklaim melalui produk mereka. Seperti apa? Acer bekerja sama dengan AMD, mengumumkan ketersediaan laptop gamer yang diklaim memiliki teknologi grafis paling canggih di kelasnya. Aspire E1-451G adalah baru diluncurkan oleh Acer. Untuk teknologi grafis, laptop gamer Aspire E1-451G teknologi grafis AMD Radeon HD8000 Series. "Aspire E1-451G laptop dari Acer adalah yang pertama di Indonesia, yang memiliki teknologi grafis teknologi tertinggi saat ini, AMD Radeon Seri HD8000," kata Riko Gunawan, Kepala Manajemen Produk, Product Div Pemasaran, Acer Indonesia, di Jakarta, Senin (18/3). Dijelaskan bahwa dengan menggunakan AMD A8-4500M (1.90 GHz), Acer Aspire E1-451G mampu menampilkan performa grafis dan memperpanjang waktu hidup baterai, sehingga pantas untuk disebut laptop gamer. "Prosesor grafis dari AMD Radeon HD8000 keluarga juga mampu meningkatkan kinerja grafis dan multimedia," kata Rico. Beberapa fitur lain dalam Konferensi E1-451G Video Acer Aspire didukung oleh Webcam Acer Crystal Eye untuk konferensi video, multi-gesture touchpad dan lain-lain. "Karena memiliki teknologi grafis yang cukup kuat di kelasnya, Aspire E1-451G sasarkan untuk segmen siswa kami, desainer grafis, editor dan cocok digunakan sebagai laptop gamer," kata Rico. Beberapa spesifikasi dari Aspire E1-451G: - AMDA8-4500M (1.90 GHz dengan Teknologi Turbo Core 2,80 GHz hingga) dengan AMD Radeon HD7640g - AMD Radeon HD 8750M Graphics dengan 2GB DDR3 VRAM - LCD 14 "HD Acer CineCrystal LED-backlit TFT LCD - 4GB DDR3 RAM - HDD 500GB - Acer Video Conference dengan Acer Crystal Eye Webcam - DVD Super Multi, SD Card reader, HDMI Port - Port USB 3.0 - Dual built-in speaker stereo - Perkiraan Harga Rp 5.499.000 Semoga artikel " Inilah Laptop Gamer Murah Terbaru " ini dapat bermanfaat.

more...
No comment yet.